الاعراف (Al-A'raf)

Per AyatMushaf
قَالَ
berkata
الْمَلَاُ
pemuka-pemuka
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
كَفَرُوْا
kafir/ingkar
مِنْ
dari
قَوْمِهٖٓ
kaumnya
اِنَّا
sesungguhnya kami
لَنَرٰىكَ
kami memandang kamu
فِيْ
dalam
سَفَاهَةٍ
keadaan kurang akal
وَّاِنَّا
dan sesungguhnya kami
لَنَظُنُّكَ
kami menganggap kamu
مِنَ
dari
الْكٰذِبِيْنَ
orang-orang yang berdusta
﴿٦٦﴾
Pemuka-pemuka orang-orang yang kafir dari kaumnya berkata, “Sesungguhnya kami memandang kamu benar-benar kurang waras dan kami kira kamu termasuk orang-orang yang berdusta.”
1020 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Tokoh-tokoh besar yang kafir dari kaum Hud berkata, ”sesungguhnya kami tahu benar bahwa sesungguhnya kamu dengan dakwahmu yang engkau serukan kepada kami agar meninggalkan penyembahan terhadap tuhan-tuhan kami dan beribadah hanya kepada Allah, engkau itu orang yang kurang akal. Dan sesungguhnya kami benar-benar yakin bahwa engkau termasuk orang-orang yang berdusta atas Nama Allah dalam pernyataan yang engkau katakan.”

Sumber: https://tafsirweb.com/2520-surat-al-araf-ayat-66.html

Tafsir as-Sa'di

66 tetapi mereka tidak tunduk dan menyambut baik, "pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata” membantah ajakannya dan mencela pendapatnya, ”sesungguhnya kami benar-benar memandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang-orang yang berdusta.” Yakni kami tidak melihatmu melainkan orang yang bodoh dan tidak berakal. Menurut kami kamu termsuk orang-orang yang berdusta. Hakikat kebenaran bagi mereka telah terbalik dan kebodohan telah menguasai mereka, dimana mereka menuduh Nabi mereka dengan kriteria yang justru merekalah yang memilikinya, sementara mereka orang yang paling jauh darinya.Mereka itulah pendusta sebenarnya. Kebodohan mana yang lebih besar daripada orang yang menyambut kebenaran paling benar dengan penolakan dan pengingkaran, dan menyombongkan diri kepada para pembimbing dan para pemberi nasihat. Hati dan fisik mereka tunduk kepada setan yang durhaka, meletakan mereka dalam ibadah tidak pada tempatnya.Dia menyembah pohon dan batu yang tidak berguna sedikitpun. Adakah dusta yang lebih berat daripada orang yang menisbatkan perkara-perkara ini kepada Allah?

Sumber: https://tafsirweb.com/2520-surat-al-araf-ayat-66.html

Tafsir Al-Wajiz

66. Para pemipin dan petinggi yang kufur dari kaumnya berkata: “Wahai Hud, sesungguhnya Kami melihatmu sedang melamun dan sangat bodoh. Kami yakin bahwa kamu termasuk orang-orang yang berdusta terkait pengakuan kenabian dan kerasulan itu.”

Sumber: https://tafsirweb.com/2520-surat-al-araf-ayat-66.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 65-69 Allah سبحانه وتعالى berfirman, "Sebagaimana Kami mengutus nabi Nuh kepada kaumnya, Kami juga mengutus kepada kaum 'Ad saudara mereka, yaitu nabi Hud" Muhammad bin Ishaq,”Mereka adalah keturunan dari ‘Ad bin Iram bin ‘Aush bin Sam bin Nuh. Saya berkata,”Mereka adalah kaum 'Ad pertama yang disebut Allah. Mereka adalah keturunan dari 'Ad bin Iram yang bertempat tinggal di gedung-gedung tinggi.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Apakah kamu belum memperhatikan bagaimana Tuhanmu berbuat terhadap kaum 'Ad? (6) (yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi (7) yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu di negeri-negeri lain (8)) (Surah Al-Fajr) Hal itu karena besarnya dan kuatnya tubuh mereka, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Adapun kaum 'Ad, maka mereka menyombongkan diri di muka bumi tanpa alasan yang benar dan berkata.”Siapakah yang lebih besar kekuatannya daripada kami?” Dan apakah mereka itu tidak memperhatikan bahwa Allah yang menciptakan mereka adalah lebih besar kekuatan-Nya daripada mereka?Dan adalah mereka mengingkari tanda-tanda (kekuatan) Kami (15)) (Surah Fushshilat) Tempat tinggal mereka di Yaman, di Ahqaf, yakni bukit-bukit pasir. (Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata) “Al-Mala’”, adalah para pembesar dan pemuka dari mereka. ("Sesungguhnya kami benar-benar memandang kamu dalam keadaan kurang akal dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang-orang yang berdusta” (66)) yaitu dalam kesesatan dimana kalian mengajak kami untuk meninggalkan menyembah berhala-berhala, dan hanya menyembah Allah saja.Sebagaimana para pemuka Quraisy terkejut dengan seruan kepada menyembah kepada Tuhan yang Maha Esa, lalu mereka berkata: (Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan Yang Maha Esa?) (Surah Shad: 5) dan (Hud berkata, "Hai kaumku, tidak ada padaku kekurangan akal sedikit pun, tetapi aku adalah utusan dari Tuhan semesta alam” (67)) yaitu tidaklah aku seperti apa yang kalian sangkakan, bahkan aku datang kepada kalian dengan membawa kebenaran dari Allah yang Menciptakan segala sesuatu, Dia adalah Tuhan dan Pemilik segala sesuatu. (Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepada kalian, dan aku hanyalah pemberi nasihat yang dapat dipercaya bagi kalian (68)) Sifat-sifat ini adalah sifat yang disifatlkan untuk para rasul, yaitu menyampaikan, memberi nasihat, dan dipercaya (Apakah kalian (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepada kalian peringatan dari Tuhan kalian yang dibawa oleh seorang laki-laki di antara kalian untuk memberi peringatan kepada kalian) yaitu janganlah kalian heran jika Allah mengirim seorang rasul kepada kalian untuk memberi peringatan kepada kalian tentang hari-hari bertemu dengan Allah, melainkan pujilah Allah atas keadaan sakit kalian (Dan ingatlah oleh kalian di waktu Allah menjadikan kalian sebagai pengganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah lenyapnya kaum Nuh) yaitu ingatlah nikmat Allah kepada kalian dalam menjadikan kalian dari keturunan nabi Nuh yang dengan doanya Allah membinasakan seluruh penduduk bumi ketika mereka menentangnya dan mendustakannya (dan Tuhan telah melebihkan kekuatan tubuh dan perawakan kalian (daripada kaum Nuh itu)) yaitu Dia menjadikan tinggi kalian, yaitu Allah menjadikan kalian lebih tinggi daripada tubuh anak-anak dari jenis kalian dalam kisah Thalut (dan menambahinya dengan ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa) (Surah Al-Baqarah: 247) (Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah) yaitu nikmat, dan karuniaNya kepada kalian (supaya kalian mendapat keberuntungan) “Al-Ala’” adalah bentuk jamak dari “Alun” dan dikatakan juga “ilan”

Sumber: https://tafsirweb.com/2520-surat-al-araf-ayat-66.html

Informasi

Surat

الاعراف (Al-A'raf)

Tempat Tertinggi — 206 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

66 dari 206 ayat

Juz

Juz 8

Halaman

Halaman 158

Ruku

Ruku 130

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 32 (64/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1020 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-7