الاعراف (Al-A'raf)
Per AyatMushaf
قَالَ
dia berkata
قَدْ
sungguh
وَقَعَ
akan menimpa
عَلَيْكُمْ
atas kalian
مِّنْ
dari
رَّبِّكُمْ
Tuhan kalian
رِجْسٌ
azab
وَّغَضَبٌۗ
dan kemurkaan
اَتُجَادِلُوْنَنِيْ
apakah kamu akan mendebatku
فِيْٓ
dalam/tentang
اَسْمَاۤءٍ
nama-nama
سَمَّيْتُمُوْهَآ
kamu menamakannya
اَنْتُمْ
kamu
وَاٰبَاۤؤُكُمْ
dan nenek moyangmu
مَّا
tidak
نَزَّلَ
menurunkan
اللّٰهُ
Allah
بِهَا
dengannya
مِنْ
dari
سُلْطٰنٍۗ
hujjah/keterangan
فَانْتَظِرُوْٓا
maka tunggulah alehmu
اِنِّيْ
sesungguhnya aku
مَعَكُمْ
bersamamu
مِّنَ
dari
الْمُنْتَظِرِيْنَ
orang-orang yang menunggu
﴿٧١﴾
Dia (Hud) menjawab, “Sungguh, kebencian dan kemurkaan dari Tuhan akan menimpa kamu. Apakah kamu hendak berbantah denganku tentang nama-nama (berhala) yang kamu dan nenek moyangmu buat sendiri, padahal Allah tidak menurunkan keterangan untuk itu? Jika demikian, tunggulah! Sesungguhnya aku pun bersamamu termasuk yang menunggu.”
1025 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Hud berkata kepada kaumnya, ”Sungguh sudah pasti siksaan dan kemurkaan tuhan kalian akan menimpa kalian. Apakah pantas kalian melancarkan bantahan kepadaku tentang patung-patung yang kalian dan nenek moyang kalian menyebutnya sebagai tuhan-tuhan? padahal Allah tidak menurunkan tentang hal itu hujjah dan bukti kebenarannya. Sebab semua itu merupakan makhluk yang tidak dapat mendatangkan mudarat dan tidak bisa membawa kemanfaatan.Dzat yang benar-benar berhak diibadahi hanyalah Dzat pencipta Yang Maha Suci. Maka tunggulah kedatangan siksaan yang akan menimpa kalian. Sesungguhnya aku juga menunggu kedatangannya bersama kalian.” Ini sudah merupakan ancaman dan peringatan yang paling menakutkan.
Sumber: https://tafsirweb.com/2525-surat-al-araf-ayat-71.html
Tafsir as-Sa'di
71 Hud berkata kepada mereka ”sungguh kamu pasti akan ditimpa azab dan kemarahan dari Rabbmu” yakni azab itu pasti terjadi, karena penyebab-penyebabnya telah terpenuhi dan waktu kebinasaan telah tiba. ”apakah kamu sekalian hendak berbantah denganku tentang nama-nama (berhala) yang kamu dan nenek moyangmu menamakannya, ”yakni, bagaimana kamu mendebat perkara-perkara yang tidak ada hakikatnya dan dalam perkara berhala yang kamu namakan sebagai tuhan padahal ia sama sekali tidak memiliki sifat ketuhanan. ”padahal Allah sekali-kali tidak menurunkan hujjah untuk itu” seandainya berhala-berhala itu adalah benar, niscaya Allah akan menurunkan hujjah untuk itu. Tidak turunnya hujjah tentang hal itu adalah bukti kebatilannya, karena tidak ada perkara yang menjadi suatu tujuan lebih-lebih perkara besar kecuali Allah telah menjelaskan hujjah-hujjahNya yang memadai dan ilmu yang tidak samar sedikitpun. ”maka tunggulah (azab) itu” yang akan menimpamu yang telah aku janjikan kepadamu. ”sesungguhnya aku juga termasuk orang yang menunggu bersamamu” meski kedua penungguan itu tidaklah sama, menunggunya orang yang cemas terhadap turunnya azab dan menungggunya orang yang berharap pertolongan dan pahala dari Allah.
Sumber: https://tafsirweb.com/2525-surat-al-araf-ayat-71.html
Tafsir Al-Wajiz
71. Hud عليه السلام berkata: “Sungguh azab dan kemurkaan (Allah) pasti dan harus menimpa kalian, Apakah kalian akan mendebatku tentang berhala-berhala yang kalian dan bapak-bapak kalian sebut sebagai Tuhan. Allah tidak menurunkan hujjah tentang berhala itu, dan tidak ada pula bukti (yang membenarkan) tentang penyembahnnya.Maka tunggulah turunnya azab yang dahsyat itu. Sesungguhnya aku termasuk orang menunggunya bersama kalian, dan itu pasti menimpa kalian” Penyebutan berhala dengan Asma’ (nama-nama) itu untuk menyindir bahwa berhala-berhala itu bukanlah sesuatu yang nyata
Sumber: https://tafsirweb.com/2525-surat-al-araf-ayat-71.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 70-72 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang pembangkangan, kesewenang-wenangan, dan keingkaran mereka kepada nabi Hud (Mereka berkata, "Apakah kamu datang kepada kami agar kami hanya menyembah Allah saja?”) sebagaimana perkataan orang-orang musyrik dari golongan Quraisy (Ya Allah, jika betul (Al-Qur'an) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih (32)) (Surah Al-Anfal) Oleh karena itu nabi Hud: (Sungguh telah pasti kalian akan ditimpa azab dan kemarahan dari Tuhan kalian) yaitu pasti akan menimpa kepada kalian karena ucapan kalian ini dari Tuhan kalian (rijsun) merupakan kata yang dibalik dari rijzun (kotoran).Diriwayatkan dari Ibnu Abbas maknanya adalah kemarahan dan kemurkaan. (Apakah kamu sekalian hendak berbantah dengan aku tentang nama-nama yang kalian beserta nenek moyang kalian menamakannya?) yaitu apakah kalian mendebatku tentang berhala-berhala ini yang kalian dan nenek moyang kalian sebut sebagai tuhan-tuhan. Sedangkan hal itu tidak memberikan mudharat dan manfaat, dan Allah tidak menjadikan dalil dan hujjah bagi kalian untuk menyembahnya. Oleh karena itu Allah: (padahal Allah sekali-kali tidak menurunkan hujah untuk itu?Maka tunggulah (azab itu), sesungguhnya aku juga termasuk orang yang menunggu bersama kalian) Ini adalah ancaman dan peringatan dari rasul kepada kaumnya. Oleh karena itu Allah melanjutkan: (Maka Kami selamatkan Hud beserta orang-orang yang bersamanya dengan rahmat yang besar dari Kami, dan Kami tumpas orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan tiadalah mereka orang-orang yang beriman (72)) Sungguh Allah telah menyebutkan gambaran tentang pembinasaan mereka di ayat lain dari Al-Qur'an bahwa Allah mengutus kepada mereka angin kencang yang sangat dingin. (angin itu tidak membiarkan satupun yang dilaluinya, melainkan dijadikannya seperti serbuk (42)) sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman di ayat lain (Adapun kaum 'Ad, maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang (6) yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus-menerus; maka kamu lihat kaum 'Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul-tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk) (7) Maka kamu tidak melihat seorang pun yang tinggal di antara mereka (8)) (Surah Al-Haqqah) Ketika mereka membangkang dan durhaka, maka Allah membinasakan mereka dengan angin yang sangat dingin.Angin itu membawa seseorang dari mereka, lalu di udara menjatuhkannya dengan kepala di bawah lalu kepalanya hancur dan terpisah dari tubuhnya. Oleh karena itu Allah berfirman: (seakan-akan mereka tunggul-tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk))
Sumber: https://tafsirweb.com/2525-surat-al-araf-ayat-71.html
Informasi
Surat
الاعراف (Al-A'raf)
Tempat Tertinggi — 206 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
71 dari 206 ayat
Juz
Juz 8
Halaman
Halaman 159
Ruku
Ruku 130
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 32 (64/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1025 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-7