الاعراف (Al-A'raf)
Per AyatMushaf
قَالَ
berkata
الْمَلَاُ
pemuka-pemuka
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
اسْتَكْبَرُوْا
(mereka) menyombongkan
مِنْ
dari
قَوْمِهٖ
kaumnya
لِلَّذِيْنَ
bagi orang-orang yang
اسْتُضْعِفُوْا
(mereka) dianggap lemah
لِمَنْ
bagi orang
اٰمَنَ
beriman
مِنْهُمْ
diantara mereka
اَتَعْلَمُوْنَ
tahukah kamu
اَنَّ
bahwa sesungguhnya
صٰلِحًا
Saleh
مُّرْسَلٌ
menjadi Rasul
مِّنْ
dari
رَّبِّهٖۗ
Tuhannya
قَالُوْٓا
mereka berkata/menjawab
اِنَّا
sesungguhnya kami
بِمَآ
dengan apa
اُرْسِلَ
diutus/disampaikan
بِهٖ
dengannya
مُؤْمِنُوْنَ
orang-orang yang beriman
﴿٧٥﴾
Pemuka-pemuka yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah, yaitu orang-orang yang telah beriman di antara kaumnya, “Tahukah kamu bahwa Saleh adalah seorang rasul dari Tuhannya?” Mereka menjawab, “Sesungguhnya kami percaya kepada apa yang disampaikannya.”
1029 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Para pemimpin dan tokoh-tokoh dari orang-orang yang menyombongkan diri dari kaum shaleh berkata kepada kaum mukminin yang mereka tindas dan hinakan, ”Apakah kalian tahu secara hakikat bahwa Shaleh telah diutus oleh Allah kepada kita?” Orang-orang yang beriman menjawab, ”Kami mengimani risalah yang Allah mengutus dirinya dengan membawakannya, dan mengikuti ajaran syariatNya. ”
Sumber: https://tafsirweb.com/2529-surat-al-araf-ayat-75.html
Tafsir as-Sa'di
75 “pemuka-pemuka yang menyombongkan diri diantara kaumnya berkata” yakni para pemimpin dan pembesar yang menyombongkan diri dari kebenaran “kepada orang-orang yang dianggap lemah” karena tidak semua orang yang lemah itu beriman, maka mereka berkata ”yang telah beriman diantar mereka tahukah kamu bahwa shaleh itu diutus menjadi rasul oleh Rabbnya?” yakni apakah dia benar atau dusta? lalu orang-orang lemah itu menjawab “sesungguhnya kami beriman kepada wahyu yang shaleh diutus untuk menyampaikannya” yakni tauhid kepada Allah berita tentangNya, perintah dan laranganNYa,
Sumber: https://tafsirweb.com/2529-surat-al-araf-ayat-75.html
Tafsir Al-Wajiz
75. Para pemimpin dari kaum Shalih yang enggan untuk beriman berkata kepada orang-orang mukmin yang lemah dengan cara mengolok-olok dan menghina: “Tahukah kalian bahwa Shalih adalah seorang rasul yang diutus oleh Tuhannya?” Orang-orang (mukmin) yang lemah itu berkata: “Sesungguhnya kami mempercayai risalahnya dan mengikuti perintahnya, selain itu kami juga meyakini kebenarannya
Sumber: https://tafsirweb.com/2529-surat-al-araf-ayat-75.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 73-78 Ulama tafsir dan nasab berkata bahwa Tsamud bin ‘Atsir bin Iram bin Sam bin Nuh adalah saudara lelaki Jadis bin Atsir, demikian juga kabilah Thasm. Mereka semua adalah kabilah-kabilah dari bangsa ‘Aribah sebelum nabi Ibrahim. Kaum Tsamud sesudah kaum 'Ad, dan tempat tinggal mereka itu terkenal, yaitu terletak di antara Hijaz dan Syam sampai lemba Al-Qura dan daerah sekitarnya.Rasulullah ﷺ pernah melewati bekas rumah dan tempat tinggal mereka, yaitu ketika beliau sedang berjalan menuju perang Tabuk, yaitu pada tahun ke-sembilan. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Samud) yaitu sungguh Kami telah mengutus kepada kaum Tsamud saudara mereka, nabi Shalih (Ia berkata, "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagi kalian selain-Nya”) Semua rasul itu mengajak untuk menyembah Allah saja, tidak ada sekutu bagiNya. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya, "Bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Aku, maka sembahlah oleh kamu sekalian akan Aku" (25)) (Surah Al-Anbiya) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya telah datang bukti yang nyata kepada kalian dari Tuhan kalian. Unta betina Allah ini menjadi tanda bagi kalian) yaitu telah datang kepada kalian hujjah dari Allah yang membenarkan apa yang aku bawa kepada kalian.Unta betina itu dan anaknya setelah melahirkannya tinggal bersama mereka, ada masa ketika unta itu minum dari air sumur yang disediakan untuknya satu hari, dan hari lain air itu untuk minum mereka. Pada hari unta itu minum, mereka bisa meminum air susu unta itu yang mereka perah. Mereka bias memenuhi semua wadah dan bejana mereka sesuai kehendak mereka.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman di ayat lain: (Dan beritakanlah kepada mereka bahwa sesungguhnya air itu terbagi antara mereka (dengan unta betina itu); tiap-tiap giliran minum dihadiri (oleh yang punya giliran) (28)) (Surah Al-Qamar) dan (Saleh menjawab, "Ini seekor unta betina, ia mempunyai giliran untuk mendapatkan air, dan kalian mempunyai giliran pula untuk mendapatkan air di hari yang tertentu”) (Surah Asy-Syu'ara: 155) Unta itu biasa merumput di sebagian lembah dan keluar dari lembah lain untuk mencari air karena selalu menginginkan air.Berdasarkan yang disebutkan bahwa unta itu adalah ciptaan besar dan pemandangannya menakjubkan; saat unta itu melewati ternak mereka, maka ternak-ternak itu menjauh darinya. Ketika hal itu berlangsung lama dan mereka semakin mendustakan nabi Shalih, maka mereka bertekad untuk membunuh unta betina itu agar airnya mereka peroleh setiap hari. Dikatakan bahwa mereka semua bersepakat untuk membunuhnya.Saya berkata ini adalah makna yang tampak pada firman Allah سبحانه وتعالى: (Lalu mereka mendustakannya dan menyembelih unta itu, maka Tuhan mereka membinasakan mereka disebabkan dosa mereka, lalu Allah menyamaratakan mereka (dengan tanah) (14) (Surah Asy-Syams) dan (Dan telah Kami berikan kepada Samud unta betina itu (sebagai mukjizat) yang dapat dilihat, tetapi mereka menganiaya unta betina itu) (Surah Al-Isra: 59) dan Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kemudian mereka sembelih unta betina itu) Hal itu disandarkan kepada semua kabilah, jadi hal ini menunjukkan bahwa mereka semuanya setuju dengan hal itu.Hanya Allah yang lebih mengetahui. (Maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di dalam rumahnya) yaitu mereka mati tidak bernyawa lagi
Sumber: https://tafsirweb.com/2529-surat-al-araf-ayat-75.html
Informasi
Surat
الاعراف (Al-A'raf)
Tempat Tertinggi — 206 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
75 dari 206 ayat
Juz
Juz 8
Halaman
Halaman 160
Ruku
Ruku 131
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 32 (64/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1029 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-7