الاعراف (Al-A'raf)

Per AyatMushaf
وَمَا
dan tidak
وَجَدْنَا
Kami mendapati
لِاَكْثَرِهِمْ
bagi kebanyakan mereka
مِّنْ
dari
عَهْدٍۚ
janji
وَاِنْ
dan sesungguhnya
وَّجَدْنَآ
Kami mendapati
اَكْثَرَهُمْ
kebanyakan mereka
لَفٰسِقِيْنَ
sungguh orang-orang fasik
﴿١٠٢﴾
Dan Kami tidak mendapati kebanyakan mereka memenuhi janji. Sebaliknya yang Kami dapati kebanyakan mereka adalah orang-orang yang benar-benar fasik.
1056 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan kami tidaklah mendapati kebanyakan umat yang lalu menjalankan amanat dan memenuhi janji. Dan tidaklah kami jumpai kebanyakan mereka kecuali orang-orang fasik yang menyimpang dari ketaatan kepada Allah dan dari menjalankan perintahNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/2556-surat-al-araf-ayat-102.html

Tafsir as-Sa'di

102 “dan kami tidak mendapati kebanyakan mereka memenuhi janji” yakni kami tidak mendapati kebanyakan umat yang diutus kepada mereka rasul rasul itu menepati janji, yakni keteguhan dan komitmen dalam memegang wasiat Allah bagi seluruh alam, mereka juga tidak tunduk kepada perintah-perintahNya yang Dia sampaikan melalui para rasul. ”sesungguhnya kami mendapati kebanyakan mereka orang-orang yang fasik” menyimpang dari ketaatan kepada Allah, mengikuti hawa nafsu tanpa petunjuk dari Allah, Allah menguji para hamba dengan mengutus para rasul dan menurunkan kitab-kitab serta memerintahkan mereka agar memenuhi perjanjianNya dan mengikuti petunjukNYa, tetapi yang bersedia tunduk kepada perintah perintahNya hanyalah sedikit dari mereka, orang-orang yang telah ditulis (ditetapkan) akan berbahagia oleh Allah. Adapun mayoritas manusia maka mereka berpaling dari petunjuk dan menyombongkan diri dari apa yang dibawa oleh rasul-rasul maka Allah pun menampakan kepada mereka dari hukuman-hukumanNya yang bermacam-macam.

Sumber: https://tafsirweb.com/2556-surat-al-araf-ayat-102.html

Tafsir Al-Wajiz

102. Dan Kami tidak mendapati kebanyakan manusia itu menepati janji atau wasiat dengan beriman dan penuh moral. Dan Kami tidak mendapati mereka kecuali benar-benar tidak mau taat.

Sumber: https://tafsirweb.com/2556-surat-al-araf-ayat-102.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 101-102 Ketika Allah سبحانه وتعالى menceritakan kebada nabiNya ﷺ tentang kaum nabi Nuh, Hud, Shalih, Luth, dan Syu'aib, serta pembinasaan orang-orang kafir dan pertolongan kepada orang-orang mukmin, Allah سبحانه وتعالى memberikan alasan kepada mereka bahwa Dia telah menjelaskan kepada mereka kebenaran melalui hujjah melalui lisan para rasul. Allah سبحانه وتعالى berfirman: (kota-kota (yang telah Kami binasakan) itu Kami ceritakan kepadamu) Wahai Muhammad (sebagian dari berita-beritanya) berita-berita itu (Dan sungguh telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata) yaitu hujjah atas kebenaran mereka dalam apa yang mereka sampaikan kepada kaumnya, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Kami tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul) (Surah Al-Isra’: 15) dan (Itu adalah sebagian dari berita-berita negeri (yang telah dibinasakan) yang Kami ceritakan kepadamu (Muhammad); di antara negeri-negeri itu ada yang masih kedapatan bekas-bekasnya dan ada (pula) yang telah musnah (100) Dan Kami tidaklah menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri) (Surah Hud: 100-101) Allah سبحانه وتعالى: (maka mereka (juga) tidak beriman kepada apa yang dahulunya mereka telah mendustakannya) Huruf “ba” di sini adalah “ba’ sababiyah” (kausalita). yaitu mereka tidak beriman kepada apa yang dibawa para rasul kepada mereka, karena kedustaan mereka terhadap kebenaran sejak pertama kali kebenaran itu disampaikan kepada mereka.Hal ini diriwayatkan oleh Ibnu ‘Athiyyah, dan merupakan pendapat yang hasan. Sebagaimana firmanNya: (Dan apakah yang memberitahukan kepada kalian bahwa apabila mukjizat datang mereka tidak akan beriman (109) Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya (Al-Qur'an) pada permulaannya) (Surah Al-An'am) Oleh karena itu di sini Allah berfirman: (Demikianlah Allah mengunci mati hati orang-orang kafir (101) Dan Kami tidak mendapati kebanyakan mereka) yaitu kebanyakan umat-umat terdahulu (memenuhi janji. Sesungguhnya Kami mendapati kebanyakan mereka orang-orang yang fasik) yaitu Sungguh Kami mendapati kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik yang menyimpang dari ketaatan dan keteladanan, serta dari janji yang telah diambil atas mereka, yaitu yang membuat mereka diciptakan dan difitrahkan.Dia telah mengambil janji atas mereka ketika di tulang sulbi, yaitu bahwa Dia adalah Tuhan dan Pemilik mereka dan tidak ada Tuhan selain Dia. Lalu mereka mengakui dan bersaksi atas diri mereka sendiri tentang janji itu, lalu mereka melanggar dan meninggalkan janji itu, serta menyembah bersama Allah, tuhan-tuhan lain tanpa ada dalil, hujjah yang masuk akali maupun syari’at. Dalam fitrah yang sehat, hal itu menyimpang.Lalu datanglah para rasul yang mulia, dari masa hidup pertama sampai akhir mereka untuk melarang hal itu Allah سبحانه وتعالى berfirman dalam Al-Qur’an: (Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku (25)) (Surah Al-Anbiya’) Sungguh dikatakan tentang tafsirnya firmanNya: (maka mereka (juga) tidak beriman kepada apa yang dahulunya mereka telah mendustakannya) Abu Ja'far Ar-Razi meriwayatkan dari Ar-Rabi' bin Anas, dari Abu Al-‘Aliyah, dari Ubay bin Ka'b tentang firmanNya (maka mereka (juga) tidak beriman kepada apa yang dahulunya mereka telah mendustakannya) dia berkata hal itu berada dalam ilmu Allah سبحانه وتعالى pada hari mereka mengakui janji itu, yaitu mereka tidak beriman karena pengetahuan Allah atas diri mereka.Mujahid berkata tentang firmanNya (maka mereka (juga) tidak beriman kepada apa yang dahulunya mereka telah mendustakannya) bahwa ini seperti firmanNya: (Sekiranya mereka dikembalikan ke dunia, tentulah mereka kembali kepada apa yang mereka telah dilarang mengerjakannya. Dan sesungguhnya mereka itu adalah pendusta belaka) (Al-An' am: 28)

Sumber: https://tafsirweb.com/2556-surat-al-araf-ayat-102.html

Informasi

Surat

الاعراف (Al-A'raf)

Tempat Tertinggi — 206 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

102 dari 206 ayat

Juz

Juz 9

Halaman

Halaman 163

Ruku

Ruku 134

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 33 (65/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1056 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-7