الاعراف (Al-A'raf)
Per AyatMushaf
وَكَتَبْنَا
dan telah Kami tuliskan
لَهٗ
untuknya (Musa)
فِى
di dalam
الْاَلْوَاحِ
batu tulis
مِنْ
dari
كُلِّ
segala
شَيْءٍ
sesuatu
مَّوْعِظَةً
pelajaran
وَّتَفْصِيْلًا
dan penjelasan
لِّكُلِّ
bagi segala
شَيْءٍۚ
sesuatu
فَخُذْهَا
maka berpeganglah kepadanya
بِقُوَّةٍ
dengan teguh
وَّأْمُرْ
dan suruhlah
قَوْمَكَ
kaummu
يَأْخُذُوْا
mereka berpegang
بِاَحْسَنِهَا
dengan sebaik-baiknya
ۗسَاُورِيْكُمْ
akan Aku perlihatkan kepadamu
دَارَ
kampung/negeri
الْفٰسِقِيْنَ
orang-orang yang fasik
﴿١٤٥﴾
Dan telah Kami tuliskan untuk Musa pada lauh-lauh (Taurat) segala sesuatu sebagai pelajaran dan penjelasan untuk segala hal; maka (Kami berfirman), “Berpegangteguhlah kepadanya dan suruhlah kaummu berpegang kepadanya dengan sebaik-baiknya, Aku akan memperlihatkan kepadamu negeri orang-orang fasik.”
1099 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan kami telah menuliskan bagi Musa di dalam kitab taurat semua yang dibutuhkannya dalam agamanya dari hokum-hukum, sebagai nasihat untuk di jadikan pengendali diri dan sumber pelajaran, dan sebagai penjelas hukum-hukum taklif halal, dan haram, perintah dan larangan, kisah-kisah, keyakinan-keyakinan, berita-berita dan perkara-perkara ghaib. Allah berfirman kepadanya, ”maka ambilah ia dengan kuat” artinya ambilah taurat dengan serius dan penuh kesungguhan.” dan perintahkan kaummu untuk mengamalkan kandungan ajaran yang Allah syariatkan di dalamnya.Barangsiapa berbuat syirik dari mereka dan orang lain, maka sesungguhnya Aku akan perlihatkan kepadanya negeri orang-orang fasik di akhirat.” yaitu neraka Allah yang Dia sediakan bagi musuh-musuhNya yang keluar dari ketaatan kepadaNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/2599-surat-al-araf-ayat-145.html
Tafsir as-Sa'di
145 “dan telah kami tuliskan untuk Musa pada lauh-lauh (taurat) segala sesuatu” yang dibutuhkan oleh para hamba “sebagai pelajaran” yang mendorong jiwa untuk berbuat kebaikan dan menakutinya untuk berbuat keburukan. ”dan penjelasan bagi segala sesuatu” dari hukum-hukum syar’i, akidah, akhlak dan adab. ”maka (kami berfirman) ‘berpeganglah kepadanya dengan teguh” yakni dengan sungguh-sunggguh dan serius dalam menegakkannya. ”dan suruhlah kaummu berpegang kepada perintah perintahnya dengan sebaik-baiknya.” yaitu perintah-perintah yang bersifat wajib dan dianjurkan, karena ia adalah yang terbaik. Di dalam penjelasan ini terdapat dalil bahwa perintah Allah dalam setiap syari’at adalah sempurna, adil, dan baik. ”nanti aku akan memperlihatkan kepadamu negeri orang-orang yang fasik” Setelah Allah membinasakan mereka dan menyisakan negeri-negeri mereka sebagai pelajaran sesudah mereka bagi orang-orang Mukmin yang diberi taufik lagi rendah diri.
Sumber: https://tafsirweb.com/2599-surat-al-araf-ayat-145.html
Tafsir Al-Wajiz
145. Dan telah Kami tuliskan untuk Musa dalam kitab Taurat (yaitu sesuatu yang ditulis) setiap sesuatu yang dibutuhkan Bani Israil berupa perkara agama dan dunia bagi orang yang mau mengambil perlajaran dan sebagai penjelas bagi setiap perkara hukum. Maka peganglah kitab itu dengan sungguh-sungguh dan penuh keteguhan, beramallah sesuai kitab itu, dan mintalah kaummu untuk mengambil kebaikan, dan keutamaan yang terkandung di dalamnya, dan kebanyakan kandungannya adalah pahala seperti ampunan sebagai ganti hukum qishash, sabar atas aturan, melepas kemiskinan, mengerjakan perintah, dan meninggalkan larangan, maka Aku akan memperlihatkanmu rumah orang-orang fasik, yaitu Fir’aun dan pengikutnya, yaitu Mesir, supaya kalian bisa mengambil pelajaran darinya.Dan dikatakan bahwa itu adalah tempatnya orang-orang kafir dari golongan orang-orang yang bertubuh besar, kaum Tsamud dan penduduk Aikah
Sumber: https://tafsirweb.com/2599-surat-al-araf-ayat-145.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 144-145 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia berbicara kepada nabi Musa bahwa Dia memilihnya di atas semua orang-orang pada masanya dengan risalah Allah سبحانه وتعالى dan berbicara langsung denganNya. Tidak diragukan lagi bahwa nabi Muhammad ﷺ adalah pemimpin semua anak cucu nabi Adam dari yang pertama hingga akhir. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى menjadikannya sebagai penutup para nabi dan para rasul, yang syariatnya terus berlaku sampai hari kiamat, dan para pengikutnya lebih banyak daripada pengikut para nabi dan para rasul semua.Dalam hal kemuliaan dan keutamaan, setelah beliau adalah nabi Ibrahim, kemudian nabi Musa. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (sebab itu berpegang teguhlah kepada apa yang Aku berikan kepadamu) yaitu berbicara dan bermunajat (dan hendaklah kamu termasuk orang-orang yang bersyukur) yaitu atas hal itu, dan janganlah kamu meminta sesuatu yang tidak mampu kamu atasi. Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia telah memberinya catatan dalam lembaran-lembaran berisi pelajaran dan penjelasan tentang segala sesuatu.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Berpeganglah kepadanya dengan teguh) yaitu dengan tekad untuk berbuat ketaatan (dan suruhlah kaummu berpegang kepada (perintah-perintahnya) yang sebaik-baiknya) Ibnu Abbas berkata bahwa Dia memerintahkan nabi Musa untuk mengambil perintah paling berat untuk kaumnya. Firman Allah سبحانه وتعالى: (nanti Aku akan memperlihatkan kepadamu negeri orang-orang yang fasik) yaitu kamu akan melihat akibat buruk orang-orang yang menentang perintahKu dan menyimpang dari ketaatan kepadaKu, bagaimana dia akan mengalami kebinasaan, kehancuran dan kerugian
Sumber: https://tafsirweb.com/2599-surat-al-araf-ayat-145.html
Informasi
Surat
الاعراف (Al-A'raf)
Tempat Tertinggi — 206 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
145 dari 206 ayat
Juz
Juz 9
Halaman
Halaman 168
Ruku
Ruku 138
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 34 (67/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1099 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-7