الاعراف (Al-A'raf)

Per AyatMushaf
وَلَمَّا
dan setelah
سَكَتَ
diam/reda
عَنْ
dari
مُّوْسَى
Musa
الْغَضَبُ
amarah
اَخَذَ
dia mengambil
الْاَلْوَاحَۖ
batu tulis
وَفِيْ
dan dalam
نُسْخَتِهَا
batu tulisnya
هُدًى
petunjuk
وَّرَحْمَةٌ
dan rahmat
لِّلَّذِيْنَ
bagi orang-orang yang
هُمْ
mereka
لِرَبِّهِمْ
kepada Tuhan mereka
يَرْهَبُوْنَ
mereka takut
﴿١٥٤﴾
Dan setelah amarah Musa mereda, diambilnya (kembali) lauh-lauh (Taurat) itu; di dalam tulisannya terdapat petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang takut kepada Tuhannya.
1108 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan ketika Musa telah tenang dari amarahnya, dia mengambil lauh-lauh taurat setelah melemparnya ke tanah.dan di dalamnya terdapat penjelasan tentang kebenaran dan rahmat bagi orang-orang yang takut kepada Allah dan khawatir akan siksaanNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/2608-surat-al-araf-ayat-154.html

Tafsir as-Sa'di

154 “sesudah amarah Musa menjadi reda” yakni kemarahannya reda, jiwanya tenang, dan dapat mengusai dirinya, maka dia mulai melakukan perkara paling penting padanya, maka dia mengambil ”lauh-lauh (taurat) itu” yang dia lemparkan, dan ia adalah lauh-lauh yang mulia dan berukuran besar ”dan dalam tulisannya” yakni mengandung dan berisi ”petunjuk dan rahmat” yakni di dalamnya terdapat petunjuk dari kesesatan, penjelasan tentang kebenaran dari kebatilan, perbuatan baik dan perbuatan buruk, petunjuk kepada amalan, akhlak, dan adab terbaik, serta rahmat dan kebahagiaan bagi yang melaksankannya dan mengetahui hukum-hukum dan makna-maknanya. Akan tetapi tidak semua orang mau menerima petunjuk Allah dan RahmatNya, yang bersedia menerima, menaati, dan tunduk kepadanya adalah ”Orang-orang yang takut kepada Rabbnya” Adapun orang yang tidak takut kepada Allah dan tidak pula kepada pengadilan di hadapanNYa, maka ia hanya menambah kesombongannya dan penolakannya, dan hujjah Allah pun tegak atasnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/2608-surat-al-araf-ayat-154.html

Tafsir Al-Wajiz

154. Dan ketika kemarahan Musa lenyap dan menjadi tenang, dia mengambil catatan taurat yang dilempar ketika marah. Dan yang tercatat di dalamnya adalah tuntunan bagi orang-orang yang tersesat, petunjuk menuju hikmah, dan rahmat yang luas bagi orang-orang yang takut kepada Tuhannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/2608-surat-al-araf-ayat-154.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesudah terdiam) yaitu tenang (kemarahan Musa) yaitu kemarahannya terhadap kaumnya (lalu Musa mengambil (kembali) luh-luh itu) yang dia lemparkan karena sangat murka karena karena penyembahan mereka kepada patung anak sapi, yang merupakan kemarahan akibat kecemburuan untuk Allah dan kemurkaan terhadap perbuatan mereka. (dan dalam tulisannya terdapat petunjuk dan rahmat untuk orang-orang yang takut kepada Tuhannya) “Ar-rahbah” mengandung makna tunduk, oleh karena itu dihubungkan dengan huruf "lam"

Sumber: https://tafsirweb.com/2608-surat-al-araf-ayat-154.html

Informasi

Surat

الاعراف (Al-A'raf)

Tempat Tertinggi — 206 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

154 dari 206 ayat

Juz

Juz 9

Halaman

Halaman 169

Ruku

Ruku 140

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 34 (67/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1108 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-7