الاعراف (Al-A'raf)
Per AyatMushaf
اَلَهُمْ
apakah mereka mempunyai
اَرْجُلٌ
kaki-kaki
يَّمْشُوْنَ
mereka berjalan
بِهَآ
dengannya
ۖ
اَمْ
atau
لَهُمْ
bagi mereka mempunyai
اَيْدٍ
tangan
يَّبْطِشُوْنَ
mereka memegang
بِهَآ
dengannya
ۖ
اَمْ
atau
لَهُمْ
bagi mereka mempunyai
اَعْيُنٌ
mata
يُّبْصِرُوْنَ
mereka melihat
بِهَآ
dengannya
ۖ
اَمْ
atau
لَهُمْ
bagi mereka mempunyai
اٰذَانٌ
telinga
يَّسْمَعُوْنَ
mereka mendengar
بِهَاۗ
dengannya
قُلِ
katakanlah
ادْعُوْا
panggilah
شُرَكَاۤءَكُمْ
sekutu-sekutumu/berhala-berhalamu
ثُمَّ
kemudian
كِيْدُوْنِ
lakukan tipu daya untukku
فَلَا
maka jangan
تُنْظِرُوْنِ
kalian melihat
﴿١٩٥﴾
Apakah mereka (berhala-berhala) mempunyai kaki untuk berjalan, atau mempunyai tangan untuk memegang dengan keras, atau mempunyai mata untuk melihat, atau mempunyai telinga untuk mendengar? Katakanlah (Muhammad), “Panggillah (berhala-berhalamu) yang kamu anggap sekutu Allah, kemudian lakukanlah tipu daya (untuk mencelakakan)ku, dan jangan kamu tunda lagi.
1149 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Apakah tuhan-tuhan dan berhala-berhala tersebut memiliki kaki yang dengan itu mereka berjalan bersama kalian untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan kalian? apakah mereka memiliki tangan-tangan yang dapat mereka pergunakan untuk menepis (bahaya) dari kalian dan menolong kalian dari orang yang menginginkan keburukan dan mara bahaya pada kalian? apakah mereka memiliki mata yang mereka melihat dengannya, lalu mereka mengenalkan kepada kalian apa yang dapat mereka lihat langsung dan saksikan dari perkara-perkara ghaib dari kalian yang tidak dapat kalian saksikan? Apakah mereka memiliki telinga untuk mendengar, lalu mereka mengabarkan kepada kalian hal-hal yang belum pernah kalian dengar? maka apabila tuhan-tuhan yang kalian sembah itu tidak memiliki sesuatu pun dari indra-indra ini, maka apa alasan kalian menjadikan penyembah kalian kepada mereka, padahal mereka tidak memiliki apa pun dari hal-hal tersebut yang dipergunakan untuk mendatangkan kemanfaatan atau menolak mudarat? katakanlah (wahai rasul), kepada kaum musyrikin dari para penyembah berhala-berhala, ”panggilah tuhan-tuhan kalian yang kalian jadikan sekutu bagi Allah dalam peribadahan, kemudian bergabunglah untuk menimpakan keburukan dan bahaya kepadaku.Janganlah kalian menunda itu kepadaku dan segeralah kalian lakukan itu. Sesungguhnya aku tidak peduli kepada tuhan-tuhan kalian, karena ketergantunganku kepada perlindungan Allah semata.
Sumber: https://tafsirweb.com/2649-surat-al-araf-ayat-195.html
Tafsir as-Sa'di
195 ini tidak memerlukan penjelasan padanya karena jika kamu melihat kepadanya maka bentuknya menunjukkan kepadamu bahwa ia tidak dapat mendatangkan manfaat sedikitpun. ia tidak berkaki untuk berjalan, tak bertangan untuk bekerja, tak bermata untuk melihat, dan tidak bertelinga untuk mendengar. ia tidak memiliki semua kekuatan dan perangkat yang ada pada manusia. jika ia tidak mampu menjawab seruanmu maka ia adalah hamba sepertimu, bahkan kamu lebih sempurna dan lebih kuat daripadanya dalam banyak hal, maka dengan alasan apa kamu menyembahnya? ”katakanlah panggilah berhala-berhalanya yang kamu jadikan sekutu bagi Allah kemudian lakukanlah tipu daya (untuk mencelakakan) ku tanpa memberi tangguh (kepadaku)” yakni berkumpulah kamu dengan sekutu sekutumu untuk menimpakkan kejahatan dan keburukan terhadapku tanpa penundaan dan pengunduran, niscaya kamu tidak akan mampu melakukan itu terhadapku.
Sumber: https://tafsirweb.com/2649-surat-al-araf-ayat-195.html
Tafsir Al-Wajiz
195 Apakah berhala-berhala mempunyai anggota tubuh seperti yang kalian miliki? Apakah dia memiliki kaki yang dengan itu ia dapat berjalan, atau mempunyai tangan yang dengan itu ia dapat memegang dengan keras, atau mempunyai mata yang dengan itu ia dapat melihat, atau mempunyai telinga yang dengan itu ia dapat mendengar? Tidak, mereka tidak mempunyai anggota tubuh ataupun indera seperti kalian.Lalu bagaimana bisa kalian bisa menyembah mereka, yang bahkan mereka lebih tidak sempurna daripada kalian? Katakanlah kepada mereka wahai Nabi: “Panggillah berhala-berhalamu yang kamu jadikan sekutu Allah, kemudian lakukanlah tipu daya untuk mencelakakan-ku. tanpa memberi tangguh kepada-ku jika memang kamu bisa. Ini adalah tantangan untuk menunjukkan kelemahan sesembahan mereka yang tidak bisa melakukan apapun.
Sumber: https://tafsirweb.com/2649-surat-al-araf-ayat-195.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 191-198 Ini merupakan pengingkaran dari Allah terhadap orang-orang musyrik yang menyembah bersama Allah tandingan-tandingan, berhala-berhala dan patung-patung. Semua itu adalah makhluk Allah, yang dirawat dan dibuat manusia. Semua itu tidak memiliki sesuatu pun dari suatu perkara, tidak memberikan mudharat, tidak memberi manfaat, tidak dapat melihat, dan tidak dapat memberi pertolongan kepada orang yang menyembahnya.Bahkan semua itu itu adalah benda mati, tidak bisa bergerak, mendengar dan melihat. Orang-orang yang menyembahnya lebih sempurna daripada semua berhala itu, dengan pendengaran, penglihatan, dan kekuatan. Oleh karena itu Allah berfirman: (Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhala-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatu pun?Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan orang. (191)) yaitu apakah kalian mempersekutukan Allah dengan sembahan-sembahan yang tidak dapat menciptakan sesuatu apa pun, dan tidak akan mampu melakukannya. Sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى: (Hai manusia telah dibuatkan perumpamaan, maka dengarkanlah oleh kalian perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kalian seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walaupun mereka bersatu untuk menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah (73) Mereka tidak mengenal Allah dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha kuat lagi Maha perkasa (74)) (Surah Al-Hajj) Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa sembahan-sembahan mereka, seandainya dikumpulkan semuanya, maka tidak akan dapat menciptakan seekor lalat pun.Bahkan seandainya lalat itu merebut sesuatu dari mereka berupa makanan yang rendah, lalu terbang pergi, maka mereka tidak mampu mengambil kembali makanan itu darinya. Maka siapa saja yang memiliki sifat dan keadaan itu, maka bagaimana bisa disembah untuk dimintai rezeki dan pertolongan? Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (tidak dapat membuat sesuatu apa pun, sedangkan berhala itu sendiri dibuat orang) bahkan berhala-berhala itu dibuat, sebagaimana yang dikatakan oleh nabi Ibrahim: (Apakah kalian menyembah patung-patung yang kalian pahat itu? (95) Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu"(96)) (Surah Ash-Shaffat) Kemudian Allah berfirman: (Dan berhala-berhala itu tidak mampu memberi pertolongan kepada penyembah-penyembahnya, dan kepada dirinya sendiri pun berhala-berhala itu tidak dapat memberi pertolongan) yaitu untuk orang-orang yang menyembahnya (dan kepada dirinya sendiripun berhala-berha]a itu tidak dapat memberi pertolongan) yaitu, tidaklah bisa menolong diri sendiri dari orang yang ingin berbuat buruk terhadapnya, Sebagaimana yang dilakukan nabi Ibrahim yang menghancurkan berhala-berhala kaumnya dan mencemoohkannya dengan penghinaan yang berat, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang itu pada firmanNya: (Lalu dihadapinya berhala-berhala itu sambil memukulinya dengan tangan kanannya (dengan kuat) (93)) (Surah Ash-Shaffat) dan (Maka Ibrahim membuat berhala-berhala itu hancur berpotong-potong, kecuali yang terbesar (induk) dari patung-patung yang lain agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya (58)) (Surah Al-Anbiya) Firman Allah: (Dan jika kalian menyerunya untuk memberi petunjuk kepada kalian, tidaklah berhala-berhala itu dapat memperkenankan seruan kalian) yaitu berhala-berhala ini tidak dapat mendengar doa orang yang berdoa kepadanya.Hal itu juga sama baginya, baik orang yang berdoa kepadanya maupun orang yang menggulingkannya, sebagaimana yang dikatakan oleh nabi Ibrahim: (Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat, dan tidak dapat menolong kamu sedikit pun?) (Surah Maryam: 42) Kemudian Allah سبحانه وتعالى menyebutkan bahwa berhala-berhala itu adalah hamba-hamba, sebagaimana orang-orang yang menyembahnya.Yaitu makhluk seperti mereka. bahkan manusia jauh lebih sempurna daripada berhala itu, karena manusia bisa mendengar, melihat, dan memukul, dan berhala itu tidak bisa dapat melakukan sesuatu apapun dari hal itu. Firman Allah سبحانه وتعالى: (Katakanlah, "Panggillah berhala-berhala kalian yang kalian jadikan sekutu-sekutu Allah"). yaitu mintalah pertolongan kepada berhala-berhala itu di hadapanKu, janganlah kalian menangguhkannya sedikitpun, dan berusahalah semampu kalian (Sesungguhnya pelindungku ialah Allah yang telah menurunkan Al Kitab (Al-Qur'an) dan Dia melindungi orang-orang yang saleh (196)) yaitu cukuplah Allah yang melindungi dan mencukupiku, Dia adalah penolongku, hanya kepadaNyalah aku berserah diri, dan hanya kepadaNya aku berlindung, Dia adalah Pelindungku di dunia dan akhirat. Dia adalah Pelindung semua orang yang shaleh sesudahku.Hal ini sebagaimana yang dikatakan oleh nabi Hud ketika berkata kepada kaumnya: (Kami tidak mengatakan melainkan bahwa sebagian sembahan kami telah menimpakan penyakit gila atas dirimu. Hud menjawab, "Sesungguhnya aku bersaksi kepada Allah, dan saksikanlah oleh kalian bahwa sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kalian persekutukan (54) dari selain-Nya, Sebab itu, katankanlah tipu daya kalian semuanya terhadapku dan janganlah kalian memberi tangguh kepadaku (55) Sesungguhnya aku bertawakal kepada Allah, Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak ada suatu binatang melata pun melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus" (56)) (Surah Hud) dan sebagaimana perkataan nabi Ibrahim: (Maka apakah kalian memperhatikan apa yang selalu kalian sembah (75) kalian dan nenek moyang kalian yang dahulu? (76) Karena sesungguhnya apa yang kalian sembah itu adalah musuhku, kecuali Tuhan semesta alam (77) (yaitu Tuhan) Yang telah menciptakan aku, maka Dialah yang menunjuki aku (78)) (Surah Asy-Syu'ara) Firman Allah: (Dan berhala-berhala yang kalian seru selain Allah) sampai akhir ayat ini menguatkan apa yang disebutkan sebelumnya, hanya saja dalam ayat ini dengan sudut pandang mukhatab (orang yang diajak bicara), sedangkan ayat sebelumnya itu dengan sudut pandang gaibah (orang yang ketiga).Oleh karena itu Allah berfirman: (tidaklah sanggup menolong kalian, bahkan tidak dapat menolong dirinya sendiri) dan (Dan jika kamu sekalian menyeru (berhala-berhala) untuk memberi petunjuk, niscaya berhala-berhala itu tidak dapat mendengarnya.Dan kamu melihat berhala-berhala itu memandang kepadamu, padahal mereka tidak melihat (198) Sebagaimana firmanNya (Jika kamu sekalian menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruan kalian (14)) (Surah Fathir).Firman Allah: (Dan kamu melihat berhala-berhala itu memandang kepadamu, padahal mereka tidak melihat) Sesungguhnya Dia berfirman (berhala-berhala itu memandang kepadamu) yaitu menghadapi kamu dengan mata, seakan-akan dapat melihat, sedangkan hal itu adalah benda mati. Oleh karena itu dalam berinteraksi dengan interaksinya orang yang berakal, karena berhala-berhala itu dibentuk seperti bentuk manusia (Dan kamu melihat berhala-berhala itu memandang kepadamu padahal ia tidak melihat) Dia mengungkapkannya dengan kata ganti untuk orang yang berakal
Sumber: https://tafsirweb.com/2649-surat-al-araf-ayat-195.html
Informasi
Surat
الاعراف (Al-A'raf)
Tempat Tertinggi — 206 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
195 dari 206 ayat
Juz
Juz 9
Halaman
Halaman 175
Ruku
Ruku 145
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 35 (70/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1149 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-7