الانفال (Al-Anfal)

Per AyatMushaf
يٰٓاَيُّهَا
wahai
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
اٰمَنُوْٓا
beriman
اَطِيْعُوا
taatlah kamu
اللّٰهَ
Allah
وَرَسُوْلَهٗ
dan RasulNya
وَلَا
dan jangan
تَوَلَّوْا
kamu berpaling
عَنْهُ
daripadaNya
وَاَنْتُمْ
dan kalian
تَسْمَعُوْنَ
kamu mendengar
﴿٢٠﴾
Wahai orang-orang yang beriman! Taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya, dan janganlah kamu berpaling dari-Nya, padahal kamu mendengar (perintah-perintah-Nya),
1180 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasulNya, taatilah Allah dan rasulNya dalam perkara yang Dia perintahkan kepada kalian dan apa yang Dia larang kalian darinya, dan jangan meninggalkan ketaatan kepada Allah dan rasulNya, sedang kalian mendengar apa yang dibacakan kepada kalian yang ada di dalam al-qur’an berupa hujjah-hujjah dan bukti-bukti nyata

Sumber: https://tafsirweb.com/2886-surat-al-anfal-ayat-20.html

Tafsir as-Sa'di

20 ketika Allah memberitahukan bahwa Dia bersama orang oorang Mukmin, maka Dia memerintahkan mereka agar melaksanakan konsekuensi iman yang dengannya mereka mendapatkan ma’iyah nya. Dia berfirman ”hai orang orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan RasulNya” dengan menjalankan perintah keduanya dan menjauhi larangan keduanya. ”dan janganlah kamu berpaling dariNya” yakni dari perkara ini yang merupakan ketaatan kepada Allah dan ketaatan kepada RasulNya ”sedang kamu mendengar (perintah perintahNya)” yakni kitab Allah yang dibacakan kepadamu, perintah perintah, wasiat-wasiat, dan nasihat-nasihatNya. Berpalingnya dirimu dalam kondisi tersebut merupakan perbuatan terburuk.

Sumber: https://tafsirweb.com/2886-surat-al-anfal-ayat-20.html

Tafsir Al-Wajiz

20. Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya baik menjalankan perintah maupun menjauhi larangannya. Janganlah kamu berpaling dari-Nya, sedang kamu mendengar perintah-perintahNya namun kamu tetap membangkang.Kamu pun bahkan mendengarkan Alquran dan nasihat-nasihatnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/2886-surat-al-anfal-ayat-20.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 20-23 Allah سبحانه وتعالى memerintahkan kepada hamba-hambaNya yang mukmin agar taat kepadaNya dan RasulNya. Lalu Allah memperingatkan mereka dari menentangNya dan menyerupakan diri dengan orang-orang yang ingkar dan menentangNya. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan janganlah kalian berpaling dariNya) yaitu janganlah kalian meninggalkan ketaatan kepadaNya dan perintah-perintahNya, serta mengerjakan semua laranganNya (sedangkan kalian mendengar (perintah-perintah-Nya)) yaitu sesudah kalian mengetahui apa yang diserukannya kepada kalian (dan janganlah kalian menjadi seperti orang-orang (munafik) yang berkata, "Kami mendengarkan," padahal mereka tidak mendengarkan (21)) Dikatakan bahwa yang dimaksud adalah orang-orang musyrik, dan ibnu Jarir memilih pendapat itu.Ibnu Ishaq berkata, mereka adalah orang-orang munafik, karena sesungguhnya mereka menampakkan bahwa mereka mendengar dan memenuhi seruan itu, sedangkan mereka tidak demikian. Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa perumpamaan untuk anak cucu Adam ini adalah makhluk yang paling buruk, lalu Allah berfirman: (Sesungguhnya binatang (makhluk) yang seburuk-buruknya pada sisi Allah ialah orang-orang yang tuli) yaitu dari mendengarkan kebenaran (dan bisu) dari memahaminya Oleh karena itu Allah berfirman (yang tidak mengerti apa pun) Mereka adalah seburuk-buruk makhluk, karena sesungguhnya setiap makhluk selain mereka itu taat kepada Allah sesuai dengan tabiat mereka diciptakan.Dan mereka diciptakan untuk beribadah kepadaNya, namun mereka mengingkariNya. Oleh karena itu mereka Dia menyerupakan mereka dengan binatang ternak dalam firmanNya: (Dan perumpamaan (orang yang menyeru) orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang tidak mendengar selain panggilan dan seruan saja) (Surah Al-Baqarah: 171), dan di ayat lain: (Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai) (Surah Al-A'raf: 179) Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitakan bahwa mereka adalah orang-orang yang tidak mempunyai pemahaman dan niat yang benar, sekalipun diumpamakan bahwa mereka mempunyai pemahaman (Kalau kiranya Allah mengetahui kebaikan ada pada mereka, tentulah Allah menjadikan mereka dapat mendengar) yaitu sungguh Allah menjadikan mereka memahami.Maknanya adalah Akan tetapi tidak ada kebaikan pada mereka, jadi Dia tidak menjadikan mereka paham, karena sesungguhnya Allah mengetahui bahwa (seandainya Dia membuat mereka dapat mendengar) yaitu membuat mereka paham (niscaya mereka pasti berpaling juga) yaitu berpaling dari hal itu dengan sengaja dan membangkang, setelah mereka memahaminya (sedangkan mereka memalingkan diri) darinya.

Sumber: https://tafsirweb.com/2886-surat-al-anfal-ayat-20.html

Informasi

Surat

الانفال (Al-Anfal)

Rampasan Perang — 75 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

20 dari 75 ayat

Juz

Juz 9

Halaman

Halaman 179

Ruku

Ruku 148

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 36 (71/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1180 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-8