الانفال (Al-Anfal)
Per AyatMushaf
يٰٓاَيُّهَا
wahai
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
اٰمَنُوا
beriman
اسْتَجِيْبُوْا
penuhilah (seruan)
لِلّٰهِ
bagi Allah
وَلِلرَّسُوْلِ
dan bagi Rasul
اِذَا
apabila
دَعَاكُمْ
memanggil kamu
لِمَا
kepada apa/sesuatu
يُحْيِيْكُمْۚ
Dia menghidupkan kalian
وَاعْلَمُوْٓا
dan ketahuilah
اَنَّ
bahwa sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
يَحُوْلُ
membatasi
بَيْنَ
antara
الْمَرْءِ
seseorang
وَقَلْبِهٖ
dan hatinya
وَاَنَّهٗٓ
dan sesungguhnya Dia
اِلَيْهِ
kepadaNya
تُحْشَرُوْنَ
kamu dikumpulkan
﴿٢٤﴾
Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah seruan Allah dan Rasul, apabila dia menyerumu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu, dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan.
1184 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah sebagai tuhan mereka dan Muhammad sebagai nabi dan rasul mereka, penuhilah (seruan) Allah dan RasulNya dengan ketaatan apabila rasul menyeru kalian kepada hal yang menghidupkan kalian berupa kebenaran.Dalam memenuhi seruan ini, terkandung kemashlahatan bagi hidup kalian di dunia dan di akhirat. Dan ketahuilah (wahai kaum Mukminin), bahwa sesungguhnya Allah yang mengendalikan segala sesuatu, yang maha kuasa untuk menghalang-halangi antara manusia dari apa yang diinginkan hatinya. Dia dzat yang sepatutnya dipenuhi seruannNya apabila menyeru kalian, sebab ditanganNya lah kekuasaan segala sesuatu.Dan ketahuilah bahwa sesungguhnya kalian akan dikumpulkan pada hari yang tidak ada keraguan tentangnya, lalu Dia memberikan balasan kepada masing-masing dengan balasan yang berhak diterimanya.
Sumber: https://tafsirweb.com/2890-surat-al-anfal-ayat-24.html
Tafsir as-Sa'di
24 Allah memerintahkan hamba hambaNya yang beriman dengan apa yang menjadi konsekuensi keimanan mereka, yaitu memenuhi seruan Allah dan rasulNya, yakni tunduk kepada perintah keduanya, bersegera melakukannya, dan berdakwah (menyeru manusia) kepadaNya, menjauhi segala sesuatu yang dilarang oleh Allah dan RasulNya, menahan diri dan mencegah darinya. FirmanNya ”apabila Rasul menyeru kamu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepada kamu” adalah suatu sifat yang pasti ada pada semua perkara yang diserukan oleh Allah dan RasulNya sekaligus penjelasan tentang faidah dan hikmahNya, karena kehidupan hati dan rohani adalah dengan beribadah kepada Allah senantiasa menaatiNya dan menaati RasulNya. Kemudian Allah memperingatkan hamba hambaNya dari sikap tidak menjawab seruan Allah dan RasulNya.Dia berfirman ”dan ketahuilah bahwa Allah membatasi antara manusia dan hatinya” maka janganlah kamu menentang perintah Allah saat pertama kali ia datang kepadamu, karena akibatnya adalah kamu dihalangi darinya, jika kamu menginginkannya setelah itu, hatimupun berselisih, karena Allah membatasi anatara manusia dengan hatinya. Allah membolak balik sesukaNya, dan memalingkannya kemana yang Dia inginkan, maka hendaknya seorang hamba memperbanyak doa, ”wahai dzat yang Maha membolak balikan hati, teguhkan hatiku diatas agamaMu, wahai dzat yang memalingkan hati, palingkanlah hatiku kepada ketaatan kepadaMu” "dan sesungguhnya kepadaNYalah kamu akan dikumpulkan” yakni kamu dikumpulkan untuk suatu hari yang tiada keraguan padanya, lalu orang yang baik akan di balas dengan kebaikannya dan orang jahat akan dibalas dengan kejahatannya.
Sumber: https://tafsirweb.com/2890-surat-al-anfal-ayat-24.html
Tafsir Al-Wajiz
24 Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul dengan ketaatan, mengambil petunjuk dan melaksanakan perintah. Apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kemanfaatan dalam kehidupan kamu, berupa ilmu syariat atau agama maka ketahuilah dengan sepenuh hati bahwa Allah memberi batas atas harapan panjang hidupnya dengan kematian yang mendadak. Sehingga tidak lagi bisa beriman dan beramal, atau tidak bisa berbuat kebaikan.Allah telah menyegerakan kematian kepadamu, kemudian akan mengumpulkan dan mengembalikan kalian kepada-Nya pada hari kiamat, dan akan diberi balasan atas amal kalian.
Sumber: https://tafsirweb.com/2890-surat-al-anfal-ayat-24.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Diriwayatkan dari Abu Sa'd bin Al-Mua'lla, dia berkata,”Aku sedang shalat, lalu Nabi ﷺ lewat dan memanggilku, dan aku tidak memenuhi panggilannya sampai aku menyelesaikan shalatku. Kemudian aku datang kepada beliau. Lalu beliau ﷺ bertanya,”Apakah yang menghalangi dirimu untuk datang kepadaku?Bukankah Allah سبحانه وتعالى telah berfirman: (Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan'Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kalian kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kalian) Kemudian Rasulullah ﷺ bersabda,"Sesungguhnya aku akan mengajarkan kepadamu surah paling agung dalam Al-Qur’an sebelum aku keluar”' Rasulullah ﷺ keluar dari masjid, lalu saya mengingat hal itu. Mujahid berkata tentang firmanNya: (Kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepada kalian) dia berkata yaitu kebenaran. Qatadah berkata tentang firmanNya: (kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepada kalian) dia berkata,”Itu adalah Al-Qur'an ini, di dalamnya terdapat keselamatan, kelestarian, dan kehidupan.Firman Allah سبحانه وتعالى: (dan ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah mendinding antara manusia dan hatinya) Ibnu Abbas berkata bahwa Allah menghalangi antara orang mukmin dan kekafiran, dan antara orang kafir dan keimanan
Sumber: https://tafsirweb.com/2890-surat-al-anfal-ayat-24.html
Informasi
Surat
الانفال (Al-Anfal)
Rampasan Perang — 75 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
24 dari 75 ayat
Juz
Juz 9
Halaman
Halaman 179
Ruku
Ruku 148
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 36 (72/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1184 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-8