الانفال (Al-Anfal)
Per AyatMushaf
يٰٓاَيُّهَا
wahai
النَّبِيُّ
Nabi
حَرِّضِ
kobarkanlah semangat
الْمُؤْمِنِيْنَ
orang-orang mukmin/beriman
عَلَى
atas/untuk
الْقِتَالِۗ
berperang
اِنْ
jika
يَّكُنْ
ada
مِّنْكُمْ
diantara kamu
عِشْرُوْنَ
duapuluh
صَابِرُوْنَ
orang-orang yang sabar
يَغْلِبُوْا
mereka mengalahkan
مِائَتَيْنِۚ
duaratus
وَاِنْ
dan jika
يَّكُنْ
ada
مِّنْكُمْ
diantara kamu
مِّائَةٌ
seratus
يَّغْلِبُوْٓا
mereka mengalahkan
اَلْفًا
seribu
مِّنَ
dari pada
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
كَفَرُوْا
kafir/ingkar
بِاَنَّهُمْ
dengan/disebabkan bahwasanya
قَوْمٌ
kaum
لَّا
tidak
يَفْقَهُوْنَ
mengerti
﴿٦٥﴾
Wahai Nabi (Muhammad)! Kobarkanlah semangat para mukmin untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar di antara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang (yang sabar) di antara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan seribu orang kafir, karena orang-orang kafir itu adalah kaum yang tidak mengerti.
1225 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Wahai nabi, doronglah orang-orang yang beriman kepadamu untuk berperang. Jika dari kalian ada duapuluh orang yang teguh bersabar ketika menghadpi musuh, niscaya mereka akan mengalahkan dua ratus orang dari mereka (musuh). lalu bila dari kalian ada seratus mujahid yang teguh bersabar, niscaya mereka akan mengalahkan seribu orang dari orang-orang kafir. Hal itu karena mereka itu (kaum kafir) adalah orang-orang yang tidak memiliki pengetahuan dan tidak memiliki pemahaman sedikitpun tentang kenikmatan yang disediakan Allah bagi orang-orang yang berjihad di jalanNya. sedang mereka berperang demi meraih martabat tinggi di dunia dan melakukan kerusakan di dalamnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/2931-surat-al-anfal-ayat-65.html
Tafsir as-Sa'di
65. Allah berfirman kepada NabiNya, “Hai Nabi, kobankanlah semangat para Mukmin itu untuk berperang.” Yakni doronglah dan paculah mereka untuk berperang dengan apa yang dapat menguatkan tekad mereka dan melecut semangat mereka, dengan memberikan anjuran dan janji pahala jihad dan melawan musuh, serta memberikan ancaman dan janji dosa terhadap sebaliknya, menjelaskan keutamaan kesabaran dan keberanian, serta apa yang dihasilkannya berupa kebaikan dunia dan akhirat, menjelaskan bahayanya sifat penakut, dan bahwa ia termasuk akhlak tercela yang menodai agama dam muru’ah, dan bahwa orang Mukmin lebih berhak untuk berani daripada yang lain."Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya merekapun menderita kesakitan (pula), sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari pada Allah apa yang tidak mereka harapkan. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana." (An-Nisa: 104). “JIka di antara kamu”, wahai orang-orang Mukmin “dua puluh orang yang sabar di antara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang (yang sabar) di antaramu, mereka dapat mengalahkan seribu orang-orang kafir.” Satu Muslim melawan sepuluh orang kafir.Hal itu karena orang-orang kafir itu adalah “kaum yang tidak mengerti.” Yakni mereka tidak mengetahui tentang apa yang Allah sediakan bagi para mujahidin di jalanNya. Orang-orang kafir berperang demi kekuasaan dan membuat kerusakan di bumi, sementara kamu memahami maksud dari berperang, bahwa ia adalah untuk meninggikan kalimat Allah, meninggikan agamaNya, membela kitabNya, dan meraih kemenangan besar di sisi Allah. Semua itu adalah pendorong untuk berani bersabar, dan maju ke medan perang.
Sumber: https://tafsirweb.com/2931-surat-al-anfal-ayat-65.html
Tafsir Al-Wajiz
65 Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin untuk memerangi orang musyrik dan musuh sekutunya . Jika ada dua puluh orang yang sabar diantaramu wahai orang mukmin, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan seribu dari pada orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti hikmah dari peperangan, dan mereka berperang tanpa menggunakan mata hati
Sumber: https://tafsirweb.com/2931-surat-al-anfal-ayat-65.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 64-66 Allah سبحانه وتعالى mengobarkan semangat Nabi ﷺ dan orang-orang mukmin untuk berperang dan menghadapi musuh. Allah memberitahukan kepada mereka bahwa Cukuplah Allah yang akan memberi kecukupan, menolong dan mendukung mereka dalam menghadapi musuh, meskipun jumlah musuh mereka lebih banyak bilangannya dan bantuannya lebih banyak, sedangkan jumlah mereka sedikit. Diriwayatkan dari Asy-Sya'bi tentang firmanNya: (Hai Nabi cukuplah Allah dan orang-orang mukmin yang mengikutimu (menjadi penolong) mu) dia berkata,”Cukuplah Allah dan orang-orang yang bersaksi denganmu.Oleh karena itu Allah berfirman: (Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin itu untuk berperang) Doronglah atau perintahkanlah mereka untuk berperang.Oleh karena itu, Rasulullah ﷺ mengobarkan semangat untuk berperang ketika belia membuat mereka berbaris dan menghadapi musuh. Sebagaimana Rasulallah ﷺ bersabda kepada para sahabat dalam perang Badar ketika orang-orang musyrik datang dengan jumlah yang lebih banyak dari mereka,”Bangkitlah kalian menuju surga yang luasnya sama dengan langit dan bumi” Kemudian Allah سبحانه وتعالى menyampaikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin seraya memberikan perintah, (Jika ada dua puluh orang yang sabar di antara kalian, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang (yang sabar) di antara kalian, mereka dapat mengalahkan seribu orang-orang kafir) setiap orang dapat mengalahkan sepuluh orang. Kemudian perintah ini dinasakh dan berita gembiranya masih tetap ada.Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, dia berkata,”Ayat ini diturunkan (Jika ada dua puluh orang yang sabar di antara kalian, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh) Maka hal tersebut terasa berat bagi orang-orang muslim, ketika Allah mewajibkan atas mereka agar tidak ada lari dalam menghadapi sepuluh orang musuh, kemudian datanglah keringanan, lalu Allah berfirman: (Sekarang Allah telah meringankan kepada kalian) Sampai firmanNya: (niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang) dia berkata,”Allah memberi keringanan kepada mereka dalam hal bilangan dan kekurangan dalam memandang, keringanan ini ditetapkan berdasarkan kemampuan mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/2931-surat-al-anfal-ayat-65.html
Informasi
Surat
الانفال (Al-Anfal)
Rampasan Perang — 75 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
65 dari 75 ayat
Juz
Juz 10
Halaman
Halaman 185
Ruku
Ruku 154
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 37 (74/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1225 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-8