Kembali ke Surat At-Taubah

التوبة (At-Taubah)

Surat ke-9, Ayat ke-4

اِلَّا الَّذِيْنَ عَاهَدْتُّمْ مِّنَ الْمُشْرِكِيْنَ ثُمَّ لَمْ يَنْقُصُوْكُمْ شَيْـًٔا وَّلَمْ يُظَاهِرُوْا عَلَيْكُمْ اَحَدًا فَاَتِمُّوْٓا اِلَيْهِمْ عَهْدَهُمْ اِلٰى مُدَّتِهِمْۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُتَّقِيْنَ

kecuali orang-orang musyrik yang telah mengadakan perjanjian dengan kamu dan mereka sedikit pun tidak mengurangi (isi perjanjian) dan tidak (pula) mereka membantu seorang pun yang memusuhi kamu, maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang bertakwa.

📚 Tafsir Al-Muyassar

Dikecualikan dari hukum tersebut, orang-orang musyrik yang telah masuk kedalam perjanjian damai dengan kalian sehingga waktu tertentu dan mereka tidak mengkhianati perjanjian, serta tidak membantu siapaun untuk memerangi kalian dari musuh. Maka sempurnakanlah perjanjian dengan mereka hingga waktunya berakhir. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertakwa, yang menjalankan perkara yang diperintahkan kepada mereka dan menghindari perbuatan syirik dan khianat dan perbuatan lainnya dari kemaksiatan-kemaksiatan.

Sumber: https://tafsirweb.com/3020-surat-at-taubah-ayat-4.html

📚 Tafsir as-Sa'di

4. Yakni pemutusan hubungan yang sempurna dan mutlak kepada seluruh orang-orang musrik itu. “kecuali orang-orang musrikin yang kamu telah mengadakan perjanjian dengan mereka”, mereka tetap dalam perjanjian mereka dan tidak terjadi dari mereka sesuatu yang mengharuskan pembatalan, mereka tidak mengurangi sesuatupun dari sisi perjanjian denganmu, tidak membantu orang lain melawanmu; untuk mereka itu, sempurnakanlah perajanjian dengan mereka sampai batasnya, baik pendek atau panjang, karena Islam tidak memerintahkan berkhianat, akan tetapi Islam mengajarkan memenuhi janji. “sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa.” Orang-orang yang melakukan apa yang diperintahkan, menjauhi syirik, khianat dan dosa-dosa lain.

Sumber: https://tafsirweb.com/3020-surat-at-taubah-ayat-4.html

📚 Tafsir Al-Wajiz

4 Kecuali orang-orang musyrikin yang kamu telah mengadakan perjanjian dengan mereka dan mereka tidak mengurangi sesuatu pun dari isi perjanjianmu dan tidak pula membantu seseorang yang memusuhimu seperti bani Dhomroh dan bani Kinanah, maka penuhilah janjinya terhadap mereka sampai batas waktunya. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa dan menepati janjinya

Sumber: https://tafsirweb.com/3020-surat-at-taubah-ayat-4.html

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ini merupakan pengecualian untuk masa tangguh empat bulan bagi orang yang telah mengadakan perjanjian perdamaian secara mutlak tanpa batasan waktu tertentu. Maka batas waktunya adalah empat bulan dia boleh berjalan dan pergi di muka bumi untuk menyelamatkan dirinya sesuai kehendaknya, kecuali bagi orang yang mempunyai perjanjian terikat dengan waktu yang masa tangguhnya telah habis. Telah disebutkan pembahasan yang lalu telah disebutkan hadits-hadits bahwa orang yang mempunyai perjanjian perdamaian dengan Rasulullah SAW, maka masa tangguhnya adalah sampai masa perjanjiannya habis.

Demikian itu dengan syarat, bahwa dia tidak merusak janjinya dan tidak membantu seseorang yang bermusuhan dengan orang-orang muslim, yakni tidak bersekongkol dengan orang dari selain mereka. Jadi orang inilah yang harus ditunaikan jaminan dan perjanjiannya sampai baas waktunya habis. Oleh karena itu Allah SWT menganjurkan untuk memenuhi perjanjian itu.

Allah berfirman: (Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa) yaitu orang-orang yang memenuhi janji mereka

Sumber: https://tafsirweb.com/3020-surat-at-taubah-ayat-4.html

Informasi Tambahan

Juz

10

Halaman

187

Ruku

156

Apabila kamu membaca Al-Quran, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk

Surah An-Nahl: 98

Adab Membaca Al-Quran

1. Suci dari Hadats

Pastikan dalam keadaan suci dari hadats besar dan kecil sebelum memegang dan membaca Al-Quran. Berwudhu terlebih dahulu merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada kitab suci Al-Quran.

2. Niat yang Ikhlas

Membaca Al-Quran dengan niat mencari ridha Allah SWT, bukan untuk pamer atau mencari pujian. Niat yang ikhlas akan membawa keberkahan dalam membaca Al-Quran.

3. Menghadap Kiblat

Diutamakan menghadap kiblat saat membaca Al-Quran sebagai bentuk penghormatan dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Posisi duduk yang sopan dan tenang juga dianjurkan.

4. Membaca Ta'awudz

Memulai dengan membaca ta'awudz dan basmalah sebelum membaca Al-Quran. Ta'awudz merupakan permintaan perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.

5. Khusyuk dan Tenang

Membaca dengan tenang dan penuh penghayatan, memahami makna ayat yang dibaca. Tidak tergesa-gesa dan memperhatikan tajwid dengan baik.

6. Menjaga Kebersihan

Membaca Al-Quran di tempat yang bersih dan suci, serta menjaga kebersihan diri dan pakaian. Hindari membaca Al-Quran di tempat yang tidak pantas.

7. Memperindah Suara

Membaca Al-Quran dengan suara yang indah dan tartil, sesuai dengan kemampuan. Tidak perlu memaksakan diri, yang terpenting adalah membaca dengan benar sesuai tajwid.

Masukan & Feedback:info@finlup.id
© 2026 quran.finlup.id - All rights reserved