التوبة (At-Taubah)
Per AyatMushaf
كَيْفَ
bagaimana
يَكُوْنُ
ada/jadi
لِلْمُشْرِكِيْنَ
bagi orang-orang musyrik
عَهْدٌ
perjanjian
عِنْدَ
disisi
اللّٰهِ
Allah
وَعِنْدَ
dan disisi
رَسُوْلِهٖٓ
RasulNya
اِلَّا
kecuali
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
عَاهَدْتُّمْ
kamu telah mengadakan perjanjian
عِنْدَ
disisi
الْمَسْجِدِ
Masjidil
الْحَرَامِۚ
Haram
فَمَا
maka selama
اسْتَقَامُوْا
mereka berlaku lurus
لَكُمْ
bagi kalian
فَاسْتَقِيْمُوْا
maka berlaku luruslah kamu
لَهُمْ
terhadap mereka
ۗاِنَّ
sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
يُحِبُّ
Dia menyukai
الْمُتَّقِيْنَ
orang-orang yang bertakwa
﴿٧﴾
Bagaimana mungkin ada perjanjian (aman) di sisi Allah dan Rasul-Nya dengan orang-orang musyrik, kecuali dengan orang-orang yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) di dekat Masjidilharam (Hudaibiyah), maka selama mereka berlaku jujur terhadapmu, hendaklah kamu berlaku jujur (pula) terhadap mereka. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang bertakwa.
1242 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan tidak sepatutnya kaum musyrikin memiliki perjanjian damai di sisi Allah dan di sisi RasulNya, kecuali orang-orang yang kalian telah mengadakan perjanjian perdamaian di dekat masjidil haram dalam peristiwa perdamaian hudaibiyah. Selama mereka tegak menepati isi perjanjian dengan kalian, maka tetaplah kalian menepati terhadap mereka seperti itu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertakwa yang memenuhi perjanjian-perjanjian mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/3023-surat-at-taubah-ayat-7.html
Tafsir as-Sa'di
7. Ini adalah penjelasan tentang hikmah yang mengharuskan berlepasnya Allah dan RasulNya dari orang-orang musrik. Dia berfirman, “bagaimana bisa ada perjanjian aman dari sisi Allah dan RasulNya dengan orang-orang musyrikin.” Apakah mereka melakukan kewajiban iman?Apakan mereka tidak menyakiti Rasululoh dengan orang-orang yang beriman? Bukankah mereka memerangi kebenaran dan menyokong kebatilan? Bukankah mereka telah melakukan kerusakan di muka bumi?Maka sudah selayaknya Allah berlepas diri dari mereka, dengan hendak mereka tidak memiliki jaminan dari Allah dan RasulNya, “kecuali dengan orang-orang yang telah kamu mengadakan perjanjian dengan mereka, dari kaum musrikin di dekat Masjidil Haram?” maka mereka memiliki perjanjian, khususnya di tempat yang mulia ini yang seharusnya di jaga. “maka selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku lurus pula kepada mnereka. Sesunggungya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa."
Sumber: https://tafsirweb.com/3023-surat-at-taubah-ayat-7.html
Tafsir Al-Wajiz
7 Bagaimana bisa ada perjanjian aman dari sisi Allah dan Rasul-Nya dengan orang-orang musyrikin, sebab mereka menghianati janji. Kecuali orang-orang yang kamu telah mengadakan perjanjian dengan mereka di dekat Masjidil haram pada hari Hudaibiyah? Mereka adalah Bani Dhomroh dan Kinanah. maka selama mereka berlaku lurus terhadap janji kepadamu, hendaklah kamu berlaku lurus pula terhadap mereka atas janji itu.Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa dan menjaga aturan Allah dan yang menepati janji.
Sumber: https://tafsirweb.com/3023-surat-at-taubah-ayat-7.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah سبحانه وتعالى menjelaskan hikmah dari pemutusan hubungan dengan orang-orang musyrik dan memberikan masa tangguh kepada mereka selama empat bulan. Kemudian setelahitu pedang yang tajam mendidik mereka, Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Tidak mungkin ada perjanjian (aman) terhadap orang-orang musyrik) yaitu keamanan dan membiarkan mereka dalam hal itu, serta mereka menyekutukan Allah, serta ingkar kepadaNya dan RasulNya (kecuali orang-orang yang kalian telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) di dekat Masjidil Haram) yaitu pada hari Hudaibiyyah, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Merekalah orang-orang yang kafir yang menghalangi kalian dari (masuk) Masjidil Haram dan menghalangi hewan kurban sampai ke tempat (penyembelihan)nya) (Surah Al-Fath: 25), (maka selama mereka berlaku lurus terhadap kalian, hendaklah kalian berlaku lurus (pula) terhadap mereka) yaitu bagaimaapun mereka berpegang kepada apa yang kalian ikatkan kepada mereka dan untuk tidak melakukan peperangan antara kalian dan mereka selama sepuluh tahun (hendaklah kalian berlaku lurus (pula) terhadap mereka.Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa) Rasulullah ﷺ dan orang-orang muslim melakukan hal itu. Perjanjian perdamaian dan gencatan senjata dengan penduduk Makkah mulai dari bulan Dzul Qa'dah di tahun keenam hijriyah sampai orang-orang Quraisy melanggar perjanjian itu. Mereka dari Bani Bakar yang bersekongkol untuk memerangi Bani Khuza'ah, sekutu Rasulullah ﷺ, Lalu mereka bersama sekutunya membunuh mereka di tanah haram.Maka sejak saat itu Rasulullah ﷺ memerangi mereka pada bulan Ramadhan di tahun ke delapan hijriyyah, lalu Allah memberikan kemenangan kepada beliau atas tanah haram dan menguasainya. Segala puji bagi Allah. Lalu beliau melepaskan orang-orang yang masuk Islam setelah kalah dan tak berdaya, lalu mereka diberi nama orang-orang yang dibebaskan. jumlah mereka kurang lebih dua ribu orang.Dan orang-orang yang masih pada kekafirannya dan melarikan diri dari Rasulullah ﷺ, beliau memerintahkan agar memberikan keamanan dan kemudahan bagi mereka di muka bumi selama empat bulan; dan mereka bisa pergi ke mana pun yang mereka inginkan, di antara mereka adalah Shafwan bin Umayyah, Ikrimah bin Abu Jahal, dan lainnya. Kemudian Allah memberi petunjuk kepada mereka setela itu, lalu mereka masuk Islam dengan sempurna. Terpujilah Allah dalam semua yang Dia takdirkan dan perbuat.
Sumber: https://tafsirweb.com/3023-surat-at-taubah-ayat-7.html
Informasi
Surat
التوبة (At-Taubah)
Pengampunan — 129 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
7 dari 129 ayat
Juz
Juz 10
Halaman
Halaman 188
Ruku
Ruku 157
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 38 (75/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1242 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-9