التوبة (At-Taubah)
Surat ke-9, Ayat ke-16
اَمْ حَسِبْتُمْ اَنْ تُتْرَكُوْا وَلَمَّا يَعْلَمِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ جَاهَدُوْا مِنْكُمْ وَلَمْ يَتَّخِذُوْا مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ وَلَا رَسُوْلِهٖ وَلَا الْمُؤْمِنِيْنَ وَلِيْجَةً ۗوَاللّٰهُ خَبِيْرٌۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan (begitu saja), padahal Allah belum mengetahui orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil teman yang setia selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman. Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.
📚 Tafsir Al-Muyassar
Diantara sunnatullah adalah datangnya cobaan. Maka janganlah kalian beranggapan wahai kaum Mukminin bahwa Allah akan membiarkan kalian tanpa cobaan; agar Allah mengetahui dengan ilmu yang jelas bagi makhluknya orang-orang yang ikhlas di dalam jihad mereka dan tidak menjadikan selain Allah dan RasulNya serta kaum mukminin teman dekat dan pelindung. Dan Allah maha mengetahui segala amal perbuatan kalian dan akan memberikan balasan kepada mereka dengan itu.
Sumber: https://tafsirweb.com/3032-surat-at-taubah-ayat-16.html
📚 Tafsir as-Sa'di
16. Allah berfirman kepada hamba-hambaNya yang beriman setelah memerintahkan kepada agar berjihad, “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan begitu saja”, tanpa cobaan, ujian, dan perintah yang membuktikan antara yang salah dan yang benar dalam keimanannya. “sedang Allah belum mengetahui dalam kenyataan orang-orang yang berjihad di antara kamu.” Yakni mengetahui tentang usaha kalian yang Nampak pada amalan nyata yang berakibat pahala dan siksa.
Maka dia mengetahui orang-orang yang berjihad di jalanNya untuk meninggikan kalimat Allah. “dan tidak menjadikan teman yang setia selain Allah, RasulNya, dan orang-orang yang beriman,” yakni wali dari kalangan orang-orang yang benar keimanan mereka, yang tidak cenderung kecuali agama Allah, dibedakan dari orang-orang yang dusta, yang mengklaim iman namun mereka mengangkat wali-wali dan kawan-kawan karib selain Allah, RasulNya, dan orang-orang yang beriman. “Dan Allah Maha Mengetahui apa-apa yang kamu kerjakan.” mengetahui apa yang kamu lakukan lalu Dia mengujimu dengan sesuatu yang menguji imanmu dan membalasmu atas amal perbuatanmu yang baik dan yang buruk.
Sumber: https://tafsirweb.com/3032-surat-at-taubah-ayat-16.html
📚 Tafsir Al-Wajiz
16 Apakah kalian orang-orang mukmin mengira bahwa kalian akan dibiarkan, dan beranggapan Allah belum mengetahui dalam kenyataan orang-orang yang berjihad di antara kamu untuk membedakan kalian dengan orang munafik dan belum tampak mana orang-orang yang berperang dengan ikhlas dan mana yang tidak dan yang setia selain Allah, yang tidak menjadikan pelindung mereka dari orang musyrik sebab menyampaikan rahasia mereka kepada orang musyrik, bukan kepada Allah, rasulNya dan orang-orang mukmin. Dan Allah Maha Mengetahui perbuatan mereka
Sumber: https://tafsirweb.com/3032-surat-at-taubah-ayat-16.html
📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah SWT berfirman: (Apakah kalian mengira) wahai orang-orang mukmin, bahwa Kami membiarkan diabaikan tanpa menguji kalian dengan perkara yang akan menampakkan orang-orang yang mempunyai keteguhan yang benar dari orang yang berdusta? Oleh karena itu Allah berfirman: (sedangkan Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kalian dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman) yaitu teman dekat, bahkan mereka secara lahir dan batin selalu memberi nasehat karena Allah dan Rasulallah SAW.
Jadi cukuplah dengan salah satunya daripada yang lainnya, Allah SWT berfirman dalam ayat lain: (Alif Lam Mim (1) Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan, "Kami telah beriman," sedangkan mereka tidak diuji lagi? (2) Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta (3)) (Surah Al-Ankabut) Kesimpulannya bahwa Allah SWT memerintahkan hamba-hambaNya untuk berjihad, setelah menjelaskan hikmah di dalamnya, yaitu menguji hamba-hambaNya, siapa saja di antara yang taat kepadaNya dan yang durhaka terhadapNya.
Allah SWT mengetahui apa yang sudah ada, yang akan ada, dan yang tidak ada, jika ada, maka bagaimana hal itu terjadi? Dia mengetahui sesuatu sebelum dan sesudah kejadiannya sesuai dengan apa yang ada. Tidak ada Tuhan dan Rabb selain Dia, dan tidak ada seorang pun yang menolak apa yang telah Dia takdirkan dan putuskan.
Sumber: https://tafsirweb.com/3032-surat-at-taubah-ayat-16.html
Informasi Tambahan
Juz
10
Halaman
189
Ruku
157