التوبة (At-Taubah)
Per AyatMushaf
يُبَشِّرُهُمْ
menggembirakan mereka
رَبُّهُمْ
Tuhan mereka
بِرَحْمَةٍ
dengan rahmat
مِّنْهُ
daripadaNya
وَرِضْوَانٍ
dan keridhaan
وَّجَنّٰتٍ
dan surga
لَّهُمْ
bagi mereka
فِيْهَا
didalamnya
نَعِيْمٌ
kesenangan
مُّقِيْمٌۙ
yang kekal
﴿٢١﴾
Tuhan menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat, keridaan dan surga, mereka memperoleh kesenangan yang kekal di dalamnya,
1256 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya mereka orang-orang mukmin yang berhijrah itu, bagi mereka berita gembira dari Tuhan mereka dengan rahmat yang luas dan keridhaan yang tdak ada kemurkaan setelah itu. Dan tempat kembali mereka adalah menuju surga yang abadi dan kenikmatan yang terus menerus.
Sumber: https://tafsirweb.com/3037-surat-at-taubah-ayat-21.html
Tafsir as-Sa'di
21. “Rabb mereka menggembirakan mereka”, sebagai rahmat, kemurahan, kebaikan, perhatian, dan kecintaan dariNya untuk mereka “dengan memberikan rahmat daripadaNya.” Dengannya Dia menghilangkan keburukan-keburukan dan menyampaikan kepada mereka semua kebaikan, “keridhaan” dariNya yang merupakan kenikmatan surga paling besar dan paling utama. Dia memberikan keridhaanNya, maka Dia tidak murka kepada mereka selamanya. “Dan Surga, mereka memperoleh di dalamnya kesenangan yang kekal.” Dari semua yang diinginkan oleh jiwa, yang dinikmati oleh mata yang tidak diketahui sifat dan kadarnya kecuali oleh Allah yang di antaranya adalah bahwa Allah menyediakan bagi para mujahidin di jalanNya seratus derajat, antara satu derajat dengan yang lainnya seperti antara langit dan bumi, seandainya semua makhluk berkumpul dalam satu derajat surga niscaya satu derajat surga itu mencukupi mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/3037-surat-at-taubah-ayat-21.html
Tafsir Al-Wajiz
21 Tuhan mereka memberi kabar gembira mereka dengan memberikan rahmat dari pada-Nya, keridhaan, yaitu ridho yang sempurna dari segala hal, itu adalah nikmat surga yang paling agung dan berupa surga-surga, mereka memperoleh kesenangan yang kekal di dalamnya dan tidak dipisahkan
Sumber: https://tafsirweb.com/3037-surat-at-taubah-ayat-21.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 19-22 Lalu Allah mengutamakan keimanan dan jihad bersama Nabi ﷺ atas tindakan orang-orang musyrik yang memakmurkan Baitullah dan memberi minum orang yang berhaji, dan hal itu tidak bermanfaat bagi mereka dengan tindakan kemusyrikan mereka, sekalipun mereka memakmurkandan menghormati Baitullah. Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mereka tidak sama di sisi Allah; dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum yang zalim) yaitu orang-orang yang menduga bahwa mereka adalah orang-orang yang memakmurkan masjid. Allah.Dia menyebut mereka sebagai orang-orang zalim dengan kemusyrikan mereka, maka tindakan memakmurkan itu tidak bermanfaatkan bagi mereka sedikit pun. Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang penafsiran ayat ini, dia berkata,”Ayat ini diturunkan tentang Abbas bin Abdul Muthalib ketika dia ditawan dalam perang Badar. dia berkata,"Jika kalian mendahului kami karena Islam, hijrah, dan jihad, maka sungguh kami memakmurkan Masjidil Haram, memberi minum orang-orang haji, dan membebaskan kemiskinan" Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Apakah (orang-orang) yang memberi minum kepada orang-orang yang mengerjakan haji kalian jadikan) Sampai firmanNya (dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum yang zalim) yaitu bahwa semua itu dilakukan ketika dia dalam kemusyrikan, dan Allah tidak menerima apa yang dilakukan dalam kemusyrikan.
Sumber: https://tafsirweb.com/3037-surat-at-taubah-ayat-21.html
Informasi
Surat
التوبة (At-Taubah)
Pengampunan — 129 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
21 dari 129 ayat
Juz
Juz 10
Halaman
Halaman 190
Ruku
Ruku 158
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 38 (76/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1256 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-9