التوبة (At-Taubah)

Per AyatMushaf
يٰٓاَيُّهَا
wahai
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
اٰمَنُوْا
beriman
مَا
mengapa
لَكُمْ
bagi kalian
اِذَا
jika
قِيْلَ
dikatakan
لَكُمُ
bagi kalian
انْفِرُوْا
berangkatlah
فِيْ
di
سَبِيْلِ
jalan
اللّٰهِ
Allah
اثَّاقَلْتُمْ
apakah kamu merasa berat
اِلَى
kepada
الْاَرْضِۗ
bumi
اَرَضِيْتُمْ
apakah kamu telah puas
بِالْحَيٰوةِ
dengan kehidupan
الدُّنْيَا
dunia
مِنَ
daripada
الْاٰخِرَةِۚ
akhirat
فَمَا
maka tidaklah
مَتَاعُ
kesenangan
الْحَيٰوةِ
kehidupan
الدُّنْيَا
dunia
فِى
di
الْاٰخِرَةِ
akhirat
اِلَّا
kecuali/hanyalah
قَلِيْلٌ
sedikit
﴿٣٨﴾
Wahai orang-orang yang beriman! Mengapa apabila dikatakan kepada kamu, “Berangkatlah (untuk berperang) di jalan Allah,” kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu lebih menyenangi kehidupan di dunia daripada kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit.
1273 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasulNya serta melaksanakan syariatNya, mengapa kalian bila diserukan kepada kalian, ”keluarlah kalian menuju jihad di jalan Allah untuk memerangi musuh-musuh kalian.” kalian bermalas-malasan dan tetap berada di rumah-rumah kalian? apakah kalian lebih mengutamakan kesenangan-kesenangan duniawi daripada kenikmatan akhirat? Maka apa yang kalian bersenang-senang dengannya di dunia ini adalah sedikit lagi akan fana. Sedangkan kenikmatan akhirat yang disediakan Allah bagi kaum Mukminin yang berjihad, amat banyak lagi abadi.

Sumber: https://tafsirweb.com/3054-surat-at-taubah-ayat-38.html

Tafsir as-Sa'di

38. Ketahuilah bahwa banyak ayat di dalam surat yang mulia ini turun pada perang Tabuk, ketika Nabi menyiapkan kaum Muslimin untuk memerangi Romawi, sementara waktu itu adalah musim panas, bekal minim dan kehidupan sulit, maka sebagiam kaum Muslimin meresa berat yang membuat Allah menegur dan mendorong mereka, Dia berfirman, “Hai orang-orang yang beriman”, tidakkah kalian tahu tuntunan keimanan dan sebab keyakinan adalah bersegera melaksanakan perintah Allah dan berlomba-lomba menuju ridhaNya, berjihad melawan musuhnya dan memenangkan agamamu? “ Apakah sebabnya apabila dikatakan kepada kamu, ‘berangkatlah untuk berperang di jalan Allah,’ kamu merasa berat dan ingin tinggal ditempatmu?” yakni, kamu bermalas-malasan, cenderung dan condong kepada keselamatan dan enak-enakan. “Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat?” yakni keadaanmu tidak lain kecuali sama dengan keadaan orang-orang yang rela dengan dunia dan mengejarnya tanpa peduli terhadap akhirat, seolah-olah dia tidak beriman kepadanya. “padahal kenikmatan hidup di dunia ini”, yang kamu condong kepadannya dan kamu dahulukan atas akhirat “hanyalah sedikit.” Segala urusan, mana yang lebih berhak untuk di dahulukan? Bukankah dunia dari awal sampai ujung tiada bandingannya dengan akhirat?Bepakah umur manusia yang sangar pendek itu sehingga dia menjadikannya tujuan akhir, sehingga seluruh usahanya, pikirannya, tindak tanduknya,yang ambisinya tidak lebih kecuali untuk dunia yang pendek yang penuh dengan polusi yang sarat dengan marabahaya? Dengan dasar apakah kamu mementingkannya di atas kehidupan akhirat, yang padanya terdapat seluruh nikmat, yang padanya terdapat seleluruh apa yang di inginkan oleh jiwa dan di nikmati oleh mata dan kamu pun kekal di dalamnya? Demi Allah, tidak akan mendahulukan dunia di atas akhirat orang yang imannya mantap di hatinya, pikirannya matang di kepalanya, yang termasuk sebagai Ulil Albab (orang-orang yang berakal).

Sumber: https://tafsirweb.com/3054-surat-at-taubah-ayat-38.html

Tafsir Al-Wajiz

38. Wahai orang-orang mukmin, apa yang kalian dapatkan ketika diminta untuk pergi (keluar untuk berperang), lalu kalian keberatan, yaitu lamban untuk jihad di jalan Allah, dan kalian lebih memilih untuk tetap berada di dalam rumah kalian? Apakah kalian puas dengan kenikmatan dunia sebagai ganti akhirat dan kenikmatannya yang abadi?Dan tidaklah kenikmatan dunia dibanding kenikmatan akhirat itu kecuali hina dan tidak penting. Mujahid berkata: “Peristiwa ini terjadi ketika mereka diperintahkan untuk perang Tabuk setelah penaklukan Mekah dan perang Hunain di waktu musim panas saat buah-buahan sedang lezat-lezatnya. Mereka ingin berteduh meskipun jalan keluar telah terbuka bagi mereka, lalu Allah menurunkan ayat ini”

Sumber: https://tafsirweb.com/3054-surat-at-taubah-ayat-38.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 38-39 Ini adalah celaan untuk orang yang tidak ikut dengan Rasulullah ﷺ dalam perang Tabuk, ketika buah-buahan sudah matang, dan naungan pada cuaca yang sangat panas. Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya apabila dikatakan kepada kalian, "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah) yaitu jika kalian diajak untuk berperang di jalan Allah (kalian merasa berat dan ingin tinggal di tempat kalian?) yaitu kalian malas dan cenderung untuk tinggal di tempat dengan menganggur dan menikmati buah-buahan yang matang. (Apakah kalian puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? ) yaitu mengapa kalian melakukan demikian? Apakah kalian puas dengan dunia sebagai ganti akhirat?Kemudian Allah سبحانه وتعالى memerintahkan untuk berzuhud terhadap dunia dan mendorong untuk mendapatkan akhirat. Lalu Allah berfirman: (padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit.) Diriwayatkan dari Al-Mustaurid, dia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,”Tidak ada dunia ini dibandingkan dengan akhirat, melainkan sebagaimana seseorang di antara kalian memasukkan jarinya ke dalam laut, maka hendaklah dia melihat apa yang didapat oleh jarinya?” Lalu beliau mengisyaratkan dengan jari tunjuk beliau.Kemudian Allah سبحانه وتعالى mengancam orang yang meninggalkan jihad, Dia berfirman: (Jika kalian tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kalian dengan siksa yang pedih.) untuk menolong NabiNya dan menegakkan agamaNya, seperti Allah berfirman: (dan jika kalian berpaling, niscaya Dia akan mengganti (kalian) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kalian (ini)) (Surah Muhammad: 38) (dan kalian tidak akan dapat memberi kemudaratan kepada-Nya sedikit pun) yaitu kalian tidak memberikan mudharat kepada Allah sedikit pun dengan keberpalingan, pembangkangan, dan keberatan kalian dari berjihad (Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu) yaitu Dia Maha Kuasa untuk menang atas para musuh tanpa kalian

Sumber: https://tafsirweb.com/3054-surat-at-taubah-ayat-38.html

Informasi

Surat

التوبة (At-Taubah)

Pengampunan — 129 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

38 dari 129 ayat

Juz

Juz 10

Halaman

Halaman 193

Ruku

Ruku 161

Manzil

Manzil 2

Hizb

Hizb 39 (77/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1273 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-9