التوبة (At-Taubah)
Per AyatMushaf
لَوْ
kalau
كَانَ
ada
عَرَضًا
harta/keuntungan
قَرِيْبًا
dekat/mudah diperoleh
وَّسَفَرًا
dan perjalanan
قَاصِدًا
sedang/tak berapa jauh
لَّاتَّبَعُوْكَ
tentu mereka mengikutimu
وَلٰكِنْۢ
dan tetapi
بَعُدَتْ
jauh
عَلَيْهِمُ
atas mereka
الشُّقَّةُۗ
jarak perjalanan yang dituju
وَسَيَحْلِفُوْنَ
dan mereka akan bersumpah
بِاللّٰهِ
dengan Allah
لَوِ
kalau
اسْتَطَعْنَا
kami sanggup
لَخَرَجْنَا
tentu kami keluar/berangkat
مَعَكُمْۚ
bersama kamu
يُهْلِكُوْنَ
mereka membinasakan
اَنْفُسَهُمْۚ
diri mereka
وَاللّٰهُ
dan Allah
يَعْلَمُ
Dia mengetahui
اِنَّهُمْ
bahwasanya mereka
لَكٰذِبُوْنَ
sungguh orang-orang yang dusta
ࣖ
﴿٤٢﴾
Sekiranya (yang kamu serukan kepada mereka) ada keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak seberapa jauh, niscaya mereka mengikutimu, tetapi tempat yang dituju itu terasa sangat jauh bagi mereka. Mereka akan bersumpah dengan (nama) Allah, “Jikalau kami sanggup niscaya kami berangkat bersamamu.” Mereka membinasakan diri sendiri dan Allah mengetahui bahwa mereka benar-benar orang-orang yang berdusta.
1277 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Allah mencela sekelompok dari golongan kaum munafik yang meminta izin kepada Rasulullah untuk tidak ambil bagian dalam perang Tabuk, untuk menerangkan bahwa seandainya tujuan keluar mereka adalah menuju harta rampasan yang berada di tempat yang dekat lagi mudah dicapai,dan perjalanan yang tidak berta pastilah mereka akan mengikutimu. Akan tetapi, karena mereka diseru untuk memerangi kekuatan Romawi yang berada di perbatasan negri Syam pada musim panas, merekapun mundur dan tidak ikut berangkat. Dan mereka akan mengajukan alasan ketidak berangkatan mereka dengan bersumpah bahwa sesungguhnya mereka tidak mampu melakukan hal itu.Mereka telah membinasakan diri mereka dengan kedustaan dan kemunafikan, dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya mereka itu benar-benar dusta dalam alasan-alasan yang mereka ungkapkan.
Sumber: https://tafsirweb.com/3058-surat-at-taubah-ayat-42.html
Tafsir as-Sa'di
42. “Kalau”, keluarnya mereka itu untuk mencari keuntungan yang mudah untuk didapatkan atau manfaat dunia yang mudah untuk diraih, atau bepergiannya adalah, “Perjalanan yang tidak berapa jauh,” yakni mudah lagi dekat, “pastilah mereka mengikutimu”, karena tidak adanya kesulitan yang berarti. “Tetapi tempat yang dituju itu amatlah jauh terasa oleh mereka.” Jaraknya bagi mereka adalah jauh. Perjalanannya bagi mereka adalah sulit. Oleh karena itu, mereka merasa berat untuk mengikutimu.Ini bukanlah tanda penghambaan, akan tetapi seorang hamba yang hakiki yang benar-benar beribadah kepada Allah dalam kondisi apa pun. “Mereka akan bersumpah dengan (nama) Allah, ‘Jikalau kami sanggup tentulah kami berangkat bersama-samamu’. “ yakni mereka akan bersumpah bahwa tidak keluarnya mereka disebabkan oleh suatu alasan, dan bahwa mereka memang tidak mampu melakukan itu. “Mereka membinasakan diri mereka sendiri”, dengan duduk, berpangku tangan, berdusta, dan mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan keyataannya. “Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta.” Sindiran ini hanyalah untuk orang-orang munafik yang tidak berpasrtisipasi bersama Nabi dalam perang Tabuk, lalu mereka menyampaikan alasan-alasan dusta, maka Nabi memaafkan mereka hanya dengan alasan yang mereka sampaikan, tanpa menguji mereka agar diketahui yang berdusta dan yang jujur, oleh karena itu Allah menegur Rasulullah atas ketergesa-gesaan beliau dalam memaklumi mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/3058-surat-at-taubah-ayat-42.html
Tafsir Al-Wajiz
42. Wahai rasul, kalau perintah yang kamu serukan itu kenikmatan dunia yang mudah diterima dan perjalanan yang mudah lagi normal, sungguh mereka akn berjalan bersamamu, yaitu orang-orang yang mengundurkan diri, namun mereka mengundurkan diri untuk pergi mengikuti perang Tabuk sedangkan telah terbuka jalan bagi mereka di waktu yang longgar. Dan mereka akan bersumpah demi Allah ketika kalian kembali dengan berkata: “Andai saja memungkinkan bagi kami untuk keluar menemui musuh, sungguh kami akan keluar bersama kalian” Mereka membinasakan diri sendiri dengan bersumpah palsu.Dan Allah mengetahui bahwa mereka berdusta dalam keimanannya
Sumber: https://tafsirweb.com/3058-surat-at-taubah-ayat-42.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mencela orang-orang yang tidak ikut dengan Nabi ﷺ dalam Perang Tabuk. Mereka tinggal, setelah diseru untuk berangkat berperang, seraya menampakkan bahwa mereka adalah orang-orang yang mempunyai alasan, sedangkan mereka tidak demikian. Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Kalau yang kamu serukan kepada mereka itu keuntungan yang mudah diperoleh) Ibnu Abbas berkata yaitu harta rampasan perang yang mudah diperoleh (Dan perjalanan yang tidak berapa jauh) yaitu dekat juga (pastilah mereka mengikutimu) yaitu maka mereka datang bersamamu untuk hal itu (tetapi tempat yang dituju itu amat jauh terasa oleh mereka) yaitu menuju ke negeri Syam (Mereka akan bersumpah dengan (nama) Allah) yaitu kepada kalian ketika kalian pulang kepada mereka (Jikalau kami sanggup, tentulah kami berangkat bersama-sama kalian) yaitu seandainya kami tidak mempunyai alasan, maka kami ikut bersama kalian.Lalu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Mereka membinasakan diri mereka sendiri, dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang dusta)
Sumber: https://tafsirweb.com/3058-surat-at-taubah-ayat-42.html
Informasi
Surat
التوبة (At-Taubah)
Pengampunan — 129 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
42 dari 129 ayat
Juz
Juz 10
Halaman
Halaman 194
Ruku
Ruku 161
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 39 (77/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1277 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-9