البقرة (Al-Baqarah)

Per AyatMushaf
اَلَّذِيْنَ
orang-orang yang
اٰتَيْنٰهُمُ
Kami telah berikan kepada mereka
الْكِتٰبَ
Al Kitab
يَتْلُوْنَهٗ
mereka membacanya
حَقَّ
benar
تِلَاوَتِهٖۗ
bacaannya
اُولٰۤىِٕكَ
mereka itulah
يُؤْمِنُوْنَ
mereka beriman
بِهٖ
kepadanya
ۗ
وَمَنْ
dan barang siapa
يَّكْفُرْ
ingkar
بِهٖ
kepadanya
فَاُولٰۤىِٕكَ
maka mereka itulah
هُمُ
mereka
الْخٰسِرُوْنَ
orang-orang yang rugi
ࣖ
﴿١٢١﴾
Orang-orang yang telah Kami beri Kitab, mereka membacanya sebagaimana mestinya, mereka itulah yang beriman kepadanya. Dan barangsiapa ingkar kepadanya, mereka itulah orang-orang yang rugi.
128 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Orang-orang yang telah kami berikan kepada mereka Al-kitab dari kalangan Yahudi dan Nasrani, mereka membacanya dengan sebaik-baiknya dan mengikuti kandungannya dengan sebenar-benarnya, mengimani semua yang terkandung di dalamnya, dan juga beriman kepada para utusan Allah, termasuk beriman kepada penutup mereka yaitu rasul dan nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, tidak mengganti dan mengubah-ubah apa yang ada di dalamnya. Mereka itulah orang-orang yang beriman kepada Nabi Muhammad Shalallahu Wassalam dan kepada apa yang diturunkan kepadanya. Adapun orang-orang yang merubah-ubah isi Al-kitab dan menyembunyikan sebagian isi yang lain, mereka itu adalah orang-orang yang ingkar kepada Nabi Muhammad sholallohu ‘alaihi wasallam.Dan barangsiapa yang kafir kepadanya maka mereka itulah orang-orang yang paling besar kerugiannya di sisi Allah.

Sumber: https://tafsirweb.com/552-surat-al-baqarah-ayat-121.html

Tafsir as-Sa'di

121. Allah ta’ala mengabarkan bahwasanya orang yang telah Dia berikan kitab dan dikaruniai dengannya karunia yang mutlak, mereka itu “membacanya dengan bacaan yang sebenarnya,” maksudnya mereka mengikutinya dengan sebenar-benar ketaatan. Kata ‘tilaawatun’ (disini) bemakna mengikuti.Mereka menghalalkan yang halalnya dan mengharamkan yang haramnya, mereka melaksanakan ayat yang jelas (muhkam) dan beriman kepada ayat yang tidak jelas (mutasyabih). Itulah orang-orang yang bahagia di antara ahli kitab yang mengetahui nikmat-nikmat Allah dan mereka mensyukurinya, mereka beriman kepada setiap Rosul dan mereka tidak membeda-bedakan salah seorang pun diantara mereka, maka mereka itulah orang-orang yang beriman secara benar, yang bukan dari orang yang berkata, “Kami beriman kepada Taurat yang diturunkan kepada kami namun kami ingkar terhadap al-Qur’an yang datang setelahnya.” Oleh karena itu, Allah mengancam mereka dalam FirmanNya, “Dan barangsiapa yang ingkar kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.”

Sumber: https://tafsirweb.com/552-surat-al-baqarah-ayat-121.html

Tafsir Al-Wajiz

Orang-orang yang telah kami beri Alquran mengikuti perintahnya dengan sungguh-sungguh, juga mengamalkan isinya. Mereka menghalalkan apa yang dihalalkan, dan mengharamkan apa yang diharamkan. Merekalah orang-orang yang mempercayai kebenaran Alquran dengan sepenuh hati.Adapun orang-orang yang mengingkari Alquran merekalah orang yang merugi, karena mereka menukar keimanan dengan kekufuran

Sumber: https://tafsirweb.com/552-surat-al-baqarah-ayat-121.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 120-121 Ibnu Jarir berkata bahwa makna firman Allah سبحانه وتعالى, (Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka) Wahai nabi Muhammad, orang Yahudi dan Nasrani tidak akan merasa puas terhadapmu selamanya, maka tinggalkanlah mencari keridhaan dan persetujuan mereka. Tetapi fokuslah untuk mencari keridhaan Allah dengan menyampaikan kebenaran yang Dia utuskan kepada mereka. Terkait firman Allah سبحانه وتعالى, (Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)) maknanya adalah, Katakanlah, wahai Muhammad, bahwa petunjuk yang Allah diutuskan kepadaku adalah petunjuk yang sejati." Maknanya yaitu agama yang lurus, benar, sempurna, dan menyeluruh (Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu) di dalamnya terdapat ancaman dan peringatan yang sangat keras kepada umat agar tidak mengikuti jalan yang ditempuh oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani setelah mereka mengetahui isi Al-Quran dan Sunnah (Berlindunglah kepada Allah dari hal tersebut) Penyampaian ayat ini ditujukan kepada Rasulullah ﷺ dan seluruh umat.Firman Allah سبحانه وتعالى: (Orang-orang yang telah Kami berikan Al Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya) Diriwayatkan dari Qatadah, mereka adalah orang-orang Yahudi dan Nasrani. Pendapat ini juga disampaikan oleh Abdurrahman bin Zaid bin Aslam, dan dipilih oleh Ibnu Jarir. Diriwayatkan Ibnu Abbas terkait firman Allah سبحانه وتعالى: (dengan bacaan yang sebenarnya) dia berkata: Mereka mengikuti dengan sungguh-sungguh.Kemudian dia membaca: (dan bulan apabila mengiringinya (2)) [Surah Asy-Syams] maknanya mereka mengikuti jejaknya.Dia berkata: diriwayatkan dari ‘Ikrimah, ‘Atha', Mujahid, Abu Razin, dan Ibrahim An-Nakha'i yang menyampaikan pendapat serupa. Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud terkait firman Allah سبحانه وتعالى: (membacanya dengan bacaan yang sebenarnya) dia berkata: “Mereka mengikutinya dengan sungguh-sungguh." Terkait firmanNya: (mereka itu beriman kepadanya) merupakan berita tentang (Orang-orang yang telah Kami berikan Al Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya) maknanya yaitu orang yang melaksanakan ajaran kitabNya dari kalangan Ahli Kitab yang diturunkan kepada para nabi sebelumnya dengan menjalankan hukum-hukumnya sebagaimana mestinya, sungguh ia telah beriman pada apa yang kamu sampaikan, wahai Muhammad. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan (Al Quran) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka) (Surah Al-Ma'idah: 66) dan (Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu") (Surah Al-Ma'idah: 68) yaitu jika kalian melaksanakan dengan sebenarnya, beriman dengan sungguh-sungguh, dan membenarkan apa yang terkandung di dalamnya berupa berita tentang diutusnya nabi Muhammad ﷺ, penggambaran dan sifat-sifatnya, perintah untuk mengikuti, membantu dan mendukungnya, dimana hal itu membimbingmu kepada kebenaran, serta mengikuti kebaikan di dunia dan akhirat.Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى firman: ((Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil) (Surah Al-A'raf: 157) dan (Katakanlah: "Berimanlah kamu kepadanya atau tidak usah beriman (sama saja bagi Allah).Sesungguhnya orang-orang yang diberi pengetahuan sebelumnya apabila Al Quran dibacakan kepada mereka, mereka menyungkur atas muka mereka sambil bersujud (107) dan mereka berkata: "Maha Suci Tuhan kami, sesungguhnya janji Tuhan kami pasti dipenuhi" (108)) (Surah Al-Isra) maknanya yaitu jika apa yang Kami janjikan kepada tentang nabi Muhammad ﷺ benar adanya.Oleh karena itu, Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan barangsiapa di antara mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya yang kafir kepada Al Quran, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya) (Surah Hud: 17) Dalam hadits yang shahih, “Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, tidak ada seorang pun dari umat ini (baik dari kalangan Yahudi maupun Nasrani), kemudian dia tidak beriman kepadaku, melainkan dia akan masuk neraka.'"

Sumber: https://tafsirweb.com/552-surat-al-baqarah-ayat-121.html

Informasi

Surat

البقرة (Al-Baqarah)

Sapi — 286 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

121 dari 286 ayat

Juz

Juz 1

Halaman

Halaman 19

Ruku

Ruku 15

Manzil

Manzil 1

Hizb

Hizb 4 (7/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-128 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-2