التوبة (At-Taubah)
Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
اَنْفِقُوْا
nafkahkanlah
طَوْعًا
dengan sukarela
اَوْ
atau
كَرْهًا
dengan terpaksa
لَّنْ
tidak
يُّتَقَبَّلَ
akan diterima ia
مِنْكُمْ
dari kamu
ۗاِنَّكُمْ
sesungguhnya kalian
كُنْتُمْ
kalian adalah
قَوْمًا
kaum
فٰسِقِيْنَ
orang-orang yang fasik
﴿٥٣﴾
Katakanlah (Muhammad), “Infakkanlah hartamu baik dengan sukarela maupun dengan terpaksa, namun (infakmu) tidak akan diterima. Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang fasik.”
1288 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Katakanlah (wahai nabi), kepada orang-orang munafik, ”infakkanlah harta kalian dengan cara apapun yang kalian kehendaki dan dalam keadaan apapun yang kalian inginkan, baik dengan tulus maupun terpaksa, niscaya Allah tidak akan menerima infak-infak kalian, karena sesungguhnya kalian adalah kaum yang telah keluar dari agama Allah dan ketaatan kepadaNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/3069-surat-at-taubah-ayat-53.html
Tafsir as-Sa'di
53. Allah berfirman menjelaskan kebathilan nafkah orang-orang yang munafik dan menyebutkan penyebabnya. “Katakanlah” kepada mereka, “nafkahkanlah hartamu baik dengan suka rela”, dari dirimu “ataupun dengan terpaksa”, atas itu tanpa kerelaan, “namun nafkah itu sekali-kali tidak akan diterima darimu.” Yakni, tidak ada sedikitpun amalmu yang di terima, karena “sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang fasik.” Keluar dari ketaatan kepada Allah.
Sumber: https://tafsirweb.com/3069-surat-at-taubah-ayat-53.html
Tafsir Al-Wajiz
53. Wahai Nabi, katakanlah kepada orang-orang munafik: “Bagaimanapun kamu menafkahkan harta di jalan Allah dengan taat atau dengan kebencian, niscaya nafkah kalian tidak akan diterima di sisi Allah dan tidak ada pahala bagi kalian. Sesungguhnya kalian adalah kaum yang tidak taat, sombong dan pembangkang” Ayat ini turun terkait Jaddun bin Qays ketika mengundurkan diri dari perang Tabuk dan berkata kepada Rasulallah ﷺ: “Ini adalah apa yang kumiliki, Aku membantumu dengan ini, maka tinggalkanlah aku”
Sumber: https://tafsirweb.com/3069-surat-at-taubah-ayat-53.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 52-54 Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Katakanlah) kepada mereka, wahai Muhammad (Tidak ada yang kalian tunggu-tunggu bagi kami) yaitu menunggu kami (kecuali salah satu dari dua kebaikan) yaitu mati syahid atau mendapatkan kemenangan atas kalian. Pendapatkan dikatakan oleh Ibnu Abbas. Mujahid.Qatadah, dan lainnya. (Dan kami menunggu-nunggu bagi kalian) kami menunggu kalian (bahwa Allah akan menimpakan kepada kalian azab (yang besar) dari sisi-Nya atau (azab) dengan tangan kami) kami menunggu kalian akan ditimpa ini atau itu, yaitu: (bahwa Allah akan menimpakan kepada kalian azab (yang besar) dari sisi-Nya atau (azab) dengan tangan kami) dengan ditawan atau terbunuh. (Sebab itu tunggulah, sesungguhnya kami menunggu-nunggu bersama kalian) Firman Allah سبحانه وتعالى (Katakanlah Nafkahkanlah harta kalian, baik dengan sukarela ataupun dengan terpaksa”) yaitu bagaimanapun kalian membelanjakan secara sukarela atau terpaksa (namun nafkah itu sekali-kali tidak akan diterima dari kalian. Sesungguhnya kalian adalah orang-orang yang fasik) Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang penyebab hal itu bahwa tidak diterima dari mereka (melainkan karena mereka kafir kepada Allah dan RasulNya) yaitu amal itu hanya sah dengan keimanan (dan mereka tidak mengerjakan salat melainkan dengan malas) yaitu tidak ada niat yang benar dan semangat bagi mereka untuk beramal (dan tidak (pula) mereka menafkahkan) membelanjakan (melainkan dengan rasa enggan) Nabi ﷺ bersabda sesungguhnya Allah tidak akan bosan sehingga kalian bosan” dan “sesungguhnya Allah itu Maha Baik, dan tidak menerima kecuali yang baik” Oleh karena itu Allah tidak menerima nafkah dan amal, Karena Dia hanya menerima dari orang-orang yang bertakwa.
Sumber: https://tafsirweb.com/3069-surat-at-taubah-ayat-53.html
Informasi
Surat
التوبة (At-Taubah)
Pengampunan — 129 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
53 dari 129 ayat
Juz
Juz 10
Halaman
Halaman 195
Ruku
Ruku 162
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 39 (78/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1288 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-9