Kembali ke Surat Al-Baqarah

البقرة (Al-Baqarah)

Surat ke-2, Ayat ke-122

يٰبَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ اذْكُرُوْا نِعْمَتِيَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَاَنِّيْ فَضَّلْتُكُمْ عَلَى الْعٰلَمِيْنَ

Wahai Bani Israil! Ingatlah nikmat-Ku yang telah Aku berikan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu dari semua umat yang lain di alam ini (pada masa itu).

📚 Tafsir Al-Muyassar

Wahai anak keturunan Ya'kub Ingatlah nikmat Ku yang sangat banyak atas kalian, dan sesungguhnya Aku telah melebihkan kalian di atas orang-orang sezaman kalian dengan banyaknya para nabi kalian, dan apa yang diturunkan kepada mereka berupa kitab-kitab suci .

Sumber: https://tafsirweb.com/554-surat-al-baqarah-ayat-122.html

📚 Tafsir as-Sa'di

122-123. Tafsir ayat telah dijelaskan di atas.

Sumber: https://tafsirweb.com/554-surat-al-baqarah-ayat-122.html

📚 Tafsir Al-Wajiz

Wahai kaum Bani Israil, ingat-ingatlah nikmat yang Kami anugerahkan kepada kalian dan para pendahulu kalian dengan bersyukur kepadaku dan taat kepadaku. Kami-pun (pada masa itu) telah memberi kelebihan kepada pendahulu kalian atas hamba yang lain. Mengingat kembali atas berbagai nikmat dan peringatan tentang kedengkian untuk memahami tujuan utama dari kisah tersebut

Sumber: https://tafsirweb.com/554-surat-al-baqarah-ayat-122.html

📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 122-123 Kemungkinan ayat ini telah dihadirkan di awal surah dan diulang di sini untuk menegaskan dan mendorong untuk mengikuti Rasulullah SAW, nabi yang ummi yang sifatnya mereka temukan dalam kitab-kitab mereka, tentang gambaran, nama, perintah, dan umatnya. Ingatkanlah mereka untuk tidak menyembunyikan hal ini, atau menyembunyikan nikmat-nikmat yang telah diberikan atas mereka, serta pertintahkan mereka untuk mengingat nikmat Allah atas mereka, baik nikmat dunia maupun nikmat agama, dan agar mereka tidak iri terhadap saudara-saudara mereka dari kalangan bangsa Arab atas rezeki yang diberikan Allah kepada mereka berupa mengutus Rasul penutup dari mereka. Ini seharusnya tidak membuat mereka iri hingga menolak, mendustakan, dan menolak sepakat dengan kebenarannya, semoga shalawat dan salam dari Allah senantiasa tercurahkan kepada beliau sampai hari kiamat

Sumber: https://tafsirweb.com/554-surat-al-baqarah-ayat-122.html

Informasi Tambahan

Juz

1

Halaman

19

Ruku

16

Apabila kamu membaca Al-Quran, hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk

Surah An-Nahl: 98

Adab Membaca Al-Quran

1. Suci dari Hadats

Pastikan dalam keadaan suci dari hadats besar dan kecil sebelum memegang dan membaca Al-Quran. Berwudhu terlebih dahulu merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada kitab suci Al-Quran.

2. Niat yang Ikhlas

Membaca Al-Quran dengan niat mencari ridha Allah SWT, bukan untuk pamer atau mencari pujian. Niat yang ikhlas akan membawa keberkahan dalam membaca Al-Quran.

3. Menghadap Kiblat

Diutamakan menghadap kiblat saat membaca Al-Quran sebagai bentuk penghormatan dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Posisi duduk yang sopan dan tenang juga dianjurkan.

4. Membaca Ta'awudz

Memulai dengan membaca ta'awudz dan basmalah sebelum membaca Al-Quran. Ta'awudz merupakan permintaan perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.

5. Khusyuk dan Tenang

Membaca dengan tenang dan penuh penghayatan, memahami makna ayat yang dibaca. Tidak tergesa-gesa dan memperhatikan tajwid dengan baik.

6. Menjaga Kebersihan

Membaca Al-Quran di tempat yang bersih dan suci, serta menjaga kebersihan diri dan pakaian. Hindari membaca Al-Quran di tempat yang tidak pantas.

7. Memperindah Suara

Membaca Al-Quran dengan suara yang indah dan tartil, sesuai dengan kemampuan. Tidak perlu memaksakan diri, yang terpenting adalah membaca dengan benar sesuai tajwid.

Masukan & Feedback:info@finlup.id
© 2026 quran.finlup.id - All rights reserved