التوبة (At-Taubah)
Per AyatMushaf
اَلَمْ
tidakkah
يَعْلَمُوْٓا
mereka mengetahui
اَنَّ
bahwa sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
يَعْلَمُ
Dia mengetahui
سِرَّهُمْ
rahasia mereka
وَنَجْوٰىهُمْ
dan bisikan mereka
وَاَنَّ
dan bahwa sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
عَلَّامُ
amat mengetahui
الْغُيُوْبِ
segala yang gaib
﴿٧٨﴾
Tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah mengetahui rahasia dan bisikan mereka, dan bahwa Allah mengetahui segala yang gaib?
1313 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Tidaklah orang-orang munafik itu tahu bahwa sesengguhnya Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dalam hati mereka dan apa yang mereka ceritakan di tempat-tempat berkumpul mereka, berupa tipu daya dan makar jahat, dan sesungguhnya Allah mahamengetahui perkara-perkara ghaib? kemudian Dia akan memberi balasan kepada mereka atas perbuatan-perbuatan yang telah Allah perhitungkan atas mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/3094-surat-at-taubah-ayat-78.html
Tafsir as-Sa'di
78. Karena itu Allah mengancam orang yang melakukan hal ini dengan FirmanNya, “Tidakkah mereka tahu bahwasanya Allah mengetahui rahasia dan bisikan mereka, dan bahwasanya Allah amat mengetahui segala yang ghaib?” Allah akan membalas mereka atas apa yang mereka kerjakan yang diketahui oleh Allah. Ayat-ayat ini turun mengenai seorang munafik yang bernama Tsa’labah, dia datang kepada Nabi memohon kepadanya untuk berdoa kepada Allah agar memberinya karunia, dan bahwa jika Allah memberinya maka dia akan bersedekah, bersilaturahim, dan menolong orang yang dalam musibah, maka Nabi mendoakannya.Dia memiliki kambing, kambingnya itu terus berkembang biak sehingga dia menggembalakannya sampai ke luar Madinah, akibatnya dia tidak menghadiri kecuali sebagian shalat lima waktu, lalu dia semakin menjauh, akibatnya dia tidak lagi menghadiri kecuali Shalat Jum’at, kambingnya bertambah banyak maka dia semakin jauh menggembalakannya, akibatnya adalah dia tidak menghadiri jamaah dan Jum’at. Nabi merasa kehilangan dia, beliau diberi tahu tentang keadaannya, maka Nabi mengutus orang untuk mengambil zakat dari orang-orang yang wajib zakat. Ketika mereka mendatangi Tsa’labah, maka Tsa’labah berkata, “Ini tidak lain kecuali jizyah.Ini tidak lain kecuali saudaranya jizyah.” Ketika Tsa’labah tidak mau membayar zakat, mereka datang kepada Nabi dan menyampaikan hal itu. Ketika ayat ini turun padanya dan pada orang semisalnya, maka sebagian keluarganya menyampaikannya kepada Tsa’labah. Dia pun datang membawa zakatnya kepada Nabi, tetapi Nabi tidak mau menerimanya.Setelah Nabi wafat, zakatnya dibawa kepada Abu bakar, Abu bakar juga tidak mau menerimanya, lalu kepada Umar setelah Abu Bakar, dan Umar pun tidak mau menerimanya. Dikatakan bahwa Tsa’labah meninggal pada masa Utsman.
Sumber: https://tafsirweb.com/3094-surat-at-taubah-ayat-78.html
Tafsir Al-Wajiz
78. Apakah orang-orang munafik itu tidak tahu bahwa Allah mengetahui apa yang terselip dalam dada mereka berupa kekufuran dan niat jahat, dan apa yang mereka bicarakan secara rahasia di rumah mereka berupa pembicaraan sia-sia tentang Islam, Nabi ﷺ dan orang-orang mukmin. Dan sesungguhnya tidak ada sesuatu pun yang luput dari Allah.
Sumber: https://tafsirweb.com/3094-surat-at-taubah-ayat-78.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 75-78 Allah سبحانه وتعالى berfirman,”Di antara orang-orang munafik itu terdapat seseorang yang memberikan janji kepada Allah,"Jika Allah memberinya kecukupan dari keutamaanNya, maka dia benar-benar akan menyedekahkan sebagian dari hartanya, dan dia benar-benar termasuk orang-orang yang shalih" Lalu dia tidak memenuhi apa yang telah dia ucapkan, tidak pula membenarkan apa yang dia klaim. Lalu Allah menghukum mereka akibat perbuatan itu karena kemunafikan yang menetap dalam hatinya sampai hari mereka bertemu dengan Allah سبحانه وتعالى pada hari kiamat nanti, Kita berlindung kepada Allah dari hal itu. Firman Allah سبحانه وتعالى: (karena mereka telah memungkiri terhadap Allah apa yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya) yaitu Allah menimbulkan kemunafikan dalam hati mereka karena mereka mengingkari sumpah mereka dan berdusta.Sebagaimana dalam hadits shahih Bukhari Muslim dari Rasulullah ﷺ bahwa beliau bersabda,”Tanda orang munafik itu ada tiga, jika berbicara, dia berdusta, jika berjanji dia ingkar, dan jika dipercaya dia berkhianat” Hadits ini memiliki banyak bukti yang menguatkannya. Hanya Allah yang lebih mengetahui Firman Allah سبحانه وتعالى: (Tidakkah mereka tahu bahwasanya Allah mengetahui rahasia dan bisikan mereka) Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia mengetahui rahasia dan yang tersembunyi. Dia mengetahui isi hati mereka, sekalipun mereka menampakkan bahwa jika mereka mendapatkan harta, mereka akan menyedekahkan sebagian dari harta itu dan bersyukur atas harta itu.Sesungguhnya Allah lebih mengetahui tentang mereka daripada diri mereka sendiri. Allah Maha Mengetahui semua yang ghaib, yakni mengetahui semua yang ghaib dan tampak, semua rahasia dan bisikan hati. Dia mengetahui semua yang tampak dan yang tersembunyi.
Sumber: https://tafsirweb.com/3094-surat-at-taubah-ayat-78.html
Informasi
Surat
التوبة (At-Taubah)
Pengampunan — 129 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
78 dari 129 ayat
Juz
Juz 10
Halaman
Halaman 199
Ruku
Ruku 165
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 40 (80/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1313 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-9