التوبة (At-Taubah)
Per AyatMushaf
وَاِذَآ
dan apabila
اُنْزِلَتْ
diturunkan
سُوْرَةٌ
suatu surat
اَنْ
hendaknya
اٰمِنُوْا
berimanlah kamu
بِاللّٰهِ
kepada Allah
وَجَاهِدُوْا
dan berjihadlah kamu
مَعَ
bersama
رَسُوْلِهِ
RasulNya
اسْتَأْذَنَكَ
minta izin kepadamu
اُولُوا
orang-orang yang mempunyai
الطَّوْلِ
kesanggupan
مِنْهُمْ
diantara mereka
وَقَالُوْا
dan mereka berkata
ذَرْنَا
biarkanlah kami
نَكُنْ
adalah kami
مَّعَ
bersama
الْقٰعِدِيْنَ
orang-orang yang duduk
﴿٨٦﴾
Dan apabila diturunkan suatu surah (yang memerintahkan kepada orang-orang munafik), “Berimanlah kepada Allah dan berjihadlah bersama Rasul-Nya,” niscaya orang-orang yang kaya dan berpengaruh di antara mereka meminta izin kepadamu (untuk tidak berjihad) dan mereka berkata, “Biarkanlah kami berada bersama orang-orang yang duduk (tinggal di rumah).”
1321 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan apabila turun surat kepada Muhammad yang memerintahkan untuk beriman kepada Allah, ikhlas kepadaNya dan berjihad bersama rasulullah , maka meminta izin kepadamu (wahai rasul) orang-orang yang kaya dari kalangan orang-orang munafik sembari berkata ”tinggalkanlah kami bersama orang-orang yang tinggal lagi tidak berdaya untuk berangkat perang.”
Sumber: https://tafsirweb.com/3102-surat-at-taubah-ayat-86.html
Tafsir as-Sa'di
86. Allah berfirman menjelaskan sikap orang-orang munafik yang terus menerus merasa berat dalam melaksanakan ketaatan, dan bahwa surat-surat dan ayat-ayat tidak berpengaruh pada mereka, “dan apabila diturunkan sesuatu surat (yang memerintahkan kepada orang munafik itu)”, yang padanya mereka diminta untuk beriman kepada Allah dan berjihad di jalanNya, “niscaya orang-orang yang sanggup di antara mereka meminta izin kepadamu (untuk tidak berjihad).” Yakni orang-orang yang berharta yang tidak beruzur, padahal Allah telah memberi mereka harta dan anak-anak, mengapa mereka tidak bersyukur kepada Allah, memujiNya, dan melakukan apa yang diwajibkanNya dan yang telah dimudahkan atas mereka?Akan tetapi mereka enggan kecuali bermalas-malasan dan meminta izin untuk tidak berangkat. “Dan mereka berkata, ‘Biarkanlah kami berada bersama orang-orang yang duduk’.”
Sumber: https://tafsirweb.com/3102-surat-at-taubah-ayat-86.html
Tafsir Al-Wajiz
86. Tatkala turun suatu surah atau sebagian surah Al-Qur’an yang memerintahkan mereka untuk beriman kepada Allah dan berjihad bersama rasulullah, maka orang yang memiliki keutamaan, kelapangan, dan kemampuan untuk berjihad dengan jiwa dan harta akan meminta ijin kepadamu untuk mengundurkan diri dari jihad. Mereka akan berkata: “Tinggalkanlah kami bersama orang-orang yang tidak mampu berperang dan dimaafkan, seperti orang-orang yang lemah, anak-anak dan perempuan” Ini adalah bukti kepengecutan, kerendahan dan kehinaan.
Sumber: https://tafsirweb.com/3102-surat-at-taubah-ayat-86.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 86-87 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mengingkari dan mencela orang-orang yang tidak ikut dan enggan berjihad, sedangkan dia mampu dan mempunyai keluasan serta kekayaan untuk itu. Lalu mereka meminta izin kepada Rasulullah ﷺ untuk tetap tinggal. Mereka berkata: (Biarkanlah kami berada bersama orang-orang yang duduk) Mereka rela diri mereka mendapat aib karena tinggal di tempat mereka bersama para wanita yang tidak ikut berperang setelah pasukan berangkat.Ketika peperangan terjadi, mereka adalah orang paling pengecut. Ketika keadaan aman, mereka adalah orang-orang yang paling banyak bicara. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman tentang mereka dalam ayat lain: (Apabila datang ketakutan (bahaya), kamu lihat mereka itu memandang kepadamu dengan mata yang terbalik-balik seperti orang yang pingsan karena akan mati, dan apabila ketakutan telah hilang, mereka mencaci kamu dengan lidah yang tajam) (Surah Al-Ahzab: 19) yaitu lisan mereka menghamburkan perkataan yang tajam dalam keadaan aman, namun dalam peperangan mereka adalah orang paling pengecut.Sebagaimana seorang penyair berkata: Apakah dalam situasi aman mereka mencela, kasar, dan keras; dan dalam keadaan perang mereka lebih mirip dengan wanita yang penakut? Allah سبحانه وتعالى berfirman dalam ayat lainnya (Dan orang-orang yang beriman berkata, "Mengapa tidak diturunkan suatu surat?” Maka apabila diturunkan suatu surat yang jelas maksudnya dan disebutkan di dalamnya (perintah) perang, kamu lihat orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya memandang kepadamu seperti pandangan orang yang pingsan karena takut mati, dan kecelakaanlah bagi mereka (20) Taat dan mengucapkan perkataan yang baik (adalah lebih baik bagi mereka). Apabila telah tetap perintah perang (mereka tidak menyukainya).Tetapi jikalau mereka benar (imannya) terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka (21) Maka apakah sekiranya kamu berkuasa, kamu akan berbuat kerusakan di bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? (22)) (Surah Muhammad) Firman Allah: (Dan hati mereka telah dikunci mati) yaitu karena pembangkangan mereka dari berjihad dan berangkat bersama Rasulullah ﷺ di jalan Allah (maka mereka tidak mengetahui) yaitu tidak memahami apa yang mengandung kebaikan bagi mereka sehingga membuat mereka melakukannya, tidak pula apa yang membahayakan diri mereka sehingga membuat mereka menghindarinya.
Sumber: https://tafsirweb.com/3102-surat-at-taubah-ayat-86.html
Informasi
Surat
التوبة (At-Taubah)
Pengampunan — 129 ayat
Tempat Turun
Madaniyah
Ayat ke-
86 dari 129 ayat
Juz
Juz 10
Halaman
Halaman 200
Ruku
Ruku 166
Manzil
Manzil 2
Hizb
Hizb 40 (80/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1321 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-9