التوبة (At-Taubah)
Surat ke-9, Ayat ke-112
اَلتَّاۤىِٕبُوْنَ الْعٰبِدُوْنَ الْحَامِدُوْنَ السَّاۤىِٕحُوْنَ الرَّاكِعُوْنَ السَّاجِدُوْنَ الْاٰمِرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَالنَّاهُوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَالْحٰفِظُوْنَ لِحُدُوْدِ اللّٰهِ ۗوَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِيْنَ
Mereka itu adalah orang-orang yang bertobat, beribadah, memuji (Allah), mengembara (demi ilmu dan agama), rukuk, sujud, menyuruh berbuat makruf dan mencegah dari yang mungkar dan yang memelihara hukum-hukum Allah. Dan gembirakanlah orang-orang yang beriman.
📚 Tafsir Al-Muyassar
Dan diantara sifat kaum mukminin yang mendapatkan berita gembira berupa masuk kedalam surga, bahwa mereka adalah orang-orang yang bertaubat, dan kembali dari apa yang dibenci Allah menuju perkara yang dicintai Allah dan diridhaiNya, yang mengikhlaskan ibadah bagi Allah semata dan sungguh-sungguhan dalam ketaatan kepadaNya, yang memuji Allah dalam seluruh perkara yang Allah menguji mereka, dari kabaikan maupun keburukan, orang-orang yang berpuasa , yang rukuk dalam shalat mereka, bersujud di dalamnya, yang memerintahkan manusia dengan perkara yang diperintahkan Allah dan rasulNya dan melarang mereka dari setiap perkara yang Allah dan rasulNya melarang mereka darinya, yang mengerjakan kewajiban-kewajiban Allah, berhenti pada batas perintah dan laranganNya, menjalankan ketaatan kepadaNya lagi berdiri pada rambu-rambuNya. dan berilah kabar gembira (wahai nabi), kepada orang-orang mukmin yang memiliki sifat-sifat demikian dengan keridhaan Allah dan surgaNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/3128-surat-at-taubah-ayat-112.html
📚 Tafsir as-Sa'di
112. Seolah-olah dikatakan, siapakah orang-orang Mukmin yang memperoleh berita gembira dari Allah dengan surga dan kemuliaan? Mereka itu adalah “orang-orang yang bertaubat”, yaitu orang-orang yang selalu bertaubat dari seluruh kesalahan dalam setiap waktu “yang beribadah”, yang memiliki sifat ubudiyah kepada Allah, terus menerus menaatiNya dengan melakukan perkara-perkara yang wajib dan yang dianjurkan setiap saat.
Dengan itu seorang hamba termasuk orang-orang yang beribadah “yang memuji (Allah)”, dalam keadaan susah, senang, mudah maupun sulit, mengakui nikmat-nikmat Allah atasnya, baik yang lahir dan yang batin, yang memuji Allah dengan menyebut nikmat dan dan menyebut Pemberi nikmat di malam dan siang hari “yang merawat”, ia ditafsirkan dengan puasa atau dengan menuntut ilmu, ditafsirkan pula dengan merawatnya hati untuk mengetahui Allah, mencintaiNya, dan selalu kembali kepadaNya. Dan yang benar adalah bahwa ia adalah bepergian untuk ibadah seperti haji, umrah, jihad, mencari ilmu, silaturahim, dan lain-lain. “Yang rukuk, yang sujud.” Yakni orang-orang yang memperbanyak shalat yang berisi rukuk dan sujud “yang menyuruh berbuat ma’ruf,” termasuk didalamnya adalah yang wajib dan yang dianjurkan “dan mencegah berbuat mungkar”, yaitu semua yang dilarang oleh Allah dan RasulNya. “Dan yang memelihara hukum-hukum Allah”, dengan mempelajari hukum-hukum yang diturunkan Allah kepada RasulNya dan apa yang masuk ke dalam perintah, larangan, dan hukum-hukum yang lain, serta apa yang tidak masuk ke dalam perkara tersebut, dan mereka senantiasa melakukan (yang diperintahkan) dan meninggalkan (yang dilarang). “Dan berilah kabar gembira orang-orang Mukmin itu.” Tidak disebutkan dengan apa mereka digembirakan, agar ia mencakup pahala dunia, agama, dan akhirat yang merupakan buah dari iman. Berita gembira ini meliputi setiap Mukmin.
Adapun kadar dan sifatnya, maka ia sesuai dengan keadaan dan keimanan seorang Mukmin dari segi lemah, kuat, dan penerapan terhadap konsekuensinya.
Sumber: https://tafsirweb.com/3128-surat-at-taubah-ayat-112.html
📚 Tafsir Al-Wajiz
112. Para Mujahid mukmin yang dijanjikan dengan surga itu adalah orang-orang yang bertaubat dari kemaksiatan, ikhlas beribadah karena Allah, memujiNya dalam setiap sesuatu baik senang maupun menderita, selalu berusaha atau berpuasa dan berpikir tentang ayat-ayat Allah, selalu ruku’ dan bersujud, memerintahkan apa yang diperintahkan syariat berupa keimanan, ketaatan, dan akhlak mulia, mencegah perbuatan yang dilarang syariat berupa kekufuran, kemaksiatan dan perbuatan keji, menjaga syariat dan menerapkan hukum. Wahai Nabi, berilah kabar gembira kepada orang-orang mukmin dengan surga.
Ibnu Abbas berkata: “Barangsiapa meninggal dalam 9 keadaan ini maka dia meninggal dalam keadaan di jalan Allah SWT.”
Sumber: https://tafsirweb.com/3128-surat-at-taubah-ayat-112.html
📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ini merupakan sifat orang-orang mukmin yang jiwa dan harta mereka diterima Allah SWT dengan sifat-sifat yang baik dan akhlak yang agung: (orang-orang yang bertobat) dari semua dosa dan meninggalkan semua perbuatan keji (orang-orang yang ahli ibadah) yaitu menegakkan dan memelihara ibadah kepada Tuhan mereka, baik dalam ucapan maupun perbuatan. Khususnya ucapan yang memuji. Oleh karena itu Allah berfirman: (orang-orang yang memuji (Allah)) Di antara amal paling utama adalah berpuasa, yaitu meninggalkan kelezatan makanan, minuman, dan hubungan intim.
Itulah yang dimaksud dengan “As-siyahah” dalam ayat ini. Oleh karena itu Allah berfirman (orang-orang yang berpuasa) sebagaimana pendeskripsian istri-istri Nabi SAW dengan sifat itu dalam firmanNya: (Yakni wanita-wanita yang berpuasa) yaitu berpuasa.
Demikian juga rukuk dan sujud, keduanya merupakan ungkapan tentang shalat; Oleh karena itu Allah berfirman (yang rukuk dan yang sujud) Dengan hal itu mereka memberikan manfaat dan membimbing makhluk Allah untuk taat kepada Allah dengan memerintahkan kepada kebaikan dan melarang dari perbuatan yang mungkar, dengan mengetahui hal yang dikerjakan dan hal yang wajib ditinggalkan, yaitu mereka memelihara hukum-hukum Allah dalam hal yang dihalalkan dan diharamkan olehNya baik dalam pengetahuan maupun amalan mereka.
Jadi mereka menegakkan ibadah kepada Dzat yang Maha Benar dan memberi nasehat kepada makhlukNya. Oleh karena itu Allah berfirman: (Dan gembirakanlah orang-orang yang mukmin itu) Karena keimanan mencakup semua itu, dan kebahagiaan dari semua kebahagiaan adalah bagi orang yang disifati dengan sifat-sifat itu.
Sumber: https://tafsirweb.com/3128-surat-at-taubah-ayat-112.html
Informasi Tambahan
Juz
11
Halaman
205
Ruku
169