يونس (Yunus)
Per AyatMushaf
وَيَقُوْلُوْنَ
dan mereka berkata
لَوْلَآ
mengapa tidak
اُنْزِلَ
diturunkan
عَلَيْهِ
atasnya/kepadanya
اٰيَةٌ
suatu keterangan
مِّنْ
dari
رَّبِّهٖۚ
Tuhannya
فَقُلْ
maka katakanlah
اِنَّمَا
sesungguhnya hanyalah
الْغَيْبُ
yang gaib
لِلّٰهِ
kepunyaan Allah
فَانْتَظِرُوْاۚ
maka tunggulah olehmu
اِنِّيْ
sesungguhnya aku
مَعَكُمْ
bersama kamu
مِّنَ
dari
الْمُنْتَظِرِيْنَ
orang-orang yang menunggu
ࣖ
﴿٢٠﴾
Dan mereka berkata, “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu bukti (mukjizat) dari Tuhannya?” Katakanlah, “Sungguh, segala yang gaib itu hanya milik Allah; sebab itu tunggu (sajalah) olehmu. Ketahuilah aku juga menunggu bersama kamu.”
1384 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang kafir yang menentang itu berkata, ”mengapa tidak diturunkan kepada Muhammad ilmu, dalil, dan tanda kebenaran konkret dari tuhannya yang dapat kami ketahui dengannya bahwa sesungguhnya dia berada di atas kebenaran dalam semua yang dikatakannya?” Maka katakanlah kepada mereka (wahai rasul), ”tidak ada seorang pun yang mengetahui perkara ghaib, kecuali Allah. Apabila dia menghendaki, Dia akan melakukannya dan jika Dia berkehendak Dia tidak akan melekukannya, maka tunggulah oleh kalian (wahai manusia) ketetapan Allah antara kami dan kalian dengan disegerakannya siksaan bagi orang yang berada di atas kebatilan dari kita dan menolong pemegang kebenaran, sesungguhnya aku juga menunggu hal itu.”
Sumber: https://tafsirweb.com/3294-surat-yunus-ayat-20.html
Tafsir as-Sa'di
20. “Dan mereka berkata”, yakni orang-orang yang mendustakan lagi menentang, “mengapa tidak diturunkan kepadanya (MUhammaad) suatu keterangan (mukjizat) dari Rabbnya?” mereka memaksudkan ayat-ayat yang mereka usulkan seperti ucapan mereka, "Mengapa tidak diturunkan kepadanya seorang malaikat agar malaikat itu memberikan peringatan bersama-sama dengan dia?" (Al-Furqan: 7), dan perkataan mereka, "Dan mereka berkata: "Kami sekali-kali tidak percaya kepadamu hingga kamu memancarkan mata air dan bumi untuk kami," (Al-Isra:90). “Maka katakanlah”, kepada mereka jika mereka menuntut ayat-ayat kepadamu, “sesungguhnya yang ghaib itu kepunyaan Allah.” Maksudnya, DIa-lah yang ilmuNya meliputi segala keadaan manusia, DIa mengatur mereka sesuai dengan tuntutan ilmuNya dan hikmahNya yang indah, tak seorang pun memiliki hak mengatur hukum, dalil, tujuan akhir dan penjelasan alasan hukum. “Sebab itu tunggu (sajalah) olehmu, sesungguhnya aku bersamamu termasuk orang-orang yang menunggu.” Maksudnya, masing-masing menunggu apa yang akan diperoleh oleh kawannya, lihatlah siapa pemilik akibat (baik).
Sumber: https://tafsirweb.com/3294-surat-yunus-ayat-20.html
Tafsir Al-Wajiz
20. Penduduk Mekkah yaitu orang-orang Musyrik yang seakan-akan tidak puas dengan ayat-ayat yang diturunkan atas rasulullah berkata: “Kenapa tidak diturunkan kepada Muhammad suatu mukjizat yang bisa dirasakan selain Al-Qur’an, seperti menghidupkan orang mati, membuat gunung menjadi emas, unta Shalih, tongkat Musa beserta tangannya (yang bersinar), dan meja makan Isa?” Katakanlah kepada mereka wahai Rasul: “Sesungguhnya proses turunnya Al-Qur’an merupakan sesuatu yang ghaib dan tidak ada yang mengetahui keghaiban kecuali Allah. Dan tunggulah turunnya sesuatu yang kalian sarankan atau azab, dan tampaknya kebenaran atas kebathilan, jika kalian tidak beriman.Sesungguhnya aku bersama kalian menentukan ketentuan pemisah”
Sumber: https://tafsirweb.com/3294-surat-yunus-ayat-20.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Orang-orang kafir yang mendustakan dan mengingkari itu berkata,"Mengapa tidak diturunkan kepada Muhammad mukjizat dari Tuhannya?" Mereka bermaksud sebagaimana yang diberikan Allah kepada kaum Tsamud yaitu unta atau mengubah bukit Shafa menjadi emas. atau menggeserkan dari mereka bukit-bukit Makkah dan menggantinya dengan taman-taman, sungai-sungai, atau hal semacamnya, berupa sesuatu mampu dilakukan Allah. Akan tetapi, Allah Maha Bijaksana dalam perbuatan dan firmanNya, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman (Maha Suci (Allah) yang jika Dia menghendaki, niscaya dijadikanNya bagimu yang lebih baik daripada yang demikian, (yaitu) surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, dan dijadikanNya (pula) untukmu istana-istana (10) Bahkan mereka mendustakan hari kiamat. Dan Kami menyediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari kiamat (11) (Surah Al-Furqan) dan (Dan sekali-kali tidak ada yang menghalang-halangi Kami untuk mengirimkan (kepadamu) tanda-tanda (kekuasaan Kami), melainkan karena tanda-tanda itu telah didustakan oleh orang-orang dahulu) (Surah Al-Isra: 59).Allah سبحانه وتعالى berfirman,"Sesungguhnya sunnahKu terhadap makhlukKu adalah ketika Aku memberikan kepada mereka apa yang mereka minta, jika mereka beriman kepadanya, tetapi jika mereka tidak beriman kepadanya, maka Aku menyegerakan hukuman terhadap mereka" Oleh karena itu ketika Rasulullah ﷺ memilih antara memberikan kepada mereka apa yang mereka minta, jika mereka menjawab panggilan beliau dan jika tidak, maka mereka disegerakan azabnya, maka beliau memilih antara meninggal dan memberi penangguhan mereka. Beliau memilih untuk menangguhkan mereka sebagaimana beliau ﷺ santun terhadap mereka. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman memberikan petunjuk kepada NabiNya ﷺ untuk menjawab permintaan mereka: (Katakanlah, "Sesungguhnya yang gaib itu kepunyaan Allah”) yaitu, perkara itu adalah milik Allah, Dia mengetahui akibat dari semua urusan (sebab itu tunggu (sajalah) oleh kalian, sesungguhnya aku bersama kalian termasuk orang-orang yang menunggu) yaitu, jika kalian tidak beriman sehingga kalian menyaksikan apa yang kalian minta, maka tunggulah keputusan Allah tentang aku dan kalian.
Sumber: https://tafsirweb.com/3294-surat-yunus-ayat-20.html
Informasi
Surat
يونس (Yunus)
Yunus — 109 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
20 dari 109 ayat
Juz
Juz 11
Halaman
Halaman 210
Ruku
Ruku 173
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 42 (84/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1384 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-10