يونس (Yunus)

Per AyatMushaf
وَيَوْمَ
dan pada hari
نَحْشُرُهُمْ
Kami kumpulkan mereka
جَمِيْعًا
semuanya
ثُمَّ
kemudian
نَقُوْلُ
Kami berkata
لِلَّذِيْنَ
kepada orang-orang yang
اَشْرَكُوْا
(mereka) mempersekutukan
مَكَانَكُمْ
tempat kamu
اَنْتُمْ
kamu
وَشُرَكَاۤؤُكُمْۚ
dan sekutu-sekutu kamu
فَزَيَّلْنَا
maka/lalu Kami pisahkan
بَيْنَهُمْ
diantara mereka
وَقَالَ
dan berkata
شُرَكَاۤؤُهُمْ
sekutu-sekutu mereka
مَّا
tidak ada
كُنْتُمْ
kalian adalah
اِيَّانَا
kepada kami
تَعْبُدُوْنَ
kamu menyembah
﴿٢٨﴾
Dan (ingatlah) pada hari (ketika) itu Kami mengumpulkan mereka semuanya, kemudian Kami berkata kepada orang yang mempersekutukan (Allah), “Tetaplah di tempatmu, kamu dan para sekutumu.” Lalu Kami pisahkan mereka dan berkatalah sekutu-sekutu mereka, “Kamu sekali-kali tidak pernah menyembah kami.
1392 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan ingatlah (wahai Rasul), pada hari Kami menghimpun semua makhluk untuk proses perhitungan amal dan pembalasanya. Kemudian kami berfirman kepada orang-orang yang menyekutukan Allah, “Tetaplah berada di tempat kalian dan sekutu-sekutu kalian yang kalian sembah selain Allah, hingga kalian melihat tindakan apa yang akan di lakukan terhadap kalian.” Lalu kami pisahkan antara kaum musyrikin dan sesembahan-sesembahan mereka, dan berlepas dirilah sesembahan-sesembahan yang mereka sembah selain Allah yang dahulu mereka sembah dari orang-orang yang menyembahnya. Sesembahan-sesembahan itu berkata kepada kaum musyrikin, ”Kalian itu tidaklah menyembah kami sewaktu di dunia.

Sumber: https://tafsirweb.com/3302-surat-yunus-ayat-28.html

Tafsir as-Sa'di

28. Allah berfirman, “Ingatlah suatu hari (ketika itu) Kami mengumpulkan mereka semuanya.” Maksudnya, kami mengumpulkan seluruh makhluk untuk pertemuan pada hari yang telah ditentukan, Kami hadirkan orang-orang musyrik dan tuhan yang mereka sembah selain Allah, “kemudian Kami berkata kepada orang-orang yang mempersekutukan (Rabb), ‘Tetaplah kamu dan sekutu-sekutumu di tempatmu itu’ .” Maksudnya, tetaplah di tempatmu agar bisa diambil keputusan antara dirinya dengan dirimu. “Lalu Kami pisahkan mereka”, yakni Kami pisahkan mereka secara fisik dan hati, maka terjadilah di antara mereka permusuhan yang kuat setelah sebelumnya di dunia mereka memberikan cinta dan kasih yang tulus.Kecintaan dan pertemanan itu berubah menjadi permusuhan dan kebencian. Sekutu-sekutu mereka berlepas diri dari mereka dan berkata, “Kamu sekali-kali tidak pernah menyembah kami”, karena kami menyucikan Allah dari sekutu atau rekanan.

Sumber: https://tafsirweb.com/3302-surat-yunus-ayat-28.html

Tafsir Al-Wajiz

28 Ingatlah suatu hari dimana Kami mengumpulkan mereka semuanya yaitu mereka yang berbuat baik maupun yang berbuat buruk. Kemudian Kami berkata kepada orang-orang musyrik sebagai hinaan kepada mereka: “Tetaplah kamu bersama sesembahanmu di tempatmu itu”. Lalu Kami pisahkan mereka dengan sekutu mereka, penyembah dengan sesembahan, berkatalah sekutu-sekutu mereka: “Kamu sekali-kali tidak pernah menyembah kami, kalian hanya menyembah nafsu dan setan-setan kalian dalam kesyirikan.Ini adalah pengingkaran atas penyembahan mereka

Sumber: https://tafsirweb.com/3302-surat-yunus-ayat-28.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 28-30 Allah سبحانه وتعالى berfirman: ((Ingatlah) suatu hari (ketika itu) Kami mengumpulkan mereka) yaitu penduduk bumi dari kalangan jin dan manusia, yang baik maupun yang durhaka; sebagaimana Allah berfirman: (dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak Kami tinggalkan seorangpun dari mereka) (Surah Al-Kahfi: 47) (kemudian Kami berkata kepada orang-orang yang mempersekutu­kan (Tuhan)) yaitu,"Tetaplah kalian bersama mereka di tempat tertentu, dan memisahlah kalian dari orang-orang mukmin" Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir), "Berpisahlah kalian (dari orang-orang mukmin) pada hari ini, hai orang-orang yang berbuat jahat" (59)) (Surah Yasin) dan dalam ayat lain (Pada hari itu mereka terpisah-pisah) (Ar-Rum: 43) yaitu mereka terpisah-pisah.Hal ini terjadi jika Tuhan datang untuk memutuskan peradilan di antara mereka. Allah سبحانه وتعالى berfirman dalam ini seraya memberitahukan tentang apa yang Dia perintahkan kepada orang-orang musyrik dan para sekutu-sekutu mereka pada hari kiamat (Tetaplah kalian dan sekutu-sekutu kalian di tempat kalian itu. Lalu Kami pisahkan mereka) bahwa mereka mengingkari penyembahan mereka dan berlepas diri dari penyembahan mereka, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (sekali-kali tidak. Kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya) (Surah Maryam) dan ((Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya) (Surah Al-Baqarah: 166) Firman Allah سبحانه وتعالى dalam ayat ini memberitahukan tentang perkataan para sekutu itu dalam apa yang mereka kembalikan kepada para penyembahnya ketika para penyembah itu mengakui penyembahannya (Maka cukuplah Allah menjadi saksi antara kami dengan kalian). yaitu kami tidak merasakan dan mengetahuinya, sesungguhnya kalian menyembah kami hanya ketika kami tidak mengetahui apa yang kalian lakukan.Maka Allah adalah saksi antara kami dan kalian, bahwa kami sekali-kali tidak menyeru kalian untuk menyembah kami, tidak pula memerintahkan kalian untuk melakukan itu, dan kami tidak suka jika kalian melakukannya kepada kami. Dalam ayat ini terdapat kecaman besar terhadap orang-orang musyrik yang me­nyembah Allah bersama dengan selain Dia yang tidak dapat mendengar, melihat, dan membela diri dari mereka sedikit pun. Dia tidak memerintahkan mereka untuk melakukan itu, tidak meridhainya, dan tidak pula menghendakinya.Bahkan sembahan-sembahan itu berlepas diri dari mereka ketika mereka membutuhkannya. Mereka meninggalkan penyembahan Dzat yang Maha hidup Maha mengurus makhlukNya, Maha Mendengar, Maha Melihat, Maha Kuasa dan Maha Mengetahui segala sesuatu. Dia mengutus para rasulNya dan menurunkan kitab-kitabNya seraya memerintahkan untuk menyembahNya saja, tidak ada sekutu bagiNya, dan Dia melarang menyembah kepada selainNya Firman Allah سبحانه وتعالى: (Di tempat itu (Padang Mahsyar) tiap-tiap diri merasakan pem­balasan dari apa yang telah dikerjakannya dahulu) yaitu di tempat mereka dihisab pada hari kiamat, setiap jiwa diuji dan mengetahui semua amal yang telah dia lakukan dahulu, berua baik dan keburukan.Sebagaimana Allah berfirman (Pada hari ditampakkan segala rahasia (9) (Surah Ath-Thariq) dan (Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya (13)) (Surah Al-Qiyamah) Sebagian ulama ada yang membacanya: (Di tempat itu (Padang Mahsyar) tiap-tiap diri membaca dari apa yang telah dikerjakannya dahulu) Sebagian mereka menafsirkannya dengan buku catatannya dan sebagian ulama lain menafsirkannya dengan makna, yaitu mengikuti kebaikan dan keburukan.Firman Allah (dan mereka dikembalikan kepada Allah, Pelindung mereka yang sebenarnya) yaitu semua perkara dikembalikan kepada Allah, hakim yang Maha Adil. Maka Dia memutuskannya dan memasukkan penduduk surga ke dalam surga dan penduduk neraka ke dalam neraka (dan lenyaplah dari mereka) yaitu lenyap dari orang-orang musyrik (apa yang mereka ada-adakan) yaitu, apa yang mereka sembah sebelumnya selain Allah sebagai sesuatu yang mereka ada-adakan.

Sumber: https://tafsirweb.com/3302-surat-yunus-ayat-28.html

Informasi

Surat

يونس (Yunus)

Yunus — 109 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

28 dari 109 ayat

Juz

Juz 11

Halaman

Halaman 212

Ruku

Ruku 174

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 43 (85/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1392 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-10