يونس (Yunus)

Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
هَلْ
apakah
مِنْ
dari
شُرَكَاۤىِٕكُمْ
sekutu-sekutu kamu
مَّنْ
dari
يَّبْدَؤُا
memulai
الْخَلْقَ
penciptaan
ثُمَّ
kemudian
يُعِيْدُهٗۗ
Dia mengembalikannya
قُلِ
katakanlah
اللّٰهُ
Allah
يَبْدَؤُا
memulai
الْخَلْقَ
penciptaan
ثُمَّ
kemudian
يُعِيْدُهٗ
Dia mengembalikannya
فَاَنّٰى
maka bagaimana
تُؤْفَكُوْنَ
kamu dipalingkan
﴿٣٤﴾
Katakanlah, “Adakah di antara sekutumu yang dapat memulai penciptaan (makhluk), kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali?” Katakanlah, “Allah memulai (penciptaan) makhluk, kemudian mengulanginya. Maka bagaimana kamu dipalingkan (menyembah selain Allah)?”
1398 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Katakanlah kepada mereka (wahai rasul) ”Apakah ada dari tuahan-tuhan dan sesembahan-sesembahan kalian yang dapat memulai penciptaan makhluk apapun tanpa ada contoh sebelumnya, lalu membinasakannya setelah mengadakannya, kemudian mengembalikan bentuk ciptaan itu lagi seperti asalnya sebelum dibinasakannya? Sesungguhnya tuhan-tuhan itu tidak kuasa untuk melakukan itu.” katakanlah (wahai rasul), ”Allah lah satu-satunya yang menciptakan ciptaan, kemudian membinasakannya dan kemudian mengembalikan ciptaan itu sebagaimana semula. Mengapa kalian melenceng dari jalan kebenaran menuju jalan kebatilan, yaitu peribadahan kepada selain Alalh?

Sumber: https://tafsirweb.com/3308-surat-yunus-ayat-34.html

Tafsir as-Sa'di

34. Allah berfirman menjelaskan kelemahan tuhan-tuhan orang musyrik, dan bahwa ia tidak memiliki sifat-sifat yang membuatnya layak dipertuhankan bersama Allah, “Katakanlah, ‘Apakah di antara sekutu-sekutumu ada yang dapat memulai penciptaan makhluk’, “ yakni menciptakannya kemudian mengulanginya (menghidupkannya ) kembali?” ini adalah pertanyaan dengan makna penetapan dan penafian, maksudnya tak satu pun dari mereka yang menciptakan dan mengembalikan makhluk, ia lebih lemah dan lebih tidak mampu daripada itu. “Katakanlah, ‘Allah lah yang memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali,” tanpa sekutu dan tanpa pembantu dalam hal itu. “Maka bagaimanakah kamu dipalingkan (kepada menyembah yang selain Allah)?” yakni kamu dipalingkan dan dibelokkan dari pengahambaan kepada Dzat yang memulai penciptaan dan mengembalikanNya kepada yang tidak menciptakan apa pun bahkan ia yang diciptakan.

Sumber: https://tafsirweb.com/3308-surat-yunus-ayat-34.html

Tafsir Al-Wajiz

34 Katakanlah kepada orang musyrik wahai Rasul: “Apakah di antara sekutu-sekutumu ada yang mampu menciptakan alam atau makhluk, kemudian juga mampu menghidupkannya kembali pada hari kebangkitan?” katakanlah: “Allah-lah yang memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya atau menghidupkannya kembali; maka bagaimana bisa kamu dipalingkan untuk tidak menyembah selain Allah padahal berbagai bukti terpampang dengan jelas dan nyata?”

Sumber: https://tafsirweb.com/3308-surat-yunus-ayat-34.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 34-36 Ayat ini membatalkan klaim mereka dalam hal lain yang mereka sekutukan dengan Allah berupa berhala-berhala dan tandingan-tandingan (Katakanlah, "Apakah di antara sekutu-sekutu kalian ada yang dapat memulai penciptaan makhluk, kemudian mengulanginya (menghidupkannya) kembali?”) yaitu siapakah yang memulai penciptaan langit dan bumi, kemudian mengadakan makhluk pada keduanya, lalu menyebarkan di langit dan bumi. Dia menggantikan makhluk pada keduanya dengan melenyapkan apa yang ada pada keduanya, kemudian Dia mengulangi penciptaan dengan ciptaan yang baru (Katakanlah, "Allahlah”) Dia adalah Dzat yang berbuat itu, dan hanya Dia sendiri yang melaku­kannya, tidak ada sekutu bagiNya (maka bagaimanakah kalian dipalingkan?) yaitu bagaimana kalian dipalingkan dari jalan petunjuk hingga kebathilan? (Katakanlah, "Apakah di antara sekutu-sekutu kalian ada yang menunjukkan kepada kebenaran?” Katakanlah, "Allah-lah yang menunjuki kepada kebenaran”) yaitu, kalian mengetahui bahwa sekutu-sekutu kalian tidak mampu memberi petunjuk kepada orang yang tersesat. Sesungguhnya yang memberi petunjuk kepada orang yang bimbang dan tersesat dan yang membolak-balikkan hati dari kesesatan menuju jalan petunjuk hanyalah Allah saja, tidak ada Tuhan selain Dia. (Maka apakah orang yang menunjuki kepada kebenaran itu lebih berhak diikuti ataukah orang yang tidak dapat memberi petunjuk kecuali (bila) diberi petunjuk?) yaitu apakah mengikuti hamba yang memberi petunjuk kepada kebenaran dan membukakan penglihatan sesudah buta, atau orang yang tidak memberi petunjuk apapun kecuali dia mendapat petunjuk dari kebutaan dan kebisuannya?Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman tentang nabi Ibrahim: (Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat, dan tidak dapat menolong kamu sedikit pun) (Surah Maryam: 42) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Mengapa kalian (berbuat demikian)?Bagaimanakah kalian mengambil keputusan?) yaitu apa yang kalian lakukan sehingga akal kalian menyimpang? bagaimana bisa kalian menyamakan antara Allah dan makhlukNya, dan kalian meninggalkan yang ini dan memilih itu, kalian menyembah yang ini dan itu? Mengapa kalian tidak mengesakan Tuhan Yang Maha Tinggi, Maha Merajai, Maha Bijaksana, dan Maha Memberi Petunjuk dari kesesatan, yaitu dengan hanya menyembahNya, ikhlas hanya kepadaNya dalam berdoa dan bertaubat?. Kemudian Allah سبحانه وتعالى menjelaskan bahwa mereka tidak mengikuti agama mereka itu berdasarkan dalil atau bukti, melainkan sangkaan dari mereka sendiri, yakni ilusi dan bayangan.Hal itu tidak menolong mereka sedikit pun (Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan) ancaman dan peringatan keras bagi mereka, karena sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia akan membalas hal itu dengan pembalasan yang sempurna.

Sumber: https://tafsirweb.com/3308-surat-yunus-ayat-34.html

Informasi

Surat

يونس (Yunus)

Yunus — 109 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

34 dari 109 ayat

Juz

Juz 11

Halaman

Halaman 213

Ruku

Ruku 175

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 43 (85/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1398 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-10