يونس (Yunus)

Per AyatMushaf
وَمِنْهُمْ
dan diantara mereka
مَّنْ
orang
يَّسْتَمِعُوْنَ
mereka mendengarkan
اِلَيْكَۗ
kepadamu
اَفَاَنْتَ
apakah kamu
تُسْمِعُ
memperdengarkan
الصُّمَّ
orang yang tuli
وَلَوْ
walaupun
كَانُوْا
adalah mereka
لَا
tidak
يَعْقِلُوْنَ
mereka mau mengerti
﴿٤٢﴾
Dan di antara mereka ada yang mendengarkan engkau (Muhammad). Tetapi apakah engkau dapat menjadikan orang yang tuli itu mendengar walaupun mereka tidak mengerti?
1406 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan dianatara orang-orang kafir, ada orang-orang yang mendengarkan ucapanmu yang haq dan bacaan al-qur’anmu, akan tetapi mereka tidak memperoleh hidayah. Maka apakah kamu sanggup membuat orang tuli menjadi mendengar? maka demikian pula kamu tidak akan sanggup memberikan hidayah kepada mereka, kecuali bila Allah menghendaki mereka memperoleh hidayah. Sesungguhnya mereka itu orang-orang yang tuli terhadap kebenaran, yakni, tidak memahaminya.

Sumber: https://tafsirweb.com/3316-surat-yunus-ayat-42.html

Tafsir as-Sa'di

42. Allah mengabarkan sebagian dari para pendusta Rasulullah dan sesuatu yang dia bawa. “Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkanmu.” Maksudnya, mendengarkan kepada Nabi pada saat membaca wahyu, bukan untuk mengambil petunjuk, akan tetapi untuk mencari celah (kesalahan), mendustakan dan mencari-cari ketergelinciran. Mendengar seperti ini tidak berguna sedikit pun dan pelakunya tidak akan mendapatkan kebaikan, maka tidak aneh jika pintu taufik tertutup bagi mereka, dan mereka tidak mendapatkan faidah mendengar.Oleh karena itu, Allah berfirman, “Apakah kamu dapat menjadikan orang-orang tuli itu mendengar walaupun mereka tidak mengerti.” Pertanyaan ini berarti penafian yang menetapkan, yakni kamu tidak dapat membuat orang yang tuli itu mendengarmu meski kamu bisa mengeraskan suaramu, lebih-lebih jika dia kehilangan akalnya.Jika tidak mungkin bisa membuat orang tuli yang tidak memahami Kalamullah untuk mendengar, maka orang-orang yang mendustakan itupun demikian. Kamu tidak akan mampu membuat mereka mendengar dengan pendengaran yang bermanfaat. Adapun sekedar kamu memperdengarkan tegaknya hujjah, maka mereka telah mendengar sesuatu yang dengannya hujjah Allah yang mendalam bisa tegak.Ini adalah jalan ilmu yang agung yang telah tertutup dari mereka yaitu jalan mendengar yang berkaitan dengan kebaikan.

Sumber: https://tafsirweb.com/3316-surat-yunus-ayat-42.html

Tafsir Al-Wajiz

42 Di antara mereka orang musrik dan kafir ada orang yang mendengarkanmu membaca Alquran dan mengajarkan syariat. Namun mereka seperti orang tuli yang tidak mendengar apa-apa. Apakah kamu dapat menjadikan orang-orang tuli itu mendengar walaupun mereka tidak mengerti?Tidak bisa

Sumber: https://tafsirweb.com/3316-surat-yunus-ayat-42.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 41-44 Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada nabiNya ﷺ ,”jika orang-orang musyrik itu mendustakanmu, maka berlepas dirilah dari mereka, dan perbuatan mereka (maka katakanlah, "Bagiku pekerjaanku, dan bagi kalian pekerjaan kalian”) sebagaimana firmanNya: (Katakanlah (Muhammad), “Wahai orang-orang kafir! (1) aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah (2) dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah (3) dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah (4) dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah (5) Untukmu agamamu, dan untukku agamaku” (6)) (Al-Kafirun) Firman Allah: (Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkanmu) yaitu mendengarkan ucapanmu yang bagus, Al-Qur'an, dan hadits-hadits shahih yang fasih dan bermanfaat untuk hati, agama, dan badan. Hal ini merupakan sesuatu cukup agung, tetapi hal itu bukan tanggung jawabmu, dan tidak pula mereka. Sesungguhnya kamu tidak mampu memperdengarkan orang yang tuli.Demikian juga kamu tidak mampu memberi petunjuk kepada mereka kecuali jika Allah menghendakinya (Dan di antara mereka ada orang-orang yang melihat kepadamu) yaitu, memandangmu dan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu berupa ketenangan, kebaikan, akhlak yang agung, dan dalil yang jelas atas kenabianmu bagi orang-orang yang mempunyai akal. Mereka memandangmu sebagaimana orang lain memandangmu, tetapi mereka tidak mendapatkan petunjuk sedikit pun, sebagaimana yang diperoleh orang selain mereka, bahkan orang-orang mukmin memandangmu dengan pandangan pengagungan, dan orang-orang kafir itu memandang kepada­mu dengan pandangan menghina (Dan apabila mereka melihat engkau (Muhammad), mereka hanyalah menjadikan engkau sebagai ejekan (dengan mengatakan), “Inikah orangnya yang diutus Allah sebagai Rasul? (41) Sungguh, hampir saja dia menyesatkan kita dari sesembahan kita, seandainya kita tidak tetap bertahan (menyembah)nya.” Dan kelak mereka akan mengetahui pada saat mereka melihat azab, siapa yang paling sesat jalannya (42)) (Surah Al-Furqan), Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia tidak menzalimi seorang pun, meskipun dia memberi petunjuk kepada orang yang Dia beri petunjuk, membuat melihat orang yang buta, membuka mata orang yang buta, telinga orang yang tuli, dan hati orang yang tertutup, dan membuat tersesat orang selain mereka dari keimanan.Dia adalah Dzat yang Mengatur segala sesuatu yang ada di dalam kerajaan­Nya, sesuai dengan apa yang Dia kehendaki. Dia tidak dimintai pertanggungjawaban dari apa yang Dia perbuatah, sedangkan mereka dimintai pertanggung­jawaban, karena ilmu, kebijaksanaan, dan keadilanNya. Oleh karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Sesungguhnya Allah tidak berbuat aniaya kepada manusia sedikit pun, tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri (44))

Sumber: https://tafsirweb.com/3316-surat-yunus-ayat-42.html

Informasi

Surat

يونس (Yunus)

Yunus — 109 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

42 dari 109 ayat

Juz

Juz 11

Halaman

Halaman 213

Ruku

Ruku 176

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 43 (85/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1406 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-10