يونس (Yunus)

Per AyatMushaf
اَلَآ
ingatlah
اِنَّ
sesungguhnya
لِلّٰهِ
kepunyaan Allah
مَنْ
orang/apa
فِى
di
السَّمٰوٰتِ
langit(jamak)
وَمَنْ
dan orang/apa
فِى
di
الْاَرْضِۗ
bumi
وَمَا
dan tidak
يَتَّبِعُ
mengikuti
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
يَدْعُوْنَ
(mereka) menyeru
مِنْ
orang/apa
دُوْنِ
selain
اللّٰهِ
Allah
شُرَكَاۤءَ
sekutu-sekutu
ۗاِنْ
jika/tidaklah
يَّتَّبِعُوْنَ
mereka mengikuti
اِلَّا
ingatlah
الظَّنَّ
persangkaan
وَاِنْ
dan jika/tidaklah
هُمْ
mereka
اِلَّا
ingatlah
يَخْرُصُوْنَ
mereka berdusta
﴿٦٦﴾
Ingatlah, milik Allah meliputi siapa yang ada di langit dan siapa yang ada di bumi. Dan orang-orang yang menyeru sekutu-sekutu selain Allah, tidaklah mengikuti (suatu keyakinan). Mereka hanya mengikuti persangkaan belaka, dan mereka hanyalah menduga-duga.
1430 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Ingatlah bahwa sesungguhnya milik Allah semua yang ada di langit dan segala yang ada di bumi, dari bangsa malaikat, manusia, jin dan bangsa makhluk lainnya. Dan apakah yang diikuti oleh orang-orang yang menyeru selain Allah dari sekutu-sekutu? mereka tidaklah mengikuti, kecuali keragu-raguan. Dan mereka itu tiada lain, melainkan orang-orang yang berdusta dalam perkara yang mereka nisbatkan kepada Allah.

Sumber: https://tafsirweb.com/3340-surat-yunus-ayat-66.html

Tafsir as-Sa'di

66. Allah mengabarkan bahwa Dia-lah pemillik segala yang ada di langit dan dibumi sebagai makhluk dan hambaNya. Dia bertindak pada mereka dengan hukum-hukum yang dikehendakiNya.Semuanya adalah dibawah kepemilikan Allah, mereka tunduk dan diatur (oleh Allah), tidak berhak disembah sedikitpun dan bukanlah sekutu-sekutu bagi Allah sedikit pun. Oleh karena itu, Allah berfirman, “Dan orang-orang yang menyeru sekutu-sekutu selain Allah, tidaklah mengikuti (suatu keyakinan).Tidaklah mereka mengikuti melainkan prasangka belaka”, yang tidak berguna sedikit pun untuk kebenaran. “Dan mereka hanyalah menduga-duga.” Hal itu mengandung prasangka, dusta dan kepalsuan. Jika mereka benar bahwa yang mereka sembah itu adalah sekutu bagi Allah, maka hendaknya mereka menunjukkan sifat-sifatnya yang dengannya ia memang layak disembah, sedikit saja, dan mereka tidak akan mampu. Adakah di antara mereka yang mammpu menciptakan sesuatu atau memberi rizki atau menguasai makhluk sedikit saja atau mengatur malam dan siang yang dijadikan oleh Allah sebagai tiang kehidupan manusia?

Sumber: https://tafsirweb.com/3340-surat-yunus-ayat-66.html

Tafsir Al-Wajiz

66 Ingatlah, sesungguhnya kepunyaan Allah semua yang ada di langit dan semua yang ada di bumi berupa malaikat, jin, dan manusia sebagai raja, pencipta dan sesembahan. Bagaimana orang-orang musyrik itu menyembah hamba dan mengabaikan tuan? Dan yang disembah orang-orang musyrik berupa berhala itu sekutu Allah.Mereka itu bukan sekutu Allah. Allah adalah Raja mereka. Mereka tidak mengikutinya dengan yakin namun hanya prasangka yang buruk bahwa mereka adalah sekutu Allah.Mereka itu hanya berdusta dalam hal yang dihubungkan dengan Allah. Mereka hanya mengikuti prasangka mereka belaka

Sumber: https://tafsirweb.com/3340-surat-yunus-ayat-66.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 65-67 Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada Rasulallah ﷺ: (Janganlah kamu sedih) karena perkataan orang-orang musyrik itu, dan minta tolonglah kepada Allah dalam menghadapi mereka, dan berserah dirilah kepadaNya, karena (sesungguhnya kemenangan itu hanyalah milik Allah semuanya) yaitu semuanya kepadaNya, RasulNya dan orang-orang mukmin (Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui) yaitu Maha Mendengar semua ucapan dan Maha Mengetahui semua keadaan hamba-hambaNya. Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahu­kan bahwa milikNyalah kerajaan langit dan bumi, dan sesungguhnya orang-orang musyrik yang menyembah berhala-berhala itu, dan berhala-berhala itu tidak memiliki sesuatu apapun, tidak dapat memberikan mudarat, dan manfaat. Tidak ada dalil bagi mereka dalam peribadatan mereka.Bahkan sebenarnya mereka itu hanya mengikuti sangkaan, khayalan, kedustaan dan buat-buatan mereka sendiri dalam hal itu. Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia adalah Dzat yang menjadikan malam hari untuk hamba-hambaNya agar mereka beristirahat, yaitu beristirahat dari kelelahan, ucapan, dan kegiatan mereka (dan (menjadikan) siang hari terang-benderang) yaitu terang untuk penghidupan, usaha, perjalanan, dan kebaikan mereka (Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang mendengar) yaitu mendengar hujjah-hujjah dan dalil-dalil ini, lalu mereka mengambil pelajaran darinya, dan menggunakannya sebagai dalil atas keagungan dari Dzat yang menciptakan, mengatur, dan memperjalankannya.

Sumber: https://tafsirweb.com/3340-surat-yunus-ayat-66.html

Informasi

Surat

يونس (Yunus)

Yunus — 109 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

66 dari 109 ayat

Juz

Juz 11

Halaman

Halaman 216

Ruku

Ruku 178

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 43 (86/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1430 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-10