يونس (Yunus)
Per AyatMushaf
ثُمَّ
kemudian
بَعَثْنَا
Kami utus
مِنْۢ
dari
بَعْدِهٖ
sesudahnya
رُسُلًا
beberapa Rasul
اِلٰى
kepada
قَوْمِهِمْ
kaum mereka
فَجَاۤءُوْهُمْ
maka datang kepada mereka
بِالْبَيِّنٰتِ
dengan keterangan yang nyata
فَمَا
maka tidak
كَانُوْا
adalah mereka
لِيُؤْمِنُوْا
mereka hendak beriman
بِمَا
dengan apa/disebabkan
كَذَّبُوْا
mereka mendustakan
بِهٖ
dengannya
مِنْ
dari
قَبْلُ
sebelum
ۗ
كَذٰلِكَ
demikianlah
نَطْبَعُ
Kami kunci/cap
عَلٰى
atas
قُلُوْبِ
hati-hati
الْمُعْتَدِيْنَ
orang-orang yang melampaui batas
﴿٧٤﴾
Kemudian setelahnya (Nuh), Kami utus beberapa rasul kepada kaum mereka (masing-masing), maka rasul-rasul itu datang kepada mereka dengan membawa keterangan yang jelas, tetapi mereka tidak mau beriman karena mereka dahulu telah (biasa) mendustakannya. Demikianlah Kami mengunci hati orang-orang yang melampaui batas.
1438 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Kemudian kami utus setelah nuh rasul-rasul kepada kaum-kaum mereka (seperti hud, shaleh, Ibrahim, luth, syu’aib, dan lain-lain). Tiap-tiap rasul datang kepada kaumnya dengan membawa mukjizat-mukjizat yang membuktikan kebenaran kerasulannya dan kebenaran apa-apa yang dia dakwahkan kepada mereka. Namun mereka benar-benar tidak mau membenarkan dan mengamalkan risalah yang didustakan oleh kuam nuh dan begitu juga orang-orang sebelum mereka dari umat-uamt yang telah berlalu.Dan sebagaimana kami telah mengunci hati kaum-kaum tersebut sehingga tetap tidak akan beriman, demikian pula akan Dia akam mengunci hati orang-orang yang serupa dengan mereka dari orang-orang yang datang setelah mereka yang melakukan perbuatan melampaui batas aturan-aturan Allah, menyelisihi ajakan yang diserukan rasul-rasul mereka kepada mereka, berupa perintah untuk taat kepada Allah, sebagai hukuman bagi mereka atas perbuatan-perbuatan maksiat mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/3348-surat-yunus-ayat-74.html
Tafsir as-Sa'di
74. Maksudnya, kemudian Kami mengutus sesudah Nuh “beberapa rasul kepada kaum mereka (masing-masing)”, yang mendustakan (ajaran Nuh), kemudian rasul-rasul itu menyeru kepada hidayah dan memperingatkan sebab-sebab kebinasaan. “Maka rasul-rosul dating kepada mereka dengan membawa buktinyata" Maksudnya semua Nabi menopang dakwahnya dengan ayat-ayat yang yang menunjukkan kebenaran sesuatu yang didakwahkannya, “tetapi mereka tidak hendak beriman karena mereka dahulu telah (biasa) mendustakannya.” Maksudnya, bahwa Allah menghukum mereka di mana mereka didatangi oleh seorang rasul tetapi mereka segera menyambutnya dengan pendustaan, Allah mengunci hati mereka dan menghalangi keimanan setelah sebelumnya mereka masih mungkin mendapatkannya, sebagaimana Firman Allah "Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya (Al Quran) pada permulaannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat." (Al-An’Am:110). Oleh karena itu, Allah berfirman di sini “Demikianlah Kami mengunci mati hati orang-orang yang melampaui batas.” Maksudnya, Kami menutupnya dengan rapat sehingga tidak ada kebaikan yang sampaii kepadanya.Allah tidak menzhalimi diri mereka dengan menolak mendustakan kebenaran yang datang kepada mereka pertama kali.
Sumber: https://tafsirweb.com/3348-surat-yunus-ayat-74.html
Tafsir Al-Wajiz
74 Kemudian sesudah Nuh, Kami utus beberapa rasul kepada kaum mereka masing-masing seperti Hud, Saleh, Ibrahim, Luth, dan Syu’aib dengan membawa bukti-bukti tentang kebenaran kenabian mereka berdua, tetapi mereka tidak mau beriman karena mereka dahulu telah biasa mendustakannya dan tetap dalam kekafiran. Demikianlah Kami mengunci mati hati orang-orang yang melampaui batas dalam kekufurasn dan pendustaan
Sumber: https://tafsirweb.com/3348-surat-yunus-ayat-74.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah berfirman,”Kemudian Kami mengutus sesudah nabi Nuh datanglah (beberapa rasul kepada kaum mereka (masing-masing), maka rasul-rasul itu datang kepada mereka dengan membawa keterangan yang jelas) yaitu dengan membawa hujjah-hujjah, dalil-dalil, dan keterangan-keterangan yang membenarkan apa yang mereka bawa (tetapi mereka tidak hendak beriman karena mereka dahulu telah (biasa) mendustakannya) yaitu umat-umat itu tidak mau beriman kepada apa yang disampaikan para rasulNya kepada mereka, karena mereka mendustakan para rasul sejak pertama para rasul diutus kepada mereka, sebagaimana firman Allah سبحانه وتعالى: (Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti pertama kali) (Surah Al-An'am: 110) firman Allah: (Demikianlah Kami mengunci mati hati orang-orang yang melampaui batas) yaitu, sebagaimana Allah mengunci mati hati mereka sehingga mereka tidak beriman karena kedustaan mereka.Demikian pula Allah mengunci mati hati orang-orang yang serupa dengan mereka sesudah mereka mati. Dia mengunci mati hati mereka maka mereka tidak beriman sehingga mereka menyaksikan azab yang pedih. Maksudnya adalah Allah membinasakan umat-umat yang mendustakan para rasul dan menyelamatkan orang yang beriman kepada para rasul.Demikian itu setelah nabi Nuh, karena sesungguhnya manusia itu sebelum nabi Nuh dari masa nabi Adam itu berada pada agama Islam sampai manusia mulai menyembah berhala-berhala. Lalu Allah mengutus nabi Nuh kepada mereka. Oleh karena itulah orang-orang mukmin akan berkata kepada nabi Nuh pada hari kiamat,"Engkau adalah rasul yang pertama diutus Allah untuk penduduk bumi" Ibnu Abbas berkata bahwa jarak antara nabi Adam dan nabi Nuh adalah sepuluh generasi, semuanya memeluk agama Islam.Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan berapa banyak kaum setelah Nuh, yang telah Kami binasakan. Dan cukuplah Tuhanmu Yang Maha Mengetahui, Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya (17)) (Surah Al-Isra’) Dalam ayat ini terdapat peringatan yang agung bagi orang-orang musyrik Arab yang mendustakan pemimpin para rasul dan penutup para nabi dan rasul.Jika orang-orang yang mendustakan para rasul telah ditimpa azab dan hukuman seperti yang disebutkan Allah سبحانه وتعالى. maka apakah yang disangkakan oleh orang-orang musyrik Arab itu sehingga mereka melakukan hal yang lebih berat daripada mereka itu?
Sumber: https://tafsirweb.com/3348-surat-yunus-ayat-74.html
Informasi
Surat
يونس (Yunus)
Yunus — 109 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
74 dari 109 ayat
Juz
Juz 11
Halaman
Halaman 217
Ruku
Ruku 179
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 44 (87/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1438 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-10