يونس (Yunus)
Per AyatMushaf
فَلَمَّآ
maka setelah
اَلْقَوْا
mereka melemparkan
قَالَ
berkata
مُوْسٰى
Musa
مَا
apa
جِئْتُمْ
kamu datangkan
بِهِ
dengannya
ۙالسِّحْرُۗ
sihir
اِنَّ
sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
سَيُبْطِلُهٗۗ
akan membatalkannya
اِنَّ
sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
لَا
tidak
يُصْلِحُ
membiarkan berhasil
عَمَلَ
pekerjaan
الْمُفْسِدِيْنَ
orang-orang yang membuat kerusakan
ࣖ
﴿٨١﴾
Setelah mereka melemparkan, Musa berkata, “Apa yang kamu lakukan itu, itulah sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan kepalsuan sihir itu. Sungguh, Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang yang berbuat kerusakan.”
1445 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Sesudah mereka melemparkan tali-tali dan tongkat-tongkat mereka, Musa berkata kepada mereka, ”sesungguhnya apa yang telah kalian datangkan dan telah kalian lemparkan itu merupakan sihir, dan sesunguhnya Allah akan melenyapkan apa yang kalian datangkan itu dan menggagalkannya. Sesungguhnya Allah tidak memperbaiki perbuatan orang yang berusaha melakukan di muka bumi Allah berupa sesuatu yang dibenciNya dan berbuat kerusakan di dalamnya dengan maksiat kepadaNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/3355-surat-yunus-ayat-81.html
Tafsir as-Sa'di
81. “Maka setelah mereka lemparkan”, tambang-tambang dan tongkat-tongkat mereka, maka seolah-olah ia adalah ular yang merayap. “Musa berkata, ‘Apa yang kamu lakukan itu, itulah yang sihir’.” Ini adalah sihir yang besar, walaupun ia besar, akan tetapi “sesungguhnya Allah akan menampakkan ketidakbenarannya. Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang-orang yang membuat kerusakan.” Karena mereka menginginkan (dengan hal tersebut) untuk mendukung kebatilan di atas kebenaran, adakah kerusakan yang lebih besar daripada ini? Begitulah setiap perusak melakukan sesuatu lalu dia membuat tipu daya dan makar, perbuatannya pasti batal dan terkikis, meskipun dalam waktu tertentu apa yang dilakukannya cukup laris, akan tetapi ujung-ujungnya adalah habis dan lenyap.Adapun orang-orang yang memperbaiki diri yang mana tujuan dari perbuatan mereka adalah Wajah Allah dan ia adalah perbuatan-perbuatan dan sarana-sarana yang berguna yang diperintahkan, maka Allah memperbaiki perbuatan mereka, menjunjungnya dan menumbuhkannya selalu.
Sumber: https://tafsirweb.com/3355-surat-yunus-ayat-81.html
Tafsir Al-Wajiz
81 Maka setelah mereka lemparkan, Musa berkata: “Apa yang telah kalian lakukan itu, itulah yang sihir, bukan mukjizat yang dianggap Fir’aun sebagai sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan bahwa yang demikian itu tidaklah benar” Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan orang-yang membuat kerusakan terus menerus melakukan pekerjaannya. Ini adalah dalil bahwa sihir itu merusak, menipu dan membohongi
Sumber: https://tafsirweb.com/3355-surat-yunus-ayat-81.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 79-82 Allah سبحانه وتعالى menyebutkan kisah para tukang sihir bersama nabi Musa dalam surah Al-A'raf. Telah dijelaskan pembahasan hal itu pada surah tersebut. Demikian juga dalam surah ini, surah Thaha, dan surah Asy-Syu'ara.Demikian itu karena Fir'aun, (seb=moga Allah melaknatnya) bermaksud membuat orang-orang kagum dengan kekuasaannya dan menentang apa yang dibawa nabi Musa, yaitu kebenaran yang jelas dengn melawan tipu muslihat para tukang sihir; lalu kenyataannya berbalik, dan apa yang diinginkan itu tidak berhasil. dan yang berhasil adalah bukti-bukti Tuhan di depan umu (Dan ahli-ahli sihir itu serta merta menyungkurkan diri dengan bersujud (120) Mereka berkata, "Kami beriman kepada Tuhan semesta alam (121) (yaitu) Tuhan Musa dan Harun” (123)) (Surah Asy-Syu’ara’) Fir'aun menyangka bahwa dia akan menang dengan para tukang sihir atas utusan Tuhan yang Maha Mengetahui semua rahasia.Lalu dia kecewa dan merugi, tidak masuk surga dan harus masuk neraka (Fir’aun berkata (kepada pemuka-pemuka kaumnya), "Datangkanlah kepadaku semua ahli sihir yang pandai!" (79) Maka tatkala ahli-ahli sihir itu datang, Musa berkata kepada merelai.”Lemparkan!ah apa yang hendak kalian lemparkan" (80)) Sesungguhnya nabi Musa berkata demikian kepada mereka, karena ketika mereka telah berbaris, mendapat janji dari Fir’aun dengan menjadi orang-orang terdekat dan mendapat pemberian yang melimpah: (mereka berkata, "Hai Musa, (pilihlah), apakah kamu yang melemparkan (dahulu) atau kamikah yang mula-mula melemparkan?” (65) Musa berkata, "Silahkan kamu sekalian melemparkan”) (Surah Thaha) nabi Musa Ingin agar mereka yang memulai, agar orang-orang melihat apa yang mereka perbuat, kemudian dia datang dengan kebenaran setelah itu untuk menghancurkan kebathilan mereka.Oleh karena itu setelah (para ahli sihir itu melemparkan, mereka menyihir mata orang-orang yang ada, maka para ahli sihir itu membuat mereka yang hadir ketakutan; para ahli sihir telah mendatangkan sihir yang besar (Surah Al-A’raf: 116) (Maka Musa merasa takut dalam hatinya (67) Kami berkata, "Janganlah kamu takut, sesungguhnya kamulah yang paling unggul (68) Dan lemparkanlah apa yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka perbuat.Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir (belaka). Dan tidak akan menang tukang sihir itu, dari mana saja ia datang” (69)) (Surah Thaha) Lalu saat itu nabi Musa berkata setelah mereka melemparkan: (Apa yang kalian lakukan itu, itulah sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan ketidakbenarannya. Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya pekerjaan orang-orang yang membuat kerusakan (81) Dan Allah akan mengokohkan yang benar dengan ketetapan-Nya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukai(nya) (82))
Sumber: https://tafsirweb.com/3355-surat-yunus-ayat-81.html
Informasi
Surat
يونس (Yunus)
Yunus — 109 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
81 dari 109 ayat
Juz
Juz 11
Halaman
Halaman 218
Ruku
Ruku 179
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 44 (87/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1445 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-10