يونس (Yunus)

Per AyatMushaf
قُلْ
katakanlah
يٰٓاَيُّهَا
wahai
النَّاسُ
manusia
اِنْ
jika
كُنْتُمْ
kalian adalah
فِيْ
didalam
شَكٍّ
keraguan
مِّنْ
dari
دِيْنِيْ
agamaku
فَلَآ
maka tidak
اَعْبُدُ
aku menyembah
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
تَعْبُدُوْنَ
kamu menyembah
مِنْ
dari
دُوْنِ
selain
اللّٰهِ
Allah
وَلٰكِنْ
tetapi
اَعْبُدُ
aku menyembah
اللّٰهَ
Allah
الَّذِيْ
yang
يَتَوَفّٰىكُمْ
Dia mewafatkan kamu
ۖ
وَاُمِرْتُ
dan aku diperintahkan
اَنْ
jika
اَكُوْنَ
aku menjadi
مِنَ
dari
الْمُؤْمِنِيْنَ
orang-orang yang beriman
﴿١٠٤﴾
Katakanlah (Muhammad), “Wahai manusia! Jika kamu masih dalam keragu-raguan tentang agamaku, maka (ketahuilah) aku tidak menyembah yang kamu sembah selain Allah, tetapi aku menyembah Allah yang akan mematikan kamu dan aku telah diperintah agar termasuk orang yang beriman,”
1468 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Katakanlah (wahai rasul), kepada sekalain manusia, ”bila kalian masih dalam keraguan terhadap kebenaran agamaku yang aku mendakwahi kalian kepadanya, yaitu islam, dan termasuk keteghuhan dan istiqamahku, sedang kalin berharap mengalihkan aku darinya, maka sesunggguhnya aku tidak beribadah dalam kondisi apapun kepada apa-apa yang kalian sembah dari berhala-berhala dan patung-patung yang kalian jadikan tuhan-tuhan. Akan tetapi, aku hanya beribadah kepaada Allah, Dzat yang mematikan kalian dan mencabut ruh-ruh kalian. Dan aku diperintahkan untuk menjadi orang-orang yang beriman kepadaNya dan melaksanakan syariatNya.

Sumber: https://tafsirweb.com/3378-surat-yunus-ayat-104.html

Tafsir as-Sa'di

104. Allah berfirman kepada NabiNya, Muhammad Sayyidul Mursalin, Imamul Muttaqin dan Khairul Muqinin, “katakanlah, ‘Hai Manusia, jika kamu masih dalam keragu-raguan tentang agamaku,” yakni dalam kebimbangan dan kerancuan, maka aku tidak akan ragu darinya bahkan aku mempunyai ilmu yang yakin bahwa Ia adalah kebenaran, dan sesuatu yang kamu sembah selain Allah adalah batil, dan dalam hal itu aku memiliki bukti-bukti kuat dan alasan-alasan yang jelas.Oleh karena itu, dia berkata, “Maka (ketahuilah) aku tidak menyembah yang kalian sembah selain Allah,” dalam bentuk berhala-berhala, sekutu-sekutu dan lain-lain, karena ia tidak menciptakan, tidak memberi rizki dan tidak mengatur perkara apa pun, ia hanya makhluk yang diatur yang padanya tidak terdapat sesuatu yang menjadikannya berhak untuk disembah. “Tetapi aku menyembah Allah yang akan mematikan kamu.” Dia-lah Allah yang menciptakanmu, Dia pula yang mematikanmu kemudian membangkitkanmu untuk membalas perbuatanmu, Dia-lah yang berhak untuk disembah, dilaksnakan shalat untuknya, dipatuhi dan disujudi. “Dan aku telah diperintah supaya termasuk orang-orang yang beriman.”

Sumber: https://tafsirweb.com/3378-surat-yunus-ayat-104.html

Tafsir Al-Wajiz

104 Katakanlah wahai rasul: “Hai manusia, jika kamu masih dalam keragu-raguan tentang kebenaran agamaku taitu menyembah hanya kepada Allah dan tiada sekutu bagiNya, maka ketahuilah aku berlepas dari agama kalian sehingga tidak menyembah yang kamu sembah selain Allah berupa berhala, tetapi aku menyembah Allah yang akan mematikan dan menghidupkan kamu dan juga aku yang telah diperintah supaya termasuk golongan orang-orang yang beriman terhadap apa yang datang dari Allah”,

Sumber: https://tafsirweb.com/3378-surat-yunus-ayat-104.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 104-107 Allah سبحانه وتعالى berfirman kepada RasulNya, nabi Muhammad ﷺ, "Katakanlah, Wahai manusia, jika kalian meragukan tentang kebenaran yang aku bawa kepada kalian, yaitu agama yang lurus, yang diwahyukan Allah kepadaku, maka aku tidak akan menyembah yang kalian sembah selain Allah, tetapi aku hanya menyembah Allah, tidak ada sekutu bagiNya. Dia adalah Dzat yang mematikan kalian sebagaimana Dia menghidupkan kalian, kemudian hanya kepadaNya­lah kalian dikembalikan. Jika sembahan-sembahan yang kalian seru selain Allah itu adalah benar, maka aku tidak akan aku tidak akan menyembahnya dan serulah dia agar menimpakan mudharat kepadaku.Sesungguhnya dia tidak akan menimpakan mudharat, dan manfaat. Sesungguhnya Dzat yang bisa memberikan mudharat dan manfaat adalah Allah saja, tidak ada sekutu bagiNya. Dan aku diperintahkan agar termasuk orang-orang yang beriman" Firman Allah: (dan (aku telah diperintah), "Hadapkanlah mukamu kepada agama dengan tulus dan ikhlas”) yaitu ikhlaslah dalam beribadah hanya kepada Allah saja dengan lurus, yaitu menyimpang dari kemusyrikan.Oleh karena itu Allah berfirman: (dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang musyrik) yaitu ma’thuf kepada firmanNya: (dan aku diperintahkan supaya termasuk orang-orang yang beriman) Firman Allah: (Jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan) Dalam ayat ini terdapat penjelasan bahwa kebaikan dan keburukan serta manfaat dan mudharat itu hanyalah dari Allah سبحانه وتعالى saja, tidak ada satupun yang bersekutu denganNya dalam hal itu.Dia adalah Dzat yang berhak disembah, tidak ada sekutu bagiNya. Firman Allah: (Dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang) yaitu bagi orang yang bertaubat dan berserah diri kepadaNya, sekalipun dari setiap dosa termasuk menyekutukan Allah, maka Dia menerima taubatnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/3378-surat-yunus-ayat-104.html

Informasi

Surat

يونس (Yunus)

Yunus — 109 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

104 dari 109 ayat

Juz

Juz 11

Halaman

Halaman 220

Ruku

Ruku 182

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 44 (88/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1468 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-10