Per AyatMushaf
اَلَّا
agar tidak
تَعْبُدُوْٓا
kamu menyembah
اِلَّا
agar tidak
اللّٰهَ
Allah
ۗاِنَّنِيْ
sesungguhnya aku
لَكُمْ
bagi kalian
مِّنْهُ
daripadaNya
نَذِيْرٌ
pemberi peringatan
وَّبَشِيْرٌۙ
dan pembawa kabar gembira
﴿٢﴾
agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) adalah pemberi peringatan dan pembawa berita gembira dari-Nya untukmu.
1475 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan diturunkannya al-qur’an dan adanya penjelasan hukum-hukum, perincian dan dijaganya , bertujuan supaya kalian tidak beribadah kecuali kepada Allah semata, tiada sekutu bagiNYa. Sesungguhnya aku bagi kalian (wahai sekalian manusia), hanyalah seorang pemberi peringatan dari Allah yang memperingatkan kalian dari siksaanNYa, dan pemberi kabar gembira yang memberikan kabar gembira dengan pahalaNYa.

Sumber: https://tafsirweb.com/3494-surat-hud-ayat-2.html

Tafsir as-Sa'di

2. Allah hanyalah menurunkan kitabNya agar kamu tidak menyembah kecuali Allah, maksudnya agar mengikhlaskan seluruh agama kepada Allah dan agar tidak seorang pun dari makhlukNya yang disekutukan denganNya. “Sesungguhnya aku (Muhammad) bagimu,” wahai manusia. “DariNya” , dari Allah Rabbmu “adalah pemberi peringatan”, bagi yang berani melakukan kemaksiatan dengan azab dunia dan akhirat. “Dan pembawa kabar gembira”, bagi orang-orang yang taat kepada Allah dengan pahala dunia dan akhirat.

Sumber: https://tafsirweb.com/3494-surat-hud-ayat-2.html

Tafsir Al-Wajiz

2 Dan isi dan hukum-hukum dalam ayat-ayatnya adalah perintah untuk menyembah hanya kepada Allah dan tiada sekutu bagiNya serta tidak menyembah kepada selainNya. Sesungguhnya aku (Muhammad) diutus oleh Allah kepada kalian sebagai pemberi peringatan dengan azab dan neraka bagi yang kafir dan pembawa kabar gembira dengan pahala dan surga bagi yang taat,

Sumber: https://tafsirweb.com/3494-surat-hud-ayat-2.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 1-4 Telah disebutkan pembahasan tentang huruf-huruf Hijaiyah di permulaan surah Al-Baqarah, dengan keterangan yang tidak perlu diulangi di sini. Hanya kepada Allah kami memohon taufik. Adapun firman Allah: (yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi) ayat itu tersusun lafaznya, maknanya detail.Jadi Al-Quran itu sempurna dari segi bentuk dan maknanya.Ini adalah makna yang diriwayatkan Mujahid dan Qatadah, dan dipilih Ibnu Jarir. Firman Allah: (dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui) yaitu dari sisi Allah Yang Maha Bijaksana dalam firman dan hukumNya, dan Maha Mengeahui akibat segala sesuatu (agar kalian tidak menyembah selain Allah) yaitu yang muhkam dan mufassal diturunkan agar menyembah hanya kepada Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya, "Bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Aku, maka sembahlah oleh kamu sekalian akan Aku" (25)) (Surah Al-Anbiya’) dan (Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan), "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut”) (Surah An-Nahl: 36) Firman Allah سبحانه وتعالى: (Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan dan pembawa kabar gembira kepada kalian dariNya) yaitu sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan kepada kalian tentang azab jika kalian menentangNya, dan pembawa berita gembira dengan pahala jika kalian taat kepadaNya.Firman Allah: (dan hendaklah kalian meminta ampun kepada Tuhan kalian, dan bertobatlah kepada-Nya. (Jika kalian mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus-menerus) kepada kalian sampai kepada waktu yang telah ditentukan, dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya) yaitu aku memerintahkan kalian untuk memohon ampun dari dosa dan bertaubat dari dosa itu kepada Allah سبحانه وتعالى di masa yang akan datang, dan kalian terus-menerus atas hal itu (niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik kepada kalian) yaitu di dunia (sampai kepada waktu yang telah ditentukan, dan Dia akan memberikan kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya) yaitu di akhirat. Pendapat ini dikatakan Qatadah, sebagaimana firmanNya: (Barang siapa yang mengerjakan amal saleh—baik laki-laki maupun perempuan— dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik (97)) (Surah An-Nahl) Firman Allah: (Jika kalian berpaling, maka sesungguhnya aku takut kalian akan ditimpa siksa hari kiamat) ini adalah ancaman yang keras bagi orang yang berpaling dari perintah-perintah Allah سبحانه وتعالى dan mendustakan para rasulNya.Sesungguhnya azab Allah pasti akan menimpanya pada hari kiamat (Kepada Allahlah kembali kalian) yaitu kalian dikembalikan pada hari kiamat (dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu) yaitu Dia Maha Kuasa terhadap apa yang Dia kehendaki berupa berbuat baik kepada kekasih-kekasihNya dan membalas musuh-musuh­Nya, serta mengembalikan makhlukNya pada hari kiamat. Ini merupakan pe­ringatan, sebagaimana yang pertama yang merupakan anjuran

Sumber: https://tafsirweb.com/3494-surat-hud-ayat-2.html

Informasi

Surat

هود (Hud)

Hud — 123 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

2 dari 123 ayat

Juz

Juz 11

Halaman

Halaman 221

Ruku

Ruku 183

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 44 (88/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1475 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-11