Per AyatMushaf
لَاجَرَمَ
pasti
اَنَّهُمْ
bahwasanya mereka
فِى
di
الْاٰخِرَةِ
akhirat
هُمُ
mereka
الْاَخْسَرُوْنَ
orang-orang yang paling rugi
﴿٢٢﴾
Pasti mereka itu (menjadi) orang yang paling rugi di akhirat.
1495 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Sudah dipastikan bahwa sesungguhnya mereka di akhirat kelak adalah orang-orang yang paling merugi perniagaannya. karena mereka telah meminta pengganti kerak-kerak paling bawah dengan hunian-hunian yang bertingkat-tingkat (disurga); mereka berada di neraka jahanam. Dan itulah kerugian yang nyata.

Sumber: https://tafsirweb.com/3514-surat-hud-ayat-22.html

Tafsir as-Sa'di

22 “pasti” benar dan jujur “mereka itu di akhirat menjadi orang orang yang paling merugi” kerugian dibatasi pada mereka, bahkan mereka meraih yang paling berat karena beratnya kerugian dan penyesalan serta kesengsaraan yang mereka rasakan akibat siksa Allah. Kita berlindung kepada Allah dari mereka. Dan ketika Allah menyebutkan keadaan orang orang yang sengsara maka Dia menyebutkan sifat orang orang yang berbahagia dan pahala mereka di sisi Allah.

Sumber: https://tafsirweb.com/3514-surat-hud-ayat-22.html

Tafsir Al-Wajiz

22. Pasti mereka itu menjadi orang-orang yang paling merugi di akhirat dan yang azabnya sangat pedih.

Sumber: https://tafsirweb.com/3514-surat-hud-ayat-22.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 18-22 Allah سبحانه وتعالى menjelaskan keadaan orang-orang yang membuat-buat kedustaan terhadapNya dan aib mereka di akhirat di hadapan semua makhluk dari kalangan malaikat, rasul, nabi, dan seluruh manusia dan jin. Sebagaimana yang dikatakan Imam Ahmad Shafwan bin Muharriz, dia berkata,”Aku dalam keadaan memegang tangan Ibnu Umar ketika ada seorang laki-laki bertanya kepadanya,"Apakah yang kamu dengar dari Rasulullah ﷺ bahwa beliau bersabda tentang hal yang dirahasiakan di hari kiamat?" dia menjawab,”Aku mendengar beliau bersabda,”Sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى mendekati orang mukmin, lalu meletak­kan kepadanya sehingga dia tertutup dari pan­dangan manusia. Lalu Allah menyebutkan semua dosanya dan berfirman kepadanya,"Apakah kamu tahu dosa ini?Apakah kamu tahu dosa itu? Apakah kamu tahu dosa ini?” Sehingga Allah menyebutkan dosanya dan dia melihat bahwa dirinya akan binasa, lalu Allah berfirman, "Sesungguhnya Aku telah menutupinya di dunia, dan sesungguhnya Aku mengampuninya bagimu hari ini" Kemudian diberikan catatan amal baik kepadanya.Adapun orang-orang kafir dan orang-orang munafik, maka berkata, (Para saksi,” Orang-Orang inilah yang telah berdusta terhadap Tuhan mereka” Ingatlah, kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zalim”) Firman Allah سبحانه وتعالى: ((yaitu) orang-orang yang menghalangi (manusia) dari jalan Allah dan menghendaki (supaya) jalan itu bengkok) yaitu mereka mencegah orang-orang mengikuti kebenaran dan menempuh jalan petunjuk yang mengantarkan kepada Allah, dan menjauhkan dari surga (dan menghendaki (supaya) jalan itu bengkok) yaitu mereka menghendaki agar jalan orang-orang itu bengkok, tidak lurus (Dan mereka itulah orang-orang yang tidak percaya adanya akhirat) yaitu mengingkari dan mendustakan kejadian dan keberadaannya (Orang-orang itu tidak mampu menghalangi Allah untuk (mengazab mereka) di bumi ini, dan sekali-kali tidak adalah bagi mereka penolong selain Allah) Bahkan mereka berada di bawah kekuasaan, kekuatan, dan genggaman Allah سبحانه وتعالى. Dia Maha Kuasa untuk membalas mereka di dunia sebelum di akhirat (Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak) (Surah Ibrahim: 42) Dalam hadits shahih Bukhari Muslim disebutkan bahwa,”Sesungguhnya Allah benar-benar mencatat (perbuatan) orang yang aniaya, hingga manakala Allah mengazabnya, maka ia tidak dapat menyelamatkan dirinya” Oleh karena itu, Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Siksaan itu dilipatgandakan kepada mereka) yaitu azab itu dilipatgandakan terhadap mereka.Demikian itu bahwa Allah menjadikan untuk mereka pendengaran, penglihatan, dan hati, Tidak bermanfaat bagi mereka pendengaran, penglihatan, dan hati mereka, bahkan mereka tuli dari mendengar kebenaran, dan buta dari mengikutinya, sebagaimana Allah memberitahukan tentang mereka ketika memasuki neraka: (Dan mereka berkata, "Sekiranya kami mendengar atau memahami (peringatan itu), niscaya tidaklah kami bersama-sama dengan penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala” (10)) (Surah Al-Mulk) dan: (Orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, Kami tambahkan kepada mereka siksaan di atas sik­saan (88)) (Surah An-Nahl).Oleh karena itu mereka disiksa karena meninggalkan setiap perintah dan mengerjakan setiap larangan. Berdasarkan hal ini bahwa yang paling benar adalah mereka dibebani dengan semua cabang syariat baik perintah maupun larangan jika dikaitkan dengan akhirat Firman Allah: (Mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, dan lenyaplah dari mereka apa yang selalu mereka ada-adakan (21)) yaitu mereka merugikan diri sendiri, karena mereka dimasukkan ke neraka yang panas, dan mereka disiksa di dalamnya dan tidak berhenti sedikitpun, Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Tiap-tiap kali nyala api Jahanam itu akan padam, Kami tambah bagi mereka nyalanya) (Surah Al-Isra: 97) (dan lenyaplah dari mereka) yaitu hilangkanlah dari mereka (apa yang selalu mereka ada-adakan) yaitu selain Allah, berupa tandingan-tandingan dan berhala-berhala dan tidak mendapati sesuatu untuk mereka, bahkan memberikan mudharat kepada mereka, sebagaimana Allah berfirman: (Dan apabila manusia dikumpulkan (pada hari kiamat), niscaya sembahan-sembahan itu menjadi musuh mereka dan mengingkari pemujaan-pemujaan mereka (6)) (Surah Al-Ahqaf) Oleh karena itu Allah berfirman: (Pasti mereka itu di akhirat menjadi orang-orang yang paling merugi (22)) Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang keadaan mereka bahwa mereka adalah orang paling merugi di akhirat karena mereka mengganti ketinggian dengan kerendahan, nikmat surga dengan panasnya neraka, minuman yang pasti nikmat dengan air yang sangat panas, bidadari dengan makanan dari darah dan nanah, istana yang tinggi dengan jurang, serta dekat dengan Dzat yang Maha Pemurah lagi melihatNya dengan kemurkaan Dzat Yang Maha Membalas dan hukumanNya.Maka tidak aneh jika mereka adalah orang yang paling merugi di akhirat.

Sumber: https://tafsirweb.com/3514-surat-hud-ayat-22.html

Informasi

Surat

هود (Hud)

Hud — 123 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

22 dari 123 ayat

Juz

Juz 12

Halaman

Halaman 224

Ruku

Ruku 184

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 45 (89/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1495 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-11