Per AyatMushaf
قَالَ
(Syu'aib) berkata
يٰقَوْمِ
wahai kaumku
اَرَءَيْتُمْ
apakah pikiranmu
اِنْ
jika
كُنْتُ
aku adalah
عَلٰى
atas
بَيِّنَةٍ
bukti yang nyata
مِّنْ
dari
رَّبِّيْ
Tuhanku
وَرَزَقَنِيْ
dan Dia memberi rezki kepadaku
مِنْهُ
daripadaNya
رِزْقًا
rezki
حَسَنًا
baik
وَّمَآ
dan tidak
اُرِيْدُ
aku berkehendak
اَنْ
jika
اُخَالِفَكُمْ
aku menyalahi kamu
اِلٰى
kepada
مَآ
apa
اَنْهٰىكُمْ
aku larang kamu
عَنْهُ
daripadanya
ۗاِنْ
tidaklah
اُرِيْدُ
aku berkehendak
اِلَّا
melainkan/kecuali
الْاِصْلَاحَ
perbaikan
مَا
apa
اسْتَطَعْتُۗ
aku sanggup
وَمَا
dan tidak
تَوْفِيْقِيْٓ
taufik bagiku
اِلَّا
melainkan/kecuali
بِاللّٰهِ
dengan Allah
ۗعَلَيْهِ
kepadaNya
تَوَكَّلْتُ
aku bertawakkal
وَاِلَيْهِ
dan kepadaNya
اُنِيْبُ
aku kembali
﴿٨٨﴾
Dia (Syuaib) berkata, “Wahai kaumku! Terangkan padaku jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku dan aku dianugerahi-Nya rezeki yang baik (pantaskah aku menyalahi perintah-Nya)? Aku tidak bermaksud menyalahi kamu terhadap apa yang aku larang darinya. Aku hanya bermaksud (mendatangkan) perbaikan selama aku masih sanggup. Dan petunjuk yang aku ikuti hanya dari Allah. Kepada-Nya aku bertawakal dan kepada-Nya (pula) aku kembali.
1561 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Syu’aib menjawab, ”wahai kaumku, apakah pendapat kalian bila aku berada di atas jalan yang jelas dari tuhanku terkait apa yang aku seru kalian kepadanya, berupa perintah mengikhlaskan ibadah kepadaNya dan terkait urusan yang aku larang kalian darinya untuk merusak harta benda, dan Dia memberikan rizki kepadaku dengan rizki melimpah yang halal lagi baik? dan aku tidak ingin menyalahi kalian dengan melakukan perkara yang aku larang kalian darinya. Dan aku tidaklah menginginkan dalam perkara yang aku perintahkan kalian melakukannya dan larang kalian darinya kecuali untuk memperbaiki keadaan kalian sesuai kesanggupan dan kemampuanku. Dan tidaklah ada taufik bagiku dalam menapaki kebenaran dan usaha memperbaiki keadaan kalian kecuali dengan taufik dari Allah.Kepada Allah lah semata aku bertawakal, dan kepadaNya lah aku kembali dengan bertaubat dan inabah.

Sumber: https://tafsirweb.com/3580-surat-hud-ayat-88.html

Tafsir as-Sa'di

88 “syuaib berkata” kepada mereka, ”hai kaumku, bagaimana pendapatmu jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Rabbku” yakni keyakinan dan ketenangan tentang kebenaran agama yang aku bawakan, ”dan Dia menganugerahiku dari padaNya rizki yang baik (patutkah aku menyalahi perintahNya)?” yakni Allah memberiku berbagai macam harta kekayaan. ”dan” aku tidak “berkendak menyalahi kamu (dengan mengerjakan) apa yang aku larangkan untukmu” aku tidak ingin melarangmu dari perbuatan curang dalam timbangan dan takaran sedangkan aku melakukannya sehingga akibatnya adalah aku dituduh dalam hal itu, justru tidaklah aku melarang suatu perkara melainkan akulah orang pertama yang meninggalkannya. “tidaklah aku bermaksud melainkan (mendatangkan) perbaikan selama aku masih berkesanggupan” yakni, aku tidak punya maksud dan tujuan kecuali untuk memperbaiki kondisi kalian dan menegakan manfaat untuk kalian, aku tidak punya tujuan khusus untuk diriku saja sebatas kemampuanku, ini merupakan jenis tazkiyah untuk diri, dan penolaknya adalah ucapannya "dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah” maksudnya, taufik yang aku dapatkan untuk melakukan kebaikan dan menghindari kejahatan, tidak lain kecuali dari Allah, bukan karena daya dan kekuatanku. ”hanya kepada Allah aku bertawakal” aku bersandar kepadaNya dalam urusanku, dan aku percaya dengan jaminanNya. ”dan hanya kepadaNyalah aku kembali” dalam menunaikan ibadah yang Dia perintahkan kepadaku. Dalam hal ini terdapat makna usaha mendekatkan diri kepadaNya dengan perbuatan perbuatan baik. Dengan dua perkara ini, segala urusan seseorang hamba menjadi lurus yaitu meminta pertolongan kepada Allah dan kembali kepadaNya sebagai FirmanNya, ”maka sembahlah Dia, dan bertawakallah kepadaNya” Dan Dia berfirman "Hanya kepadaMu kami menyembah dan hanya kepadaMu kami meminta pertolongan".

Sumber: https://tafsirweb.com/3580-surat-hud-ayat-88.html

Tafsir Al-Wajiz

88. Syuaib berkata: “Wahai kaumku, beritahu aku jika aku memiliki pengetahuan dan bukti nyata dari Tuhanku tentang apa yang aku serukan kepada kalian, dan memberiku rejeki yang melimpah lagi baik, maka apakah masuk akal jika aku menentang perintah Allah dan laranganNya? Tidak masuk akal dan bukan urusanku untuk melarang sesuatu kepada kalian lalu aku melaksanakan sesuatu yang bertentangan.Aku tidak menghendaki apapun kecuali hanya perbaikan dengan berlaku adil sebisaku. Dan tidak ada yang menolongku dalam melakukan kebenaran kecuali Allah سبحانه وتعالى. Hanya kepadaNyalah aku menyerahkan dan mengembalikan seluruh urusanku”

Sumber: https://tafsirweb.com/3580-surat-hud-ayat-88.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Dia berkata kepada mereka,”Wahai kaumku, bagaimana pendapat kalian (jika aku mempunyai bukti dari Tuhanku) yaitu berdasarkan pengetahuan tentang apa yang aku serukan: (dan dianugerahi-Nya aku dari-Nya rezeki yang baik) Dikatakan bahwa yang dimaksud adalah kenabian. Dikatakan juga bahwa yang dimaksud adalah rezeki yang halal; serta dapat mengandung dua hal itu (Dan aku tidak berkehendak menyalahi kalian (dengan mengerja­kan) apa yang aku larang kalian darinya) yaitu aku tidak melarang kalian melakukan sesuatu, lalu aku menentangnya secara rahasia, dan aku melakukannyat secara tersembunyi dari kalian. Sebagaimana Qatadah berkata tentang firmanNya: (Dan aku tidak berkehendak menyalahi kalian (dengan mengerja­kan) apa yang aku larang kalian darinya) dia berkata,”Aku tidak melarang kalian dari suatu perkara, lalu aku mengerjakannya (Dan aku tidak berkehendak menyalahi kalian (dengan mengerjakan) apa yang aku larang kalian darinya) yaitu di dalamnya terdapat perintah dan larangan.Sesungguhnya aku ingin memperbaiki kalian dengan kesungguhan dan kemampuanku (Dan tidak ada taufik bagiku) dalam mendapatkan kebenaran dalam hal yang aku inginkan ( melainkan dengan (pertolongan) Allah Hanya kepada Allah aku bertawakal) dalam segala urusanku (dan hanya kepadaNyalah aku kembali) yaitu aku kembali. Pendapat ini dikatakan oleh Mujahid dan lainnya

Sumber: https://tafsirweb.com/3580-surat-hud-ayat-88.html

Informasi

Surat

هود (Hud)

Hud — 123 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

88 dari 123 ayat

Juz

Juz 12

Halaman

Halaman 231

Ruku

Ruku 190

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 47 (93/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1561 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-11