يوسف (Yusuf)

Per AyatMushaf
وَجَاۤءَتْ
dan datanglah
سَيَّارَةٌ
sekelompok musafir
فَاَرْسَلُوْا
maka/lalu mereka menyuruh
وَارِدَهُمْ
seorang pengambil air
فَاَدْلٰى
maka/lalu dia mengulurkan
دَلْوَهٗ
timbanya
ۗقَالَ
(pengambil air) berkata
يٰبُشْرٰى
Oh, kabar gembira
هٰذَا
ini
غُلٰمٌ
seorang anak muda
ۗوَاَسَرُّوْهُ
dan mereka merahasiakan/menyembunyikan
بِضَاعَةً
barang dagangan
ۗوَاللّٰهُ
dan Allah
عَلِيْمٌ
Maha Mengetahui
ۢبِمَا
dengan/terhadap apa
يَعْمَلُوْنَ
mereka kerjakan
﴿١٩﴾
Dan datanglah sekelompok musafir, mereka menyuruh seorang pengambil air. Lalu dia menurunkan timbanya. Dia berkata, “Oh, senangnya, ini ada seorang anak muda!” Kemudian mereka menyembunyikannya sebagai barang dagangan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
1615 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan tibalah satu rombongan dari orang-orang musafir. Mereka mengutus orang untuk mencarikan air bagi mereka. Maka ketika orang tersebut memasukkan ember ke dalam sumur, yusuf bergantung padanya.Maka orang yang mengambil air itu senang, berbinar, karena mendapatkan seorang anak, dan dia berkata, ”wah ada kabar yang menyenangkan. Ini ada anak lelaki yang berharga mahal.” tukang air itu dan sejumlah temannya menyembunyikan yusuf dari anggota rombongan musafir yang lainnya dan tidak menampakannya kepada mereka. Mereka berkata, ’ini adalah barang perniagaan yang kami bawa.” dan Allah mahamengetahui apa yang mereka lakukan terhadap yusuf.

Sumber: https://tafsirweb.com/3757-surat-yusuf-ayat-19.html

Tafsir as-Sa'di

19 maksudnya, yusuf berada di dasar sumur selama beberapa waktu yang dia jalani disana. sampai akhirnya “datanglah beberapa kelompok musafir” sebuah kafilah yang bertolak menuju mesir” lalu mereka menyuruh seorang pengambil air” orang pertama dan terdepan (dalam rombongan) yang menimba air bagi mereka dan mengumpulkannya serta mempersiapkan pembuatan kolam atau semacamnya bagi mereka. ”maka ia menurunkan” yaitu pengambilan air itu (menurunkan) “timbanya” maka yusuf menggantungkan diri padanya dan berhasil keluar. Ia berkata, ”oh, kabar gembira, ini seorang anak muda” orang ini begitu gembira seraya berkata ”ini bocah kecil yang berharga mahal” kemudian mereka menyembunyikannya sebagai barang dagangan”

Sumber: https://tafsirweb.com/3757-surat-yusuf-ayat-19.html

Tafsir Al-Wajiz

19. Lalu ada beberapa Musafir yang berasal dari Madyan di negeri Syam menuju Mesir melewati sumur itu. Lalu mereka mengutus orang kepercayaan mereka, yaitu orang yang dipercaya membawa air untuk memberi minum kaumnya.Lalu dia melempar timbanya ke dalam sumur agar terisi penuh, lalu Yusuf berpegangan pada talinya. Ketika orang yang dipercaya melihatnya, dia berkata: “Betapa beruntungnya (dikatakan ketika bahagia, lawan dari kata wahai meruginya, ketika cemas.) ini ada anak laki-laki.” Lalu mereka menyembunyikannya dari kelompok lainnya dan menjadikannya sesuatu untuk diperjual belikan layaknya budak. Allah Maha Mengetahui perbuatan mereka.Rahasia mereka tidak luput dariNya. Dan yang menimpa Yusuf adalah cobaan. Dia seperti barang yang diperjual-belikan.

Sumber: https://tafsirweb.com/3757-surat-yusuf-ayat-19.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 19-20 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang apa yang terjadi kepada nabi Yusuf ketika dia dilempar para saudaranya ke dalam sumur, dan ditinggalkan seorang diri Allah menggerakkan kafilah kepadanya, dan mereka berhenti di dekat sumur itu. Mereka memerintahkan pengambil air mereka untuk menimbakan air untuk mereka. Setelah dia datang ke sumur itu dan menjulurkan timbanya ke dalamnya, maka nabi Yusuf bergantung kepada tali timba itu.Lalu dia keluar dan merasa gembira dengannya, lalu berkata: (Wahai, kabar gembira, ini seorang anak muda!) Sebagian ulama membaca,"Ya Busyraa'' Sesungguhnya makna bacaan itu berdasarkan sisi ini adalah merujuk kepada bacaan lain. Kata “al-busyra” dimudhafkan dirinya dan “ya’ idhafahnya dibuang, dan itulah yang dimaksud sebagaimana yang dikatakan oleh bangsa Arab,"Wahai diriku, bersabarlah" dan "Wahai pelayan, datanglah kepadaku!", dengan membuang huruf idhafah. Diperbolehkan menggunakan “kasrah” saa itu dan “rafa’” Hanya Allah yang lebih mengetahui.Firman Allah: (Kemudian mereka menyembunyikannya sebagai barang dagangan) yaitu para pengambil air itu menjadikannya sebagai tawanan. Mereka berkata,"Kami telah membelinya dari pemilik air, karena takut mereka ikut serta jika mereka mengetahui cerita sebenarnya" Pendapat ini dikatakan oleh Mujahid, As-Suddi Firman Allah: (Dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan) yaitu Dia mengetahui apa yang dikerjakan para saudara nabi Yusuf dan orang-orang yang membelinya. yaitu, Dia Maha Kuasa untuk mengubah dan menolak hal itu. Akan tetapi kebijaksanaan dan takdir sebelumnya.Dia membiarkan hal itu agar diputuskan sesuai dengan apa yang telah Dia takdirkan dan putuskan (Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah, Maha Suci Allah, Tuhan alam semesta) (Surah Al-A'raf: 54) Ini ditujukan kepada Rasulullah Muhammad ﷺ, dan pemberitahuan kepada beliau bahwa Aku mengetahui gangguan dari kaummu terhadapmu.Aku Maha Kuasa untuk menyangkal hal itu, akan tetapi Aku menangguhkan mereka dan menjadikan akibat yang baik bagimu dan keputusanku atas mereka. Sebagaimana yang Aku lakukan kepada nabi Yusuf, yaitu keputusan dan akibat yang baik atas saudara-saudaranya. Firman Allah: (Dan mereka menjual Yusuf dengan harga yang murah, yaitu beberapa dirham saja) Allah سبحانه وتعالى berfirman bahwa saudara-saudaranya menjualnya dengan harga yang murah.Pendapat ini dikatakan oleh Mujahid dan Ikrimah. Al-bakhs adalah kurang, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman (maka ia tidak takut akan kekurangan pahala) (Surah Al-Jin: 13) yaitu, para saudaranya menukarnya dengan harga yang sangat murah.Bersamaan dengan itu mereka adalah orang-orang yang sangat tidak menginginkannya. bahkan seandainya mereka dimintai sesuatu tanpa imbalan apa pun, maka mereka tetap menerimanya. Makna yang dimaksud di sini adalah kurang, palsu atau keduanya. yaitu, para saudaranya menjualnya dengan harga yang sangat murah. Oleh karena itu Allah berfirman: (yaitu beberapa dirham saja) Adh-Dhahhak berkata tentang firmanNya: (dan mereka merasa tidak tertarik hatinya kepada Yusuf) Demikian itu mereka tidak mengetahui kenabian dan kedudukannya di sisi Allah سبحانه وتعالى

Sumber: https://tafsirweb.com/3757-surat-yusuf-ayat-19.html

Informasi

Surat

يوسف (Yusuf)

Yusuf — 111 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

19 dari 111 ayat

Juz

Juz 12

Halaman

Halaman 237

Ruku

Ruku 194

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 48 (95/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1615 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-12