يوسف (Yusuf)
Per AyatMushaf
قَالَ
(Yusuf) berkata
هِيَ
dia
رَاوَدَتْنِيْ
menggodaku
عَنْ
dari
نَّفْسِيْ
diriku
وَشَهِدَ
dan memberikan kesaksian
شَاهِدٌ
seorang saksi
مِّنْ
dari
اَهْلِهَاۚ
keluarganya/wanita
اِنْ
jika
كَانَ
adalah
قَمِيْصُهٗ
bajunya
قُدَّ
koyak
مِنْ
dari
قُبُلٍ
depan
فَصَدَقَتْ
maka (wanita itu) benar
وَهُوَ
dan dia (Yusuf)
مِنَ
dari
الْكٰذِبِيْنَ
orang-orang yang dusta
﴿٢٦﴾
Dia (Yusuf) berkata, “Dia yang menggodaku dan merayu diriku.” Seorang saksi dari keluarga perempuan itu memberikan kesaksian, “Jika baju gamisnya koyak di bagian depan, maka perempuan itu benar, dan dia (Yusuf) termasuk orang yang dusta.
1622 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Yusuf berkata, ”Dialah yang mengajaku kepada perbuatan tersebut.” dan seorang anak kecil dari keluarganya masih dalam ayunan bayi bersaksi dengan berkata, ”Apabila pakaiannya robek dari arah depan, maka wanita itu benar dalam tuduhannya terhadap yusuf, dan yusuf termasuk orang-orang yang dusta.”
Sumber: https://tafsirweb.com/3764-surat-yusuf-ayat-26.html
Tafsir as-Sa'di
26. maka yusuf membela dirinya dari tuduhan yang dilancarkan wanita itu dan “dia berkata ’Dia menggodaku untuk menundukan diriku (padanya)” pada saat itu kondisinya mengandung kemungkinan adanya kejujuran ada pada salah satu orang dari keduanya, namun tidak diketahui siapa diantara keduanya (yang jujur) tapi Allah menjadikan beberapa indikasi dan petunjuk bagi kebenaran dan kejujuran yang memandu menyibak kebenaran. Terkadang orang orang mengetahuinya dan kadang kadang tidak menyadarinya. Allah mencurahkan anugerahNya dalam polemic ini dengan memperjelas pihak yang jujur dari keduanya untuk membebaskan Nabi dan kekasihNya yusuf.Maka tergugahlah seorang saksi (ahli) dari anggota keluarga wanita itu, ia mempersaksikan melalui sebuah hipotesa, barangsiapa pada dirinya terdapat bukti itu maka dialah orang yang jujur. Ia berkata. ”jika baju gamisnya koyak di muka, maka wanita itu benar, dan yusuf termasuk orang orang yang dusta” hal itu karena mengindikasikan bahwa yusuflah yang menghampiri sang wanita, yang merayu dan berusaha melakukannya. Sementara wanita tersebut ingin menyingkirkannya dari dirinya, sehingga merobek bajunya dari sisi ini (bagian depan).
Sumber: https://tafsirweb.com/3764-surat-yusuf-ayat-26.html
Tafsir Al-Wajiz
26. Untuk membela diri, Yusuf berkata: “Dia yang menginginkan hal itu dariku, dan aku tidak menghendaki keburukan padanya. Dan itu disaksikan bayi di tempat tidurnya yang berada di dekatnya.” Allah membuatnya bisa berbicara, sebagaimana yang ada dalam hadits shahih dari Nabi ﷺ yang menyebutkan tentang bayi yang berbicara di tempat tidurnya.Di antara keluarganya ada yang menjadi saksi bagi Yusuf dan berkata: “Jika bajunya robek atau terpotong pada bagian depan, maka ucapan Zulaikha benar, dan Yusuf termasuk orang-orang yang berdusta.” Menurut kebanyakan kelompok penafsir bahwa saksi itu bukanlah bayi melainkan laki-laki dewasa, yaitu anak dari paman Zulaikha.
Sumber: https://tafsirweb.com/3764-surat-yusuf-ayat-26.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 25-29 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang keadaan keduanya ketika berlomba mencapai pintu. Nabi Yusuf melarikan diri, dan wanita itu mengejarnya untuk mengembalikan nabi Yusuf ke dalam rumah. Di tengah-tengah itu wanita tersebut mengejar nabi Yusuf, lalu dia memegang bajunya dari belakang, lalu merobeknya lebar-lebar.Keduanya menjumpai suami wanita itu di pintu. Saat itu juga timbul tipu daya pada wanita itu. dan berkata kepada suaminya seraya menyangkal semua tuduhan dan menuduh bahwa nabi Yusuf yang memulainya, (Apakah pembalasan terhadap orang yang bermaksud berbuat serong dengan istrimu) yaitu perbuatan keji (selain dipenjarakan) yaitu dipenjara (atau dihukum dengan azab yang pedih) yaitu dipukul dengan pukulan yang keras dan menyakitkan. Saat itu juga nabi Yusuf membela diri dengan menyampaikan kebenaran, dan dia berlepas diri dari tuduhan khianat yang disampaikan wanita itu (Yusuf berkata, "Dia menggodaku untuk menundukkan diriku (kepadanya)") dia menyebutkan bahwa wanita itulah yang mengajaknya untuk berbuat zina dan menarik baju gamisnya (dan seorang saksi dari keluarga wanita itu memberikan kesaksiannya, "Jika baju gamisnya koyak di muka) dari bagian depannya (maka wanita itu benar) Dalam ucapannya yang menyatakan bahwa nabi Yusuf yang mengajaknya.Karena jika demikian, berarti nabi Yusuf yang mengajaknya, lalu dia mendorong dada nabi Yusuf, lalu baju gamisnya sobek sehingga benarlah apa yang dikatakan oleh wanita itu ("Dan jika baju gamisnya koyak di belakang, maka wanita itulah yang dusta dan Yusuf termasuk orang-orang yang benar” (27)) Hal ini dapat dibuktikan dengan kenyataannya, ketika nabi Yusuf lari dari wanita itu dan wanita itu mengejarnya, lalu wanita itu memegang bajunya dari belakang. agar dia bisa mengembalikan nabi Yusuf kepadanya, lalu baju Yusuf sobek dari belakang. Firman Allah: (Maka tatkala suami wanita itu melihat baju gamis Yusuf koyak di belakang) yaitu setelah nyata bagi suami wanita itu kebenaran nabi Yusuf dan kedustaan istrinya dalam tuduhannya yang ditujukan kepada nabi Yusuf (berkatalah dia, "Sesungguhnya (kejadian) itu adalah di antara tipu daymu) yaitu sesungguhnya pencemaran harga diri pemuda ini merupakan salah satu tipu daya kalian (sesungguhnya tipu daya kamu besar”) Kemudian suami wanita itu memerintahkan nabi Yusuf agar menyembunyikan kejadian itu ((Hai) Yusuf, berpalinglah dari ini) yaitu lupakanlah peristiwa ini dan jangan bicarakan hal ini kepada siapapun kepada seorang pun (dan (kamu hai istriku) mohon ampunlah atas dosamu itu) dia berkata kepada istrinya, dan dia adalah orang yang lemah lembut dan mudah memaafkan, atau dia memakluminya, karena istrinya melihat sesuatu yang tidak sabar baginya untuk menghindarinya. Jadi dia berkata kepada istrinya,"Mohon ampunlah atas dosamu" yaitu yang terjadi pada dirimu berupa menginginkan hal buruk kepada pemuda ini dan dan menuduhnya melakukan sesuatu yang tidak dia lakukan (karena kamu sesungguhnya termasuk orang-orang yang berbuat salah)
Sumber: https://tafsirweb.com/3764-surat-yusuf-ayat-26.html
Informasi
Surat
يوسف (Yusuf)
Yusuf — 111 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
26 dari 111 ayat
Juz
Juz 12
Halaman
Halaman 238
Ruku
Ruku 195
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 48 (95/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1622 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-12