يوسف (Yusuf)
Per AyatMushaf
فَاسْتَجَابَ
maka memperkenankan doa
لَهٗ
kepadanya (Yusuf)
رَبُّهٗ
Tuhannya
فَصَرَفَ
maka Dia palingkan
عَنْهُ
daripadanya (Yusuf)
كَيْدَهُنَّ
tipu daya mereka
ۗاِنَّهٗ
sesungguhnya Dia
هُوَ
Dia
السَّمِيْعُ
Maha Mendengar
الْعَلِيْمُ
Maha Mengetahui
﴿٣٤﴾
Maka Tuhan memperkenankan doa Yusuf, dan Dia menghindarkan Yusuf dari tipu daya mereka. Dialah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
1630 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Kemudian Allah mengabulkan permohonan yusuf, lalu memalingkan darinya apa yang diinginkan oleh istri sang mentri dan kawan-kawan wanitanya untuk bermaksiat kepada Allah. Sesungguhnya Allah mahamendengar doa yusuf dan doa setiap orang yang memanjatkan doa dari makhlukNYa, maha mengetahui keinginan, kebutuhan dan apa saja yang memperbaiki keadaannya, dan kebutuhan seluruh mahklukNya dan apa saja yang memperbaiki keadaan mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/3772-surat-yusuf-ayat-34.html
Tafsir as-Sa'di
34 “maka Rabbnya memperkenankan doa yusuf” saat memanjatkan doa kepadaNya “dan dia menghindarkan yusuf dari tipu daya mereka” wanita itu masih saja antusias untuk menggoda yusuf dan menempuh segala cara yang mampu ia usahakan, sampai yusuf membuatnya putus asa dan Allah memalingkan tipu daya mereka dari yusuf “sesungguhnya Dialah yang Maha mendengar” doa orang yang berdoa “lagi maha mengetahui” niatnya yang baik dan niatnya yang lemah yang menuntut adanya tambahan pertolongan dan perhatiannNYa. ini adalah bentuk pertolongan Allah kepada yusuf dari fitnah yang menjerat dan ujian yang berat ini.
Sumber: https://tafsirweb.com/3772-surat-yusuf-ayat-34.html
Tafsir Al-Wajiz
34. Lalu Allah mengabulkan doanya, melembutkannya, menjaganya dari kemaksiatan, dan menghilangkan tipu muslihat mereka. Sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى itu Maha mendengar doa dan Maha mengetahui keadaan orang yang meminta perlindungan kepadaNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/3772-surat-yusuf-ayat-34.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 30-34 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa berita tentang nabi Yusuf dan istri Al-Aziz itutersebar ke seluruh kota yaitu Mesir sehingga dibicarakan oleh banyak orang (Dan wanita-wanita di kota itu berkata) seperti istri para pembesar dan pemimpin. Mereka mengkritik istri Al-Aziz, sedangkan Al-Aziz adalah seorang menteri negeri, dan melimpahkan aib itu kepadanya atas perbuatan itu (Istri Al-Aziz menggoda pemudanya untuk menundukkan dirinya (kepadanya)) dia berupaya menundukkan pemudanya untuk memenuhi keinginannya dan mengajaknya untuk mendekatinya (sesungguhnya cintanya kepada bujangnya itu adalah sangat mendalam) yaitu kecintaan kepadanya sampai menutupi hatinya, hingga membuatnya tertutup. (Sesungguhnya kami memandangnya dalam kesesatan yang nyata) yaitu dalam perbuatannya itu, yaitu mencintai pemudanya dan menggodanya agar mau bersamanya (Maka tatkala wanita itu mendengar cercaan mereka) sebagian ulama’ berkata yaitu perkataan mereka. Muhammad bin Ishaq berkata,"Bahkan telah sampai kepada mereka tentang ketampanan nabi Yusuf, maka mereka ingin menyaksikannya.Lalu mereka menyampaikan kata-kata tersebut agar mereka bisa melihat dan menyaksikannya" Maka saat itu istri Al-Aziz (mengundang mereka) yaitu mengundang mereka ke rumahnya dan menjamu mereka (dan menyediakan bagi mereka tempat duduk) yaitu tempat duduk yang disiapkan dengan penutup meja dan makanan. Terdapat makanan yang harus dikupas dengan pisau, Oleh karena itu Allah berfirman: (dan diberikannya kepada masing-masing mereka sebuah pisau) Ini merupakan tipu daya wanita itu untuk membalas mereka dengan memperlihatkan nabi Yusuf (kemudian dia berkata (kepada Yusuf),"Keluarlah kepada mereka!") Wanita itu menyembunyikan nabi Yusuf di tempat yang lain (Maka tatkala) nabi Yusuf keluar dan (wanita-wanita itu melihatnya, mereka kagum kepada (ketampanan)nya) mereka kagum olehnya, yaitu kagum dan terpesona oleh dirinya, sehingga mereka memotong tangan mereka sendiri karena kagum melihatnya.Maksudnya adalah bahwa mereka terus melukai tangan mereka dengan pisau itu. Pendapat ini dikatakan oleh para ulama’ Diriwayatkan dari Mujahid dan Qatadah bahwa mereka memotong tangannya hingga melemparkannya, hanya Allah yang lebih mengetahui. (dan berkatalah mereka, "Mahasempurna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia”) Kemudian mereka berkata kepada wanita itu,"Kami tidak mencelamu setelah yang kami lihat ini," karena mereka tidak pernah melihat manusia yang seperti dirinya atau bahkan mendekati dirinya. Sesungguhnya nabi Yusuf dianugerahi separuh dari ketampanan, sebagaimana yang disebutkan di dalam hadits shahih dalam hadits Isra’ Mi’raj bahwa Rasulullah ﷺ bertemu dengan nabi Yusuf di langit ketiga, lalu beliau bersabda,”Dan ternyata Yusuf dianugerahi separuh dari ketampanan” Oleh karena itu ketika para wanita itu melihatnya, mereka berkata: (Maha sempurna Allah) Mujahid dan lainnya berkata,”Kami berlindung kepada Allah (ini bukanlah manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia (31) Wanita itu berkata, "Itulah dia orang yang kalian cela aku karena (tertarik) kepadanya”) Wanita itu mengatakan alasannya kepada mereka, bahwa orang ini pantas disukai karena ketampanan dan kesempurnaannya (dan sesungguhnya aku telah menggoda dia untuk menundukkan dirinya (kepadaku), tetapi dia menolak) yaitu menolaknya.Sebagian ulama berkata bahwa setelah para wanita itu melihat ketampanan nabi Yusuf, dia memberitahukan kepada mereka sifat-sifat baik nabi Yusuf yang tersembunyi dari mereka yaitu memelihara kehormatannya dengan ketampanannya. Kemudian wanita itu berkata seraya mengancam nabi Yusuf (Dan sesungguhnya jika dia tidak menaati apa yang aku perintahkan kepadanya, niscaya dia akan dipenjarakan dan dia akan termasuk golongan orang-orang yang hina) Maka saat itu nabi Yusuf memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatan dan tipu muslihat mereka (Yusuf berkata, " Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku”) yaitu dari pebuatan keji (Dan jika tidak Engkau hindarkan dariku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka)) Jika Engkau menyerahkan hal ini kepada diriku, maka aku tidak mampu menolaknya, dan aku tidak memiliki kemampuan membuat mudharat dan manfaat baginya melainkan dengan daya dan kekuatanMu. Engkaulah Dzat yang dimintai pertolongan, dan hanya kepadaMulah aku berserah diri; maka janganlah Engkau serahkan diriku kepada hawa nafsuku (tentu aku akan cenderung untuk memenuhi keinginan, mereka dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh. Maka Tuhannya memperkenankan doa Yusuf).Hal itu menunjukkan bahwa nabi Yusuf dipelihara Allah dengan pemeliharaan yang agung. Dia melindunginya sehingga dia bisa menolak ajakan wanita itu dengan keras, dan dia memilih penjara daripada hal itu. Ini adalah kedudukan sempurna yang paling tinggi, yaitu selain muda, tampan, dan sempurna, dia menolak ajakan tuan wanitanya yang merupakan istri Aziz negeri Mesir, sekalipun wanita itu sangat cantik, kaya, dan memiliki kuasa. nabi Yusuf menolaknya dan memilih penjara daripada hal itu, karena takut kepada Allah dan mengharapkan pahalaNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/3772-surat-yusuf-ayat-34.html
Informasi
Surat
يوسف (Yusuf)
Yusuf — 111 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
34 dari 111 ayat
Juz
Juz 12
Halaman
Halaman 239
Ruku
Ruku 196
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 48 (96/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1630 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-12