يوسف (Yusuf)

Per AyatMushaf
يُوْسُفُ
Yusuf
اَيُّهَا
hai
الصِّدِّيْقُ
orang yang paling benar
اَفْتِنَا
terangkan kepada kami
فِيْ
didalam/tentang
سَبْعِ
tujuh
بَقَرٰتٍ
sapi betina
سِمَانٍ
gemuk
يَّأْكُلُهُنَّ
memakan mereka
سَبْعٌ
tujuh
عِجَافٌ
kurus
وَّسَبْعِ
dan tujuh
سُنْۢبُلٰتٍ
tangkai
خُضْرٍ
hijau
وَّاُخَرَ
dan yang lain
يٰبِسٰتٍۙ
kering
لَّعَلِّيْٓ
agar aku
اَرْجِعُ
aku kembali
اِلَى
kepada
النَّاسِ
manusia/orang-orang
لَعَلَّهُمْ
supaya mereka
يَعْلَمُوْنَ
mereka mengetahui
﴿٤٦﴾
”Yusuf, wahai orang yang sangat dipercaya! Terangkanlah kepada kami (takwil mimpi) tentang tujuh ekor sapi betina yang gemuk yang dimakan oleh tujuh (ekor sapi betina) yang kurus, tujuh tangkai (gandum) yang hijau dan (tujuh tangkai) lainnya yang kering agar aku kembali kepada orang-orang itu, agar mereka mengetahui.”
1642 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan ketika lelaki itu sampai kepada yusuf, dia berkata kepadanya, ”yusuf, wahai orang yang selalu berkata benar, jelaskanlah kepada kami tafsir mimpi orang yang melihat tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk yang dimakan oleh sapi betina kurus-kurus.Dan ia melihat tujuh bulir yang hijau-hijau dan tujuh bulir yang kering-kering. Mudah-mudahan aku dapat kembali kepada raja dan teman0temannya, lalu aku beritahukan kepada mereka, sehingga mereka akan tahu tafsir yang aku tanyakan kepadamu, dan agar mereka mengetahui kedudukan dan keutamaanmu.”

Sumber: https://tafsirweb.com/3784-surat-yusuf-ayat-46.html

Tafsir as-Sa'di

46. mereka akhirnya mengutusnya. Iapun menemui yusuf. yusuf tidak menacacinya atas kealpaannya. Bahkan langsung menyimak pertanyaan yang dia lontarkan kepadanya dan menjawabnya.Dia berseru “yusuf, hai orang yang amat dipercaya” yaitu sangat jujur dalam uacapan ucapan dan tindak tanduknya “terangkanlah kepada kami tentang tujuh ekor sapi yang gemuk gemuk yang dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus kurus, dan tujuh butir (gandum) yang hijau dan tujuh lainnya yang kering agar aku kembali kepada orang orang itu, agar mereka mengetahui ” karena mereka benar benar beranimo untuk mengetahui ta’birnya, yaitu ta’bir sebuah mimpi yang telah membebani pikiran mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/3784-surat-yusuf-ayat-46.html

Tafsir Al-Wajiz

46. Wahai Yusuf yang sangat jujur: “Beritahulah kami tentang mimpi melihat 7 sapi betina dimakan 7 sapi betina yang lemah dan buruk, serta 7 tangkai gandum hijau yang dikalahkan oleh 7 biji lainnya yang kering. Mimpi itu dilihat oleh oleh raja.Barankali aku bisa kembali kepada mereka, yaitu raja dan pengikutnya, supaya mereka mengetahui penafsiran mimpi ini dan mengetahui keutamaan dan kedudukan pengetahuanmu, lalu kamu bisa keluar dari penjara.”

Sumber: https://tafsirweb.com/3784-surat-yusuf-ayat-46.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 43-49 Mimpi dari raja Mesir ini merupakan takdir Allah yang menjadi penyebab keluarnya nabi Yusuf dari penjara dalam keadaan mulia dan terhormat. Demikian itu karena ketika raja itu melihat mimpi itu, dia penasaran tentang hal itu, dan apa penjelasannya. Lalu dia mengumpulkan semua peramal, paranormal, dan para pembesar kerajaannya.Lalu dia menceritakan apa yang dia mimpikan dan meminta penjelasannya dari mereka, dan mereka tidak mengetahuinya. Mereka beralasan kepada raja bahwa mimpi itu (mimpi-mimpi yang kosong) yaitu angan-angan yang engkau bayangkan sehingga terbawa dalam mimpimu (dan kami sekali-kali tidak tahu mena'birkan mimpi itu) yaitu seandainya mimpi itu benar dari angan-angan, maka kami tidak akan mengetahui penjelasannya. Saat itu juga orang yang selamat dari kedua pemuda yang berada di penjara dengan nabi Yusuf itu teringan kepadanya.Setan telah menjadikannya lupa pada apa yang diwasiatkan nabi Yusuf kepadanya, yaitu menceritakan perkara nabi Yusuf kepada raja. Keadaan itu membuatnya ingat kepadanya (setelah selang beberapa waktu) yaitu waktu. Sebagian ulama membaca “amahin”, yakni setelah lupa.Ia berkata kepada mereka, yaitu raja dan orang-orang yang dikumpulkan raja untuk hal itu (Aku akan memberitahukan kepada kalian tentang (orang yang pandai) mena'birkannya) yaitu menjelaskan mimpi ini (maka utuslah aku (kepadanya)) yaitu utuslah aku untuk menemui nabi Yusuf yang jujur di penjara. Lalu mereka mengutusnya. Ketika dia datang kepada nabi Yusuf, dia berkata: (Yusuf, hai orang yang sangat dapat dipercaya, terangkanlah kepada kami) dan menceritakan mimpi yang dilihat oleh raja.Saat itu nabi Yusuf menceritakan kepadanya penjelasan mimpi itu tanpa menegurnya atas kelalaiannya terhadap apa yang dia pesankan kepadanya, dan tanpa memberikan syarat apapun agar dia dikeluarkan dari penjara dulu, melainkan nabi Yusuf berkata: (Supaya kalian bertanam tujuh tahun (lamanya) sebagaimana biasa) yaitu akan datang kepada kalian musim subur dan banyak hujan selama tujuh tahun berturut-turut. Dia menjelaskan bahwa sapi itu adalah tahun karena sapi itu untuk membajak tanah yang digarap untuk menghasilkan buah-buahan dan hasil pertanian, yaitu bulir-bulir yang hijau. Kemudian nabi Yusuf membimbing mereka tentang apa yang harus mereka lakukan selama tujuh tahun itu. dia berkata: (maka apa yang kalian panen hendaklah kalian biarkan di bulirnya, kecuali sedikit untuk makan kalian) yaitu bagaimanapun hasil yang kalian peroleh dari panen kalian di musim-musim subur tujuh tahun itu, kalian harus membiarkan hasilnya pada bulir-bulirnya, agar dapat disimpan untuk jangka waktu yang lama dan menghindari kebusukan, kecuali takaran yang kalian makan, maka makanlah sedikit demi sedikit.Janganlah berlebih-lebihan agar jumlah makanan kalian bisa mengambil manfaat pada tujuh tahun musim paceklik. Itu adalah musim yang berturut-turut selama tujuh tahun yang mengiringi musim-musim subur. Musim-musim itu adalah sapi-sapi kurus yang memakan sapi-sapi yang gemuk.Karena dalam musim paceklik apa yang mereka kumpulkan di musim subur habis dimakan. Musim paceklik itu adalah bulir-bulir kering. Lalu Yusuf memberitahukan kepada mereka bahwa pada musim paceklik itu tidak ada apa pun yang tumbuh, dan apa yang mereka semai tidak akan menghasilkan apapun.Oleh karena itu nabi Yusuf berkata: (yang menghabiskan apa yang kalian simpan untuk menghidupinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari (bibit gandum) yang kalian simpan) Kemudian nabi Yusuf menyampaikan kabar gembira kepada mereka tentang tahun-tahun yang subur setelah musim paceklik itu (tahun, di mana manusia diberi hujan (dengan cukup)) yaitu mereka mendapatkan hujan di seluruh negeri. dan orang-orang membuat perasan yang biasa mereka peras berupa buah zaitun dan sejenisnya, serta tebu dan sejenisnya. Sehingga sebagian ulama berkata bahwa termasuk ke dalamnya adalah memerah susu juga. Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (dan di masa itu mereka memeras anggur) yaitu memerah susu.

Sumber: https://tafsirweb.com/3784-surat-yusuf-ayat-46.html

Informasi

Surat

يوسف (Yusuf)

Yusuf — 111 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

46 dari 111 ayat

Juz

Juz 12

Halaman

Halaman 241

Ruku

Ruku 198

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 48 (96/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1642 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-12