يوسف (Yusuf)
Per AyatMushaf
۞
قَالُوْٓا
mereka berkata
اِنْ
jika
يَّسْرِقْ
dia mencuri
فَقَدْ
maka sesungguhnya
سَرَقَ
telah mencuri
اَخٌ
saudara
لَّهٗ
baginya
مِنْ
dari
قَبْلُۚ
sebelum/dahulu
فَاَسَرَّهَا
maka menyembunyikannya
يُوْسُفُ
Yusuf
فِيْ
dalam/pada
نَفْسِهٖ
dirinya
وَلَمْ
dan tidak
يُبْدِهَا
menampakkannya
لَهُمْۚ
kepada mereka
قَالَ
ia berkata
اَنْتُمْ
kamu
شَرٌّ
lebih buruk
مَّكَانًا
kedudukan
ۚوَاللّٰهُ
dan Allah
اَعْلَمُ
lebih mengetahui
بِمَا
daripada apa
تَصِفُوْنَ
kamu sifatkan/terangkan
﴿٧٧﴾
Mereka berkata, “Jika dia mencuri, maka sungguh sebelum itu saudaranya pun pernah pula mencuri.” Maka Yusuf menyembunyikan (kejengkelan) dalam hatinya dan tidak ditampakkannya kepada mereka. Dia berkata (dalam hatinya), “Kedudukanmu justru lebih buruk. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu terangkan.”
1673 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
saudara-saudara Yusuf berkata “jika orang ini mencuri, maka sungguh saudara sekandungnya dulupun pernah mencuri (yang mereka maksud adalah Yusuf alaihi salam) maka Yusuf menyembunyikan dalam dirinya sendiri apa yang ia dengar dari tuduhan kedustaan mereka, dan dia berkata dalam dirinya sendiri “kalian adalah lebih buruk kedudukannya dari apa yang kalian sebutkan, karena kalian telah menyembunyikan dariku apa yang dahulu terjadi pada kalian, dan Allah Maha mengetahui apa saja yang kalian sifati dari kedustaan dan yang diada-adakan”.
Sumber: https://tafsirweb.com/3815-surat-yusuf-ayat-77.html
Tafsir as-Sa'di
77. Ketika para saudara Yusuf menyaksikan peristiwa yang terjadi “Mereka berkata, ‘Jika ia mencuri’,” yakni saudara kami ini, maka hal itu tidak aneh terjadi padanya “sesungguhnya telah pernah mencuri pula saudaranya ini”, mereka mengarahkan (pembicaraan) kepada Yusuf. Tujuan mereka, untuk membersihkan nama mereka.Sesungguhnya orang ini dan saudaranya, pernah melakukan perbuatan pencurian. Mereka berdua bukanlah saudara kandung kami. Dalam ungkapan ini, terdapat pendiskreditan mereka kepada Yusuf dan Bunyamin.Oleh karena itu, “maka Yusuf menyembunyikan kejengkelan itu pada dirinya dan tidak menampakannya kepada mereka”, maksudnya, dia tidak membalas ucapan mereka dengan sesuatu yang tidak mereka sukai. Akan tetapi dia menahan amarahnya dan menyembunyikan perasaan hatinya, “Kamu lebih buruk kedudukanmu (sifat-sifatmu)”, di mana kalian telah mencela kami berdua dengan suatu ungkapan yang keadaan kalian lebih buruk darinya. “Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu terangkan itu,” daripada kami, dengan menempelkan predikat pencurian kepada kami yang mana Allah mengetahui bahwa kami terbebas darinya.
Sumber: https://tafsirweb.com/3815-surat-yusuf-ayat-77.html
Tafsir Al-Wajiz
77. Dengan dengki dan penuh kebencian saudara-saudara Yusuf berkata dalam hati: “Jika Benyamin, saudara kita telah mencuri cangkir dari ayah kita, maka sungguh saudaranya sebelumnya (yaitu Yusuf) juga pernah mencuri.” Dan dikatakan dalam riwayat yang manhul (kecil kebenarannya) bahwa sesungguhnya di waktu kecil Yusuf, pernah mengambil berhala emas milik kakeknya, yaitu ayah dari ibunya, kemudian menghancurkan dan membuangnya di jalan. Lalu Yusuf merahasiakan hal itu dan tidak memperlihatkan jejaknya kepada mereka (saudara-saudaranya).Yusuf berkata dalam hati: “Tempat kalian lebih buruk di sisi Allah daripada orang yang kalin tuduh mencuri. Dia tidak bersalah atas pengkhianatan dan kezaliman kalian terhadap saudara kalian. Dan Allah Maha Mengetahui hakikat ucapan dan kebohongan kalian serta tuduhan kalian terkait pencurian itu kepada Yusuf.”
Sumber: https://tafsirweb.com/3815-surat-yusuf-ayat-77.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Para saudara nabi Yusuf melihat tempat minum dari perak dikeluarkan dari karung saudara kandungnya (Jika ia mencuri, maka sesungguhnya telah pernah mencuri pula saudaranya sebelum itu) Mereka membela dirinya di hadapan Aziz dari penyerupaan dengan sifat itu. Mereka menyebutkan bahwa perbuatan ini sebagaimana yang dilakukan oleh saudaranya sebelum itu. yang mereka maksud adalah nabi Yusuf. Firman Allah: (Maka Yusuf menyembunyikan kejengkelannya itu pada dirinya) yaitu ungkapan selanjutnya, yaitu firmanNya: (Kalian lebih buruk kedudukan kalian (sifat-sifat kalian) dan Allah Maha Mengetahui apa yang kalian terangkan itu) yaitu kalian sebutkan itu.Nabi Yusuf berkata kalimat ini dalam dirinya sendiri, dan tidak menampakkannya kepada mereka. Hal ini termasuk ke dalam bagian penyembunyian sesuatu sebelum menyebutnya. Hal ini banyak sekali, sebagaimana perkataan penyair: “Semoga Abu Al-Gailan dibalas anak-anaknya di masa tuanya dengan perbuatab baik sebagaimana Sinmar mendapat balasan.
Sumber: https://tafsirweb.com/3815-surat-yusuf-ayat-77.html
Informasi
Surat
يوسف (Yusuf)
Yusuf — 111 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
77 dari 111 ayat
Juz
Juz 13
Halaman
Halaman 244
Ruku
Ruku 201
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 49 (98/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1673 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-12