يوسف (Yusuf)
Per AyatMushaf
قَالُوْا
mereka berkata
تَاللّٰهِ
demi Allah
تَفْتَؤُا
engkau senantiasa
تَذْكُرُ
engkau mengingat
يُوْسُفَ
Yusuf
حَتّٰى
sehingga
تَكُوْنَ
adalah engkau
حَرَضًا
penyakit yang berat
اَوْ
atau
تَكُوْنَ
adalah engkau
مِنَ
dari/termasuk
الْهَالِكِيْنَ
orang-orang yang binasa
﴿٨٥﴾
Mereka berkata, “Demi Allah, engkau tidak henti-hentinya mengingat Yusuf, sehingga engkau (mengidap) penyakit berat atau engkau termasuk orang-orang yang akan binasa.”
1681 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Putra-putranya berkata, ”Demi Allah, engkau terus-menerus mengingat-ingat yusuf, dan kesedihanmu atas dirinya kian besar, hingga engkau hampir mengalami kematian atau benar-beanr akan meninggal, maka kurangilah beban dirimu.”
Sumber: https://tafsirweb.com/3823-surat-yusuf-ayat-85.html
Tafsir as-Sa'di
85. “Maka lantaran keheranan melihat keadaan beliau, putra-putra beliau berkomentar, “Demi Alllah, senantiasa kamu mengingati Yusuf”, engkau masih saja mengingat Yusuf di setiap kondisimu “sehingga kamu mengidap penyakit yang berat”, maksudnya sampai engkau tua renta, tidak punya gerakan dan juga kekuatan untuk berucap, “atau kamu termasuk orang-orang yang binasa”, maksudnya kamu tidak akan melupakannya selama kamu mampu mengingatnya selama-lamanya.
Sumber: https://tafsirweb.com/3823-surat-yusuf-ayat-85.html
Tafsir Al-Wajiz
85. Anak-anak Ya’kub berkata kepadanya: “Demi Allah, engkau masih mengingat Yusuf, kesusahan karenanya dan bersedih karena berpisah dengannya, sampai engkau sakit dan hampir meninggal, atau hampir mati, atau dekat dengan kematian”
Sumber: https://tafsirweb.com/3823-surat-yusuf-ayat-85.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 83-86 Dia berkata kepada mereka sebagaimana dia berkata kepada mereka saat mereka datang dengan membawa baju nabi Yusuf dengan darah palsu: (Hanya diri kalian sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu. Maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku)) Muhammad bin Ishaq berkata,"Ketika mereka datang nabi Ya'qub dan memberitahukan kepadanya apa yang terjadi, lalu nabi Ya’kub curiga kepada mereka dan menyangka bahwa mereka telah melakukan hal yang sama seperti yang mereka lakukan terhadap nabi Yusuf. dia berkata: (Hanya diri kalian sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu. Maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku)).Sebagian ulama berkata bahwa perbuatan mereka ini sesuai dengan perbuatan mereka sebelumnya, dan disimpulkan bahwa perbuatan awal itu sama dengan ini, dan benarlah yang dikatakan olehnya: (Hanya diri kalian sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu. Maka kesabaran yang baik itulah (kesabaranku)) Kemudian nabi Ya'qub memohon kepada Allah agar Dia mengembalikan ketiga anaknya, oleh karena itu dia berkata: (Mudah-mudahan Allah mendatangkan mereka semuanya kepadaku; sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui) yaitu Maha Mengetahui tentang keadaanku (lagi Maha Bijaksana) dalam perbuatan, keputusan, dan takdirNya (Dan Ya’qub berpaling dari mereka (anak-anaknya) seraya berkata, "Aduhai dukacitaku terhadap Yusuf”) yaitu berpaling dari anak-anaknya dan berkata mengingatkan tentang kesedihannya terhadap nabi Yusuf yang lalu (Aduhai dukaku terhadap Yusuf) Kesedihan terhadap dua anak ini membangkitkan kesedihan yang mendalam. Diriwayatkan dari Sa'id bin Jubair bahwa dia berkata,”Tidak ada seorang pun yang diberi kalimat istirja' selain dari umat ini.Tidakkah kalian mendengarkan ucapan nabi Ya'qub ("Aduhai kesedihanku terhadap Yusuf, " dan kedua matanya menjadi putih karena kesedihan dan dia adalah seorang yang menahan amarahnya (terhadap anak-anaknya)) yaitu diam tidak mengeluhkan perkaranya kepada seorang makhluk pun. Saat itu anak-anaknya merasa kasihan kepadanya, lalu mereka berkata kepadanya dengan lemah lembut dan memelas: (Demi Allah, senantiasa kamu mengingati Yusuf) yaitu engkau masih ingat kepada Yusuf (sehingga kamu mengidapkan penyakit yang berat) yaitu kekuatanmu menjadi lemah (atau termasuk orang-orang yang binasa) Mereka berkata bahwa jika keadaan ini terus berlangsung atas dirimu, maka kami khawatir engkau akan meninggal (Ya'qub menjawab, "Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku”) dia menjawab ucapan mereka dengan ucapannya: (Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku) yaitu kesusahanku dan apa yang aku alami (hanya kepada Allah) saja (dan aku mengetahui dari Allah apa yang kalian tiada mengetahuinya) yaitu, aku mengharapkan setiap kebaikan dariNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/3823-surat-yusuf-ayat-85.html
Informasi
Surat
يوسف (Yusuf)
Yusuf — 111 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
85 dari 111 ayat
Juz
Juz 13
Halaman
Halaman 245
Ruku
Ruku 202
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 49 (98/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1681 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-12