يوسف (Yusuf)

Per AyatMushaf
۞
رَبِّ
ya Tuhanku
قَدْ
sesungguhnya
اٰتَيْتَنِيْ
Engkau telah menganugerahkan kepadaku
مِنَ
dari/sebagian
الْمُلْكِ
kerajaan
وَعَلَّمْتَنِيْ
dan Engkau mengajarkan kepadaku
مِنْ
dari/sebagian
تَأْوِيْلِ
tabir/pengertian
الْاَحَادِيْثِۚ
mimpi
فَاطِرَ
Pencipta
السَّمٰوٰتِ
langit(jamak)
وَالْاَرْضِۗ
dan bumi
اَنْتَ
Engkau
وَلِيّٖ
pelindung
فِى
di
الدُّنْيَا
dunia
وَالْاٰخِرَةِۚ
dan akhirat
تَوَفَّنِيْ
wafatkanlah aku
مُسْلِمًا
orang islam
وَّاَلْحِقْنِيْ
dan gabungkan aku
بِالصّٰلِحِيْنَ
dengan orang-orang yang saleh
﴿١٠١﴾
Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebagian kekuasaan dan telah mengajarkan kepadaku sebagian takwil mimpi. (Wahai Tuhan) pencipta langit dan bumi, Engkaulah pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan muslim dan gabungkanlah aku dengan orang yang saleh.”
1697 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

kemudian Yusuf berdo’a kepada Tuhannya seraya berkata “tuhanku, sungguh engkau telah memberikan kepadaku sebagian dari kerjaan mesir, dan Engkau telah mengajarkan kepadaku tafisr mimpi dan ilmu yang lainnya, Wahai Pencipta langit dan bumi dan pengada keduanya, Engkaulah yang mengurus segala urusanku di dunia dan akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan berserah diri, dan pertemukanlah aku bersama hamba-hambaMu yang sholeh dari para nabi yang baik,bersih dan terpilih”

Sumber: https://tafsirweb.com/3839-surat-yusuf-ayat-101.html

Tafsir as-Sa'di

101. Tatkala Allah menyempurnakan karuniaNya bagi Yusuf berupa pengendalian kekuasaan di bumi, dan sebagian kerajaan serta menentramkan pandangan matanya dengan berkumpul bersama kedua orangtuanya dan para saudaranya dan setelah perolehan ilmu agung yang Allah berikan kepadanya, maka dia berkata untuk mengakui nikmat Allah sebagai bentuk kesyukuran dan ajakan agar tetap istiqamah di atas Islam, “Ya Rabbku, Sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebagian kerajaan”, lantaran dia memegang kendali dan pengaturan perbendaharaan bumi (Mesir), serta menjadi menteri besar bagi raja “dan Engkau telah mengajarkan kepadaku sebagian ta’bir mimpi”, berupa penakwilan makna kisah-kisah yang ada di kitab-kitab yang diturunkan (oleh Allah) dan penakwilan mimpi dan ilmu lainnya. “(Ya Rabb) Pencipta langit dan bumi. Engkau-lah Pellindungku di dunia dan akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam”, maksudnya lestarikan akidah Islam pada diriku dan teguhkanlah hatiku di atasnya hingga Engkau mewafatkanku dalam keadaan berpegang teguh padanya. “Permohonan ini bukanlah doa permintaan agar kematian dipercepat untuknya “dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang shalih”, dari kalangan para nabi yang berbakti kepadaMu dan orang-orang yang terbaik lagi terpilih.

Sumber: https://tafsirweb.com/3839-surat-yusuf-ayat-101.html

Tafsir Al-Wajiz

101. Kemudian Yusuf berdoa untuk mengakui keutamaanNya dan mensyukuri nikmat-nikmatNya yang diberikan kepadanya: “Wahai Tuhanku, sungguh telah engkau berikan kepadaku sebagian kerajaan, yaitu kerajaan Mesir, yaitu merupakan sesuatu yang harus disyukuri, dan telah engkau ajarkan kepadaku untuk mengungkap dan menafsirkan berita tentang mimpi. Wahai Pencipta dan Pembuat langit dan bumi, engkaulah penolongku dan pemelihara urusanku di dunia dan akhirat.Jadikanlah aku di seluruh kehidupanku sebagai seorang muslim yang tunduk kepadamu sehingga aku mati dalam keadaan Islam, dan sertakanlah aku dengan orang-orang shaleh, yaitu para nabi dari leluhurku dan lainnya, supaya aku bisa mendapatkan pahala dan derajat yang sama dengan mereka di sisiMu”

Sumber: https://tafsirweb.com/3839-surat-yusuf-ayat-101.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ini adalah doa nabi Yusuf yang dipercaya. Dia berdoa kepada Tuhannya سبحانه وتعالى setelah sempurna nikmat Allah kepadanya dengan berkumpul dia dengan kedua orang tua dan para saudaranya. Serta nikmat yang dianugerahkan Allah kepadanya berupa kenabian dan kerajaan.Dia memohon kepada Tuhannya سبحانه وتعالى sebagaimana Dia menyempurnakan nikmatNya kepadanya di dunia, terus berlanjut sampai ke akhirat. dan semoga Allah mewafatkannya dalam keadaan muslim ketika Dia mewafatkannya. Pendapat ini dikatakan Adh-Dhahhak. Dan semoga Allah mengumpulkannya bersama orang-orang shalih yaitu saudara-saudaranya dari kalangan para nabi dan rasul, semoga shalawat dan salam terlimpahkan kepada mereka semua.Sebagaimana oendapat yang dikatakan Qatadah tentang firmanNya (wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh) Setelah Allah mengumpulkan semua keluarganya dan membuatnya senang, dia saat itu dalam keadaan bergelimangan kenikmatan dunia, memiliki kerajaannya, dan perhiasannya, lalu dia merindukan orang-orang shalih sebelumnya

Sumber: https://tafsirweb.com/3839-surat-yusuf-ayat-101.html

Informasi

Surat

يوسف (Yusuf)

Yusuf — 111 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

101 dari 111 ayat

Juz

Juz 13

Halaman

Halaman 247

Ruku

Ruku 203

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 50 (99/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1697 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-12