الرّعد (Ar-Ra'd)

Per AyatMushaf
وَلِلّٰهِ
dan kepada Allah
يَسْجُدُ
bersujud
مَنْ
siap/apa
فِى
di
السَّمٰوٰتِ
langit(jamak)
وَالْاَرْضِ
dan bumi
طَوْعًا
taat/atas kemauan sendiri
وَّكَرْهًا
dan terpaksa
وَّظِلٰلُهُمْ
dan bayang-bayang mereka
بِالْغُدُوِّ
diwaktu pagi
وَالْاٰصَالِ
dan petang
۩
﴿١٥﴾
Dan semua sujud kepada Allah baik yang di langit maupun yang di bumi, baik dengan kemauan sendiri maupun terpaksa (dan sujud pula) bayang-bayang mereka, pada waktu pagi dan petang hari.
1722 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Dan kepada Allah semata bersujudnya dalam keadaan tunduk dan patuh setiap yang ada di langit dan dibumi. Maka orang-orang mukmin itu tunduk kepadaNya dengan suka rela, sedang orang-orang kafir tunduk dengan dipaksa, sebab mereka menyombongkan diri, enggan untuk beribadah kepadaNya. Adapaun keadaan dan fitrah mereka justru mendustakan mereka terkait hal tersebut.Begitu juga bayang-bayang makhluk-makhluk tunduk kepada keagunganNya, bergerak dengan iradahNya di permulaan siang dan penutup hari.

Sumber: https://tafsirweb.com/3975-surat-ar-rad-ayat-15.html

Tafsir as-Sa'di

15. Segala sesuatu yang berada di dalam langit dan bumi tunduk patuh kepada Rabbnya, sujud kepadaNya “baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa,” maka sikap sukarela adalah bagi orang yang melakukan sujud dan tunduk patuh atas keinginan sendiri sebagaimana (tunduknya) kaum Mukminin. Sementara keterpaksaan adalah bagi oranag yang menyombongkan diri dari beribadah kepada Rabbnya.Padahal kondisi dan fitrahnya mendustakannya dalam hal tersebut. “Dan bayang-bayangnya di waktu pagi dan waktu petang sujud pula,” dan bayang-bayang para makhluk di permulaan hari dan penghujungnya bersujud pula. Cara bersujud masing-masing makhluk sesuai dengan kondisinya sebagaimana yang difirmankan Allah, "Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun." (Al-Isra:44).Apabila setiap makhluk telah bersujud kepada Rabbnya, baik dengan sukarela atau terpaksa, maka Dia-lah sesembahan yang benar, Dzat yang disembah lagi terpuji dengan sebenarnya. Maka, label ketuhanan baagi selainnya adalah batil. Olleh karenanya, Dia menyebutkan kebatilan ketuhanan bagi selainNya, dan mengetengahkan sejumlah buktinya dengan berfirman,

Sumber: https://tafsirweb.com/3975-surat-ar-rad-ayat-15.html

Tafsir Al-Wajiz

15. Dan hanya kepada Allahlah seluruh yang ada di langit dan bumi itu tunduk karena taat, yaitu orang-orang yang beriman pada waktu senang dan susah, atau karena terpaksa, yaitu orang-orang kufur pada saat menderita dan susah. Sel-sel mereka juga tunduk mengikuti tunduknya pemiliknya di permulaan siang dan waktu setelah ashar sampai maghrib.Dua waktu ini lebih baik dipenuhi dengan dzikir karena bertambahnya bayang-bayang yang tampak pada saat itu.

Sumber: https://tafsirweb.com/3975-surat-ar-rad-ayat-15.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang keagungan dan kekuasaanNya yang mengalahkan segala sesuatu, dan segala sesuatu itu tunduk kepadaNya. Maka bersujudlah kepadaNya dengan sukarela dari kalangan orang-orang mukmin, dan dengan terpaksa dari kalangan orang-orang kafir (dan (sujud pula) bayang-bayangnya di waktu pagi) yaitu di pagi hari (dan petang hari) yaitu bentuk jamak dari kata “ashil” yaitu akhir siang. Sebagaimana firmanNya: (Dan apakah mereka tidak memperhatikan suatu benda yang diciptakan Allah, bayang-bayangnya berbolak-balik ke kanan dan ke kiri, dalam keadaan sujud kepada Allah, dan mereka (bersikap) rendah hati (48)) (Surah An-Nahl).

Sumber: https://tafsirweb.com/3975-surat-ar-rad-ayat-15.html

Informasi

Surat

الرّعد (Ar-Ra'd)

Guruh — 43 ayat

Tempat Turun

Madaniyah

Ayat ke-

15 dari 43 ayat

Juz

Juz 13

Halaman

Halaman 251

Ruku

Ruku 206

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 50 (100/4)

Sajdah

Ayat Sajdah

Urutan Mushaf

Ayat ke-1722 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-13