الحجر (Al-Hijr)
Per AyatMushaf
اِنَّ
sesungguhnya
عِبَادِيْ
hamba-hambaKu
لَيْسَ
tidak
لَكَ
bagimu
عَلَيْهِمْ
atas mereka
سُلْطٰنٌ
kekuasaan
اِلَّا
kecuali
مَنِ
orang
اتَّبَعَكَ
mengikuti kamu
مِنَ
orang
الْغٰوِيْنَ
orang-orang yang sesat
﴿٤٢﴾
Sesungguhnya kamu (Iblis) tidak kuasa atas hamba-hamba-Ku, kecuali mereka yang mengikutimu, yaitu orang yang sesat.
1844 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
41-42. Allah berfirman, “Ini adalah jalan lurus, tengah-tengah, yang menghantarkan kepadaKu dan pada tempat kemuliaanKu.Sesungguhnya hamba-hambaKu yang ihklas kepadaKu, Aku tidak akan menjadikan bagimu kekuasaan terhadap hati-hati mereka untuk menyesatkan mereka dengan itu dari jalan lurus. Akan tetapi, kekuasaanmu hanya ada pada orang yang mengikutimu, dari kalangan orang-orang yang sesat lagi menyekutukan Allah yang rihda dengan kekuasaanmu dan ketaatan kepadamu, sebagai ganti ketaatan kepadaku.”
Sumber: https://tafsirweb.com/4192-surat-al-hijr-ayat-42.html
Tafsir as-Sa'di
42. “sesungguhnya hamba hambaKu tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka” untuk memikat mereka kepada perkara perkara yang engkau kehendaki, berupa berbagai macam kesesatan karena pengabdian diri mereka kepada Rabb mereka dan kepatuhan mereka kepada perintah perintahNya. Allah telah menolong mereka dan memelihara mereka dari (jeratan) setan. ”kecuali orang orang yang mengikutimu” lalu dia ridha dengan kepemimpinan, dan taat kepadamu sebagai ganti dari ketaatan kepada ar-rahman “yaitu orang orang yang sesat” kata lawan dari (yang mendapat petunjuk). yaitu orang yang mengetahui kebenaran tapi meningalkannya. sementara maknanya orang yang meninggalkan kebenaran tanpa tahu sebelumnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/4192-surat-al-hijr-ayat-42.html
Tafsir Al-Wajiz
42. Sesungguhnya hamba-hamba-Ku yang ikhlas itu tidak akan bisa engkau bisikkan kepada mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu dengan kemaksiatan, kekafiran dan kesesatan, mereka itulah orang-orang yang bisa engkau pengaruhi
Sumber: https://tafsirweb.com/4192-surat-al-hijr-ayat-42.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 39-44 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memberitahukan tentang iblis, pembangkangan dan keangkuhannya, bahwa dia berkata kepada Tuhannya: (oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat) Sebagian ulama berkata bahwa iblis bersumpah atas nama penyesatan Allah terhadapnya. Saya berkata,”Bisa bermakna bahwa karena Engkau telah menyesatkan aku (pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi) yaitu keturunan nabi Adam (di bumi) yaitu aku akan membuat mereka senang, menginginkan kemaksiatan dan menganjurkan serta menggiring mereka mereka untuk melakukannya (dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya) yaitu sebagaimana Engkau telah menyesatkan aku dan menakdirkanku atas hal itu, (kecuali hamba-hamba Engkau yang ikhlas di antara mereka) sebagaimana Allah berfirman (Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku?Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebagian kecil) (Surah Al-Isra: 62).Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya mengancam dan memberi peringatan (Allah berfirman, "Inilah jalan yang lurus; kewajiban Aku-lah (menjaganya)") yaitu, tempat kembali kalian semua adalah kepadaKu, maka Aku akan membalas kalian sesuai dengan amal kalian.Jika baik, maka balasannya kebaikan, dan jika buruk, maka balasannya keburukan. sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mengawasi (14)) (Surah Al-Fajr) Dikatakan bahwa jalan yang benar kembalinya kepada Allah dan ujungnya kepadaNya.Pendapat ini dikatakan Mujahid, Al-Hasan dan Qatadah, sebagaimana Allah berfirman: (Dan hak bagi Allah (menerangkan) jalan yang lurus) (Surah An-Nahl: 9) Firman Allah: (Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka) yaitu orang-orang yang Aku takdirkan mendapat petunjuk, maka tidak ada jalan bagimu kepada mereka, dan tidak juga kalian bisa sampai kepada mereka (kecuali orang-orang yang mengikuti kamu, yaitu orang-orang yang sesat) Istisna’ munqati’ Firman Allah: (Dan sesungguhnya Jahanam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya (43)) yaitu neraka Jahanam adalah sesuatu yang dijanjikan bagi pengikut iblis.Sebagaimana Allah berfirman tentang Al-Qur'an: (Dan barangsiapa di antara mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya yang kafir kepada Al-Qur’an, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya) (Surah Hud: 17) Kemudian Allah memberitahukan bahwa neraka Jahanam itu mempunyai tujuh pintu (Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka) yaitu telah ditetapkan bagi setiap pintunya akan dimasuki oleh para pengikut iblis, mereka tidak dapat menyelamatkan diri darinya.Semoga Allah melindungi kita dari sana. Masing-masing pengikut iblis memasukinya sesuai dengan amalnya, lalu dia tinggal di lapisan yang sesuai dengan amalnya. Diriwayatkan dari Ali, dia berkata bahwa pintu-pintu neraka Jahanam itu ada tujuh, sebagiannya di atas sebagian lain.Jika pintu pertama penuh, maka pintu kedua diisi, kemudian pintu ketiga, hingga semuanya penuh. Qatadah berkata tentang firmanNya: (Jahanam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka (44)) yaitu demi Allah merupakan tingkatan-tingkatan amal mereka. Diriwayatkan dari Samurah bin Jundab, dari Nabi ﷺ, ”Sesungguhnya di antara penghuni neraka ada yang dimakan api neraka sampai batas kedua mata kakinya, dan sesungguhnya di antara mereka ada yang dimakan api neraka sampai batas pinggangnya, dan di antara mereka ada yang dimakan api neraka sampai batas tenggorokannya.Tempat-tempat mereka sesuai dengan amal mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/4192-surat-al-hijr-ayat-42.html
Informasi
Surat
الحجر (Al-Hijr)
Hijr — 99 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
42 dari 99 ayat
Juz
Juz 14
Halaman
Halaman 264
Ruku
Ruku 220
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 53 (105/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1844 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-15