الحجر (Al-Hijr)

Per AyatMushaf
وَاَنَّ
Dan bahwa
عَذَابِيْ
azabKu
هُوَ
ia/adalah
الْعَذَابُ
azab
الْاَلِيْمُ
sangat pedih
﴿٥٠﴾
dan sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih.
1852 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

49-50. Beritahukanlah (wahai Rasul), kepada hamba-hambaKu bahwa sesungguhnya Aku benar-benar Maha Pengampun dan orang-orang Mukmin yang bertaubat, Maha Penyayang kepada mereka. Dan sesungguhnya siksaanKu dalah siksaan yang pedih dan menyakitkan bagi orang yang tidak mau bertaubat.

Sumber: https://tafsirweb.com/4200-surat-al-hijr-ayat-50.html

Tafsir as-Sa'di

50. Meskipun demikian, tidak sepatutnya gurat harapan (raja) terus menerus membuat mereka merasa dalam naungan rasa aman dan keterlenaan. Maka, beritahukanlah kepada mereka “bahwa azabKu adalah azab yang sangat pedih” maksudnya (sebenarnya) tidak ada siksaan (yang nyata) kecuali siksa Allah yang tidak terukur tingkatannya dan tidak terdeteksi gambarannya.Kami berlindung kepada Allah dari siksaNya. Sesungguhnya mereka itu bila mengetahui bahwa tidak ada seorangpun yang dapat menimpakan siksaan seperti ikatanNya, maka mereka akan berhati hati dan menjauhkan diri dari segala faktor yang mendatangkan hukuman pada mereka. Maka seyogyanya, seorang hamba, hatinya selalu berada di antara khauf (rasa takut), raja (pengharapan), motivasi dan ancaman.Bila ia memandang rahmat Rabbnya, ampunan dan kemurahan serta kebaikanNya, maka hal itu akan menumbuhkan sikap raja’ dan motivasi (terhadap kebaikan). Dan bila ia merenungi dosa dosanya, dan kekurangannya pada pemenuhan hak hak Rabb, maka hal itu akan melahirkan rasa takut dan kekhawatiran serta melepaskan diri dari dosa dosa itu.

Sumber: https://tafsirweb.com/4200-surat-al-hijr-ayat-50.html

Tafsir Al-Wajiz

50. Bahwa sesungguhnya azab-Ku untuk orang yang menentang-Ku dan bermaksiat kepada-Ku adalah azab yang sangat pedih. Maka takutlah kepada hukuman-Ku

Sumber: https://tafsirweb.com/4200-surat-al-hijr-ayat-50.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 45-50 Setelah Allah menyebutkan keadaan penghuni neraka, lalu Allah mengiringkannya dengan menyebutkan penghuni surga, bahwa mereka berada di dalam taman-taman dan mata airnya banyak. Firman Allah: (Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera) yaitu dalam keadaan selamat dari penyakit dan kalian selalu dalam keadaan sejahtera (lagi aman) yaitu dari semua ketakutan dan keterkejutan, dan janganlah kalian takut akan dikeluarkan, dan jangan pula takut akan terputus dan mati Firman Allah: (Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedangkan mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan (47)) Disebutkan dalam hadits shahih melalui riwayat Qatadah, telah bercerita kepada kami Abu Al-Mutawakkil An-Naji bahwa Abu Sa'id Al-Khudri bercerita kepada mereka, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,”Orang-orang mukmin diselamatkan dari neraka, lalu mereka ditahan di atas sebuah jembatan di antara surga dan neraka. Maka sebagian dari mereka menyangkut perkara penganiayaan yang pernah terjadi di antara mereka ketika di dunia.Sehingga mereka diber­sihkan dan disucikan, lalu mereka diizinkan untuk masuk surga” Terkait firman Allah, (Mutaqabilin) Mujahid berkata bahwa artinya sebagian dari mereka tidak membelakangi sebagian yang lainnya. Firman Allah: (Mereka tidak merasa lelah di dalamnya) yaitu, merasa lelah dan sakit, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih Bukhari Muslim,”Sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepadaku agar menyampaikan berita gembira kepada Khadijah dengan sebuah rumah di dalam surga terbuat dari bambu, tidak ada kegaduhan di dalamnya dan tidak pula kelelahan” Firman Allah: (dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan darinya) sebagaimana yang disebutkan dalam hadits,”Dikatakan kepada ahli surga,"Sesungguhnya kalian tetap sehat dan tidak akan sakit selama-lamanya. Sesungguhnya kalian tetap hidup dan tidak akan mati selama-lamanya.Sesungguhnya kalian tetap muda dan tidak akan tua selama-lamanya. Dan sesungguhnya kalian tetap tinggal di dalam surga dan tidak akan pindah darinya selama-lamanya” Allah سبحانه وتعالى berfirman (mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah darinya (108)) (Surah Al-Kahfi) Firman Allah: (Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku, bahwa sesungguhnya Akulah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (49) dan bahwa sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih (50)) yaitu, beritahukanlah wahai Muhammad kepada hamba-hambaKu, bahwa Aku adalah Tuhan yang mempunyai rahmat dan mempunyai azab yang sangat pedih.Telah dijelaskan sebelumnya pembahasan ayat yang mulia ini, yang menunjukkan dua kedudukan yaitu harapan dan ketakutan.

Sumber: https://tafsirweb.com/4200-surat-al-hijr-ayat-50.html

Informasi

Surat

الحجر (Al-Hijr)

Hijr — 99 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

50 dari 99 ayat

Juz

Juz 14

Halaman

Halaman 264

Ruku

Ruku 221

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 53 (106/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1852 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-15