الحجر (Al-Hijr)
Per AyatMushaf
قَالَ
(Ibrahim) berkata
اَبَشَّرْتُمُوْنِيْ
apakah kamu memberi kabar gembira kepadaku
عَلٰٓى
atas
اَنْ
bahwa
مَّسَّنِيَ
terjadi diriku
الْكِبَرُ
besar/tua
فَبِمَ
maka dengan apa/bagaimana
تُبَشِّرُوْنَ
kamu kabarkan
﴿٥٤﴾
Dia (Ibrahim) berkata, “Benarkah kamu memberi kabar gembira kepadaku padahal usiaku telah lanjut, lalu (dengan cara) bagaimana kamu memberi (kabar gembira) tersebut?”
1856 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Ibrahim berkata dengan terheran-heran, “ Apakah kalian memberikan kabar gembira kepadaku dengan (kehadiran) anak, sedang aku seorang yang berusia lanjut dan istriku pun demukian pula. Maka dengan keajaiban apakah kalian akan memberikan kabar kepadaku?”
Sumber: https://tafsirweb.com/4204-surat-al-hijr-ayat-54.html
Tafsir as-Sa'di
54. “Ibrahim berkata” maksudnya Ibrahim berkata kepada mereka dengan nada keheranan atas berita menggembirakan ini, ”apakah kamu memberi kabar gembira kepadaku” dengan kelahiran seorang anak “padahal usiaku telah lanjut”, ada unsur perasaan dari beliau “maka dengan bagaimanakah (terlaksananya) berita gembira padahal faktor sebab kausalitas sudah tidak ada?"
Sumber: https://tafsirweb.com/4204-surat-al-hijr-ayat-54.html
Tafsir Al-Wajiz
54. Ibrahim berkata: “Apakah kamu memberi kabar gembira kepadaku bahwa aku akan memiliki anak padahal usiaku telah lanjut, maka dengan cara bagaimanakah berita gembira yang kamu kabarkan ini bisa terlaksana?” ini adalah kalimat tanya yang berdasar pada kebiasaan yang terjadi bukan keraguan atas kuasa Allah
Sumber: https://tafsirweb.com/4204-surat-al-hijr-ayat-54.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 51-56 Allah سبحانه وتعالى berfirman wahai Muhammad beritakanlah kepada mereka tentang kisah: (tamu-tamu Ibrahim) Kata “Ash-dhaifu” dipakai untuk bentuk tunggal dan bentuk jamak, seperti kata “Az-zuur” dan “As-safru”, dan bagaimana (masuk ke tempatnya, lalu mereka mengucapkan, "Salam.”Berkata Ibrahim, "Sesungguhnya kami merasa takut kepada kalian”) yaitu mereka takut. Disebutkan bahwa rasa takutnya muncul pada diri mereka ketika dia melihat tangan mereka tidak mau pada sesuatu yang ada disediakan kepada mereka berupa jamuan, yaitu anak sapi gemuk yang dipanggang (Mereka berkata, "Janganlah kamu merasa takut”) yaitu janganlah takut (Lalu mereka menyampaikan berita gembira kepada Ibrahim bahwa dia akan mendapat seorang anak yang alim) (Surah Adz-Dzariyat: 28) yaitu nabi Ishaq, sebagaimana yang disebutkan dalam surah Hud.Kemudian nabi Ibrahim (berkata) dengan heran, karena usia lanjutnya, dan usia lanjut istrinya, dan dengan diwujudkannya janji itu: (Apakah kalian memberi kabar gembira kepadaku, padahal usiaku telah lanjut, maka dengan cara bagaimanakah (terlaksananya) berita gembira yang kalian kabarkan ini?) Lalu mereka menjawabnya seraya menegaskan kepastian dari kejadian berita gembira itu setelah berita gembira itu disampaikan: (Mereka menjawab, "Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa” (55)) Sebagian ulama membacanya “Al-Qanithin” Lalu nabi Ibrahim menjawab mereka, bahwa sesungguhnya dia tidak berputus asa, tetapi berharap kepada Allah terhadap anak, meskipun usianya telah lanjut, begitu juga istrinya. Sesungguhnya nabi Ibrahim mengetahui kekuasaan dan rahmat Allah yang lebih besar dari hal itu.
Sumber: https://tafsirweb.com/4204-surat-al-hijr-ayat-54.html
Informasi
Surat
الحجر (Al-Hijr)
Hijr — 99 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
54 dari 99 ayat
Juz
Juz 14
Halaman
Halaman 265
Ruku
Ruku 221
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 53 (106/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1856 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-15