الحجر (Al-Hijr)
Per AyatMushaf
اِنَّا
sesungguhnya Kami
كَفَيْنٰكَ
Kami memelihara kamu
الْمُسْتَهْزِءِيْنَۙ
orang-orang yang memperolok-olok
﴿٩٥﴾
Sesungguhnya Kami memelihara engkau (Muhammad) dari (kejahatan) orang yang memperolok-olokkan (engkau),
1897 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
95-96. Sesungguhnya Kami telah memelihara kamu dari orang-orang yang mengolok-ngolok lagi menertawakanmu, dari para pembesar suku quraisy yang mengadakan sekutu bersama Allah dari patung-patung dan lainnya. Maka mereka akan mengetahui kesudahan nasib mereka di dunia dan di akhirat.
Sumber: https://tafsirweb.com/4245-surat-al-hijr-ayat-95.html
Tafsir as-Sa'di
95. “sesungguhnya kami memelihara kamu dari (kejahatan) orang orang yang memperolok olokan” terhadapmu dan risalah yang engkau bawa. Ini menjadi janji dari Allah bagi rasulNya, bahwa kaum yang mencemooh beliau tidak akan membahayakan beliau, dan cukuplah Allah yang akan menangani mereka untukmu dengan cara hukuman yang Dia kehendaki. Sungguh Allah telah melakukannya, karena tidak ada seorangpun yang menampakan penghinaan kepada diri Rasulullah dan risalah yang beliau bawa melainkan pasti Allah membinasakannya dan menghabisinya dengan cara yang mengerikan.
Sumber: https://tafsirweb.com/4245-surat-al-hijr-ayat-95.html
Tafsir Al-Wajiz
95. Sesungguhnya Kami memelihara kamu dari kejahatan orang-orang yang memperolok-olokmu dari golongan musyrik Makkah, yaitu lima pembesar Makkah: Walid bin Mughirah, Ash bin Wail, Al Aswad bin Muthallib, Al Aswad bin Abdi Yaghuts, dan Harist bin Thalathalah. Allah telah membinasakan mereka semua dalam hari yang sama
Sumber: https://tafsirweb.com/4245-surat-al-hijr-ayat-95.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 94-99 Allah سبحانه وتعالى berfirman seraya memerintahkan RasulNya ﷺ untuk menyampaikan apa yang dia diutus untuk menyampaikannya, melaksanakannya dan menyatakannya kepada orang-orang musyrik, sebagaimana Ibnu Abbas berkata tentang firmanNya: (Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan apa yang diperintahkan (kepadamu)) yaitu, laksanakanlah secara terang-terangan. Dalam pendapat lain, yaitu kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. Mujahid berkata yaitu membaca Al-Qur'an dengan suara keras dalam shalat.Firman Allah: (dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik (94) Sesungguhnya Kami memelihara kamu dari (kejahatan) orang-orang yang memperolok-olokkan (kamu) (95)) yaitu, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, dan janganlah kamu hiraukan orang-orang musyrik yang ingin menghalangimu dari mengamalkan ayat-ayat Allah (Maka mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak, lalu mereka bersikap lunak (9)) (Surah Al-Qalam) Janganlah kamu takut terhadap mereka, sesungguhnya Allah melindungimu dan memelihara dirimu dari mereka.Sebagaimana firman Allah: (Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia) (Surah Al-Maidah: 67) Firman Allah: ((Yaitu) orang-orang yang menganggap adanya tuhan yang lain di samping Allah; maka mereka kelak akan mengetahui (akibat-akibatnya) (96)) (Surah Al-Hijr) ancaman keras dan peringatan tegas bagi orang yang menjadikan tuhan lain bersama Allah.Firman Allah: (Dan Kami sungguh-sungguh mengetahui bahwa dadamu menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan (97) maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud (98)) yaitu wahai Muhammad sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui bahwa dadamu merasa sempit karena gangguan mereka terhadapmu, maka janganlah hal itu mengendurkan semangatmu, jangan pula memalingkanmu dari menyampaikan risalah Allah, dan berserah dirilah kepadaNya, sesungguhnya Dialah Pemberi kecukupan dan Penolongmu atas mereka. Maka sibukkanlah dirimu dengan mengingat, memuji, menyucikan dan menyembah Allah, yaitu dengan mengerjakan shalat. Oleh karena itu Allah berfirman: (Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud (98)) Oleh karena itu ketika Rasulullah ﷺ mengalami musibah, maka beliau shalat.Firman Allah: (dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal) (99)) Iamam Bukhari berkata, Salim berkata, bahwa maknanya adalah kematian. dan Salim di sini adalah Salim bin Abdullah bin Umar. Ayat ini yaitu (dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal) (99)) digunakan sebagai dalil bahwa ibadah seperti shalat dan sejenisnya itu wajib bagi semua manusia selagi akalnya sehat dan normal, maka dia mengerjakannya sesuai dengan kondisinya, Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih Bukhari, dari Imran bin Hushain bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,”Shalatlah sambil berdiri; dan jika kamu tidak mampu, maka dengan duduk. Dan jika kamu tidak mampu , maka dengan berbaring pada lambung”
Sumber: https://tafsirweb.com/4245-surat-al-hijr-ayat-95.html
Informasi
Surat
الحجر (Al-Hijr)
Hijr — 99 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
95 dari 99 ayat
Juz
Juz 14
Halaman
Halaman 267
Ruku
Ruku 223
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 53 (106/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1897 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-15