النحل (An-Nahl)

Per AyatMushaf
يُنَزِّلُ
Dia menurunkan
الْمَلٰۤىِٕكَةَ
Malaikat
بِالرُّوْحِ
dengan ruh/wahyu
مِنْ
dari
اَمْرِهٖ
perintahnya
عَلٰى
atas/kepada
مَنْ
dari
يَّشَاۤءُ
Dia kehendaki
مِنْ
dari
عِبَادِهٖٓ
hamba-hambaNya
اَنْ
hendaklah
اَنْذِرُوْٓا
kamu beri peringatan
اَنَّهٗ
bahwasanya Dia
لَآ
tidak ada
اِلٰهَ
Tuhan
اِلَّآ
melainkan
اَنَا۠
hendaklah
فَاتَّقُوْنِ
maka bertakwalah kepadaKu
﴿٢﴾
Dia menurunkan para malaikat membawa wahyu dengan perintah-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, (dengan berfirman) yaitu, “Peringatkanlah (hamba-hamba-Ku), bahwa tidak ada tuhan selain Aku, maka hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku.”
1903 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Allah menurunkan malaikat denagn membawa wahyu berdasar perintahNya kepada siapa saja yang dikehendakiNya dari hamba-hambaNya yang diutus sebagai rasul-rasul (yang berisi perintah) ”peringatkanlah manusia dari perbuatan syirik, dan bahwasannya tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Aku. Maka takutlah kepadaku dengan menjalankan kewajiban-kewajiban yang Aku tetapkan dan mengesakan Aku dalam pereibadahan dan keikhlasan.

Sumber: https://tafsirweb.com/4350-surat-an-nahl-ayat-2.html

Tafsir as-Sa'di

2. Sesudah Allah menyucikan diriNya dari sifat sifat yang disandangkan oleh para musuhNya bagiNya, maka Allah menebutkan wahyu yang Dia turunkan kepada para nabiNYa yang mesti diikuti dalam aspek penyebutan sifat sifat kesempurnaan yang dinisbatkan kepada Allah. Allah berfirman ”Dia menurunkan para malaikat dengan (membawa) wahyu dengan perintahNya” yaitu dengan wahyu yang menjadi sumber kehidupan jiwa jiwa manusia, ”kepada siapa Dia kehendaki dari hamba hambaNya” yaitu insan insan yang Allah ketahui layak mengemban risalah.Dan substansi dakwah dan protes para rasul secara keseluruhan tertuang dalam firmanNya “peringatkanlah olehmu sekalian, bahwasannya tidak ada tuhan (yang berhak disembah) melainkan aku” yaitu bertumpu pada ma’rifatullah (pengenalan Allah), pengesaanNYa dalam sifat sifat keagungan yang merupakan sifat sifat uluhiyah (ketuhanan) dan peribadahan kepadaNYa semata tidak ada sekutu bagiNya. inilah alasan mengapa Allah menurunkan kitab kitabNya, mengutus para rasul dan menggariskan (aturan aturan) seluruh syariat yang menyeru dan mengarahkan kepadanya, melawan pihak pihak yang memerangi dan melancarkan perlawanan terhadapnya.

Sumber: https://tafsirweb.com/4350-surat-an-nahl-ayat-2.html

Tafsir Al-Wajiz

2. Allah menurunkan para malaikat membawa wahyu dengan perintah-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang Dia kehendaki, yaitu: “Peringatkanlah bahwasanya tidak ada Tuhan yang haq disembah melainkan Aku, maka hendaklah kamu bertakwa kepada-Ku dan takut kepada azab-Ku”.

Sumber: https://tafsirweb.com/4350-surat-an-nahl-ayat-2.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Firman Allah: (Dia menurunkan malaikat-malaikat dengan (membawa) wahyu) yaitu wahyu. Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (dan Demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Quran) dengan perintah kami. sebelumnya kamu tidaklah mengetahui Apakah Al kitab (Al Quran) dan tidak pula mengetahui Apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Quran itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan Dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba kami) (Surah Asy-Syura: 52).Firman Allah سبحانه وتعالى: (“kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya”) mereka adalah para nabi, sebagaimana Allah berfirman: (“Allah lebih mengetahui dimana Dia menempatkan tugas kerasulan”) (Surah Al-An’am: 124) Firman Allah (Peringatkanlah oleh kamu sekalian) yaitu agar mereka mendapat peringatan (bahwa tidak ada Tuhan melainkan Aku, maka hendaklah kalian bertakwa kepadaKu) (Surah Al-Anbiya’: 25) Allah berfirman dalam hal ini (takutlah kalian kepadaKu) yaitu takutlah kepada siksaanKu bagi orang yang menentang perintahKu dan menyembah selainKu.

Sumber: https://tafsirweb.com/4350-surat-an-nahl-ayat-2.html

Informasi

Surat

النحل (An-Nahl)

Lebah — 128 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

2 dari 128 ayat

Juz

Juz 14

Halaman

Halaman 267

Ruku

Ruku 224

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 54 (107/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-1903 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-16