النحل (An-Nahl)
Per AyatMushaf
فَادْخُلُوْٓا
maka masuklah
اَبْوَابَ
pintu-pintu
جَهَنَّمَ
neraka jahanam
خٰلِدِيْنَ
mereka kekal
فِيْهَا
didalamnya
ۗفَلَبِئْسَ
maka amat buruk
مَثْوَى
tempat
الْمُتَكَبِّرِيْنَ
orang-orang yang sombong
﴿٢٩﴾
Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahanam, kamu kekal di dalamnya. Pasti itu seburuk-buruk tempat orang yang menyombongkan diri.
1930 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Maka masuklah kalain kedalam pintu-pintu neraka jahanam, kalian tidak akan keluar darinya selamanya. itulah seburuk-buruk tempat tinggal bagi orang-orang yang sombong untuk beriman kepada Allah semata dan beribadah serta taat kepadaNya.
Sumber: https://tafsirweb.com/4377-surat-an-nahl-ayat-29.html
Tafsir as-Sa'di
29. Apabila mereka memasuki pintu pintu Neraka jahanam, maka setiap orang yang mengamalkan suatu amalan akan memasuki pintunya yang sesuai dengan kondisinya. Maka, itu adalah sejelek jelek “tempat orang orang yang menyombongkan diri” yaitu neraka jahanam.Sesungguhnya ia merupakan tempat kesedihan dan penyesalan, hunian (yang sarat) kesengsaraan dan kepedihan, sumber kegelisahan dan kerisauan, pusat kemurkaan dari Dzat yang Mahahidup kekal lagi terus mengurusi (makhlukNya). Siksaan tidak dikendorkan atas mereka, dan kepedihan hukumannya tidak pernah dihentikan bagi mereka. Rabb yang Maha Penyayang telah berpaling dari mereka, dan menimpakan siksaan berat pada mereka.
Sumber: https://tafsirweb.com/4377-surat-an-nahl-ayat-29.html
Tafsir Al-Wajiz
29. Lalu ketika mereka menghadapi sakaratul maut dikatakan kepada mereka: “Maka masukilah setiap dari kalian ke pintu-pintu neraka Jahannam, kamu kekal di dalamnya. Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu dari ketaatan dan iman, yaitu neraka Jahanam”
Sumber: https://tafsirweb.com/4377-surat-an-nahl-ayat-29.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 28-29 Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang keadaan orang-orang musyrik yang menzalimi diri sendiri ketika datang kepada mereka para malaikat untuk mencabut nyawa mereka yang buruk (lalu mereka berserah diri) yaitu mereka menampakkan ketundukan, ketaatan, dan kepatuhan seraya berkata: (Kami sekali-kali tidak ada mengerjakan sesuatu kejahatan pun) sebagaimana apa yang dikatakan mereka nanti pada hari kiamat (Demi Allah, Tuhan kami, tiadalah kami mempersekutukan Allah) (Surah Al-An’am: 23) dan ((Ingatlah) hari (ketika) mereka semua dibangkitkan Allah, lalu mereka bersumpah kepada-Nya (bahwa mereka bukan orang musyrik), sebagaimana mereka bersumpah kepadamu) (Surah Al-Mujadilah: 18) Allah berfirman mendustakan perkataan mereka itu: (Ada, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kalian kerjakan (28) Maka masukilah pintu-pintu neraka Jahanam, kalian kekal di dalamnya.Maka amat buruklah tempat orang-orang yang menyombongkan diri itu (29)) yaitu, seburuk-buruk tempat tinggal adalah tempat kehinaan bagi orang yang menyombongkan diri terhadap ayat-ayat Allah dan dari mengikuti para rasulNya. Mereka memasuki neraka Jahanam sejak kematian mereka dan arwahnya, dan jasad mereka di dalam kuburnya mendapatkan kepanasan dan angin yang membakar. Dan jika hari kiamat terjadi, maka arwah mereka dimasukkan ke dalam jasad mereka, lalu mereka kekal di dalam neraka Jahanam. (Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya) (Surah Fathir: 36) sebagaimana Allah berfirman: (Kepada mereka ditampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya kiamat. (Dikatakan kepada malaikat), "Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras” (46)) (Surah Ghafir)
Sumber: https://tafsirweb.com/4377-surat-an-nahl-ayat-29.html
Informasi
Surat
النحل (An-Nahl)
Lebah — 128 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
29 dari 128 ayat
Juz
Juz 14
Halaman
Halaman 270
Ruku
Ruku 227
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 54 (107/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1930 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-16