النحل (An-Nahl)
Per AyatMushaf
وَاللّٰهُ
dan Allah
خَلَقَكُمْ
menciptakan kalian
ثُمَّ
kemudian
يَتَوَفّٰىكُمْ
Dia mewafatkan kamu
وَمِنْكُمْ
dan diantara kamu
مَّنْ
orang
يُّرَدُّ
dikembalikan
اِلٰٓى
kepada
اَرْذَلِ
paling lemah
الْعُمُرِ
umur
لِكَيْ
supaya/sehingga
لَا
tidak
يَعْلَمَ
ia mengetahui
بَعْدَ
sesudah/pernah
عِلْمٍ
pengetahuan/diketahui
شَيْـًٔاۗ
sesuatu
اِنَّ
sesungguhnya
اللّٰهَ
Allah
عَلِيْمٌ
Maha Mengetahui
قَدِيْرٌ
Maha Kuasa
ࣖ
﴿٧٠﴾
Dan Allah telah menciptakan kamu, kemudian mewafatkanmu, di antara kamu ada yang dikembalikan kepada usia yang tua renta (pikun), sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang pernah diketahuinya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahakuasa.
1971 / 6236
Tafsir
Tafsir Al-Muyassar
Dan Allah menciptakan kalian kemudian mematikan kalian pada akhir umur kalian. Dan diantara kalian ada orang yang dikembalikan kepada masa usia terburuk, yaitu masa pikun, sebagaimna keadaannya pada masa kanak-kanak, ia menjadi tidak mengetahui apa-apa dari apa yang telah diketahuinya. Sesungguhnya Allah maha mengetahui lagi maha kuasa, dan ilmu serta kekuasaannya meliputi segala sesuatu, maka Allah lah yang mengembalikan manusia kepada keadaan ini, Dia mahakuasa untuk mematikan dan kemudian membangkitkannya kembali.
Sumber: https://tafsirweb.com/4418-surat-an-nahl-ayat-70.html
Tafsir as-Sa'di
70. Allah memberitahukan bahwa Dialah Dzat yang menciptakan manusia dan mentransper mereka dalam proses penciptaan dari satu fase ke fase berikutnya. Selanjutnya, ketika mereka telah menepati semua ajal ajal, maka Allah mewafatkan mereka.Dia antara mereka adea yang dipanjangkan usianya, sampai dikembalikan ”kepada umur yang paling lemah (pikun)” yaitu usia yang paling nista. Yang mana pada usia itu, manusia mencapai batas kelemahan dari kekuatan fisik zahir dan batin. Bahkan akal yang menjadi permata manusiapun mengalami pertambahan kelemahan.Hingga diapun lupa apa saja yang dahulu ia ketahui. Daya tangkap akalnya ibarat daya tangkap seorang anak kecil. Oleh karena itu Allah berfirman ”supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang diketahuinya.Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Mahakuasa” maksudnya ilmu dan kekuasaan Allah meliputi seluruh perkasa. Termasuk dalam kategori itu adalah, keadaan yang memindahkan seorang anak manusia dari proses penciptaan berikutnya.
Sumber: https://tafsirweb.com/4418-surat-an-nahl-ayat-70.html
Tafsir Al-Wajiz
70. Dan di antara dalil-dalil kuasa Allah سبحانه وتعالى adalah mengadakan dari ketiadaan, kemudian mematikan kalian di akhir ajal kalian, dan di antara kalian ada yang menentang karena melemahnya umur, dan lemahnya akal dan perasaan saat sudah tua sehingga lupa ingatan, tidak mengetahui sedikitpun tentang ilmu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui makhlukNya dan Maha Kuasa atas apa yang dikehendakiNya
Sumber: https://tafsirweb.com/4418-surat-an-nahl-ayat-70.html
Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang kekuasaanNya kepada hamba-hambaNya, bahwa Dialah Dzat yang menciptakan mereka dari tidak ada, kemudian setelah itu Dia mematikan mereka. Di antara mereka ada yang Dia biarkan berusia lanjut sehingga memasuki usia pikun, yaitu menjadi lemah tubuhnya, sebagaimana Allah سبحانه وتعالى berfirman: (Allah-lah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) setelah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) setelah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki.Dan Dia Maha Mengetahui, Maha Kuasa (54)) (Surah Ar-Rum).Dalam usia ini seseorang akan melemah kekuatannya, tubuhnya rapuh, hafalannya buruk , dan pengetahuannya berkurang. Oleh karena itu Allah berfirman: (supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang pernah diketahuinya) yaitu, setelah dia sudah memiliki pengetahuan, kemudian dalam usia pikun dia menjadi pelupa dan linglung.Zuhair bin Abu Salma dalam syair Mu'allaqatnya yang terkenal berkata: “Saya sudah bosan dengan beban-beban kehidupan, barangsiapa yang diberi umur delapan puluh tahun, saya katakan kepadamu tanpa peduli, bahwa dia pasti bosan” “Kulihat maut tidak pandang bulu, siapa pun yang ditimpa olehnya pasti mati, dan siapa yang bisa luput darinya berusia panjang, lalu pikun”
Sumber: https://tafsirweb.com/4418-surat-an-nahl-ayat-70.html
Informasi
Surat
النحل (An-Nahl)
Lebah — 128 ayat
Tempat Turun
Makkiyah
Ayat ke-
70 dari 128 ayat
Juz
Juz 14
Halaman
Halaman 274
Ruku
Ruku 232
Manzil
Manzil 3
Hizb
Hizb 55 (109/4)
Sajdah
—
Urutan Mushaf
Ayat ke-1971 dari 6.236
No. Surat
Surat ke-16