النحل (An-Nahl)
Surat ke-16, Ayat ke-93
وَلَوْ شَاۤءَ اللّٰهُ لَجَعَلَكُمْ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلٰكِنْ يُّضِلُّ مَنْ يَّشَاۤءُ وَيَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُۗ وَلَتُسْـَٔلُنَّ عَمَّا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ
Dan jika Allah menghendaki niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Dia menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Tetapi kamu pasti akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan.
📚 Tafsir Al-Muyassar
Dan sekiranya Allah menghendaki, pastilah Dia akan memberikan taufik kepada kalain semuanya, lalu menjadikan kalian diatas satu ajaran agama, yaitu islam dan iman dan memastikan kalian dengannya. Akan tetapi, Dia menyesatkan siapa saja yang Dia kehendaki dari orang yang Dia mengetahui dirinya lebih menyukai kesesatan, sehingga DIa tidak memberikan hidayah kepadanya sebagai bentuk keadilan dariNya, dan Dia memberikan hidayah kepada siapa saja yang dikehendakiNya dari orang yang Dia ketahui bahwa orang tersebut lebih mementingkan kebenaran, lalu memberikan taufik kepadanya sebagai karunia dariNya. Dan sungguh Allah akan benar-benar bertanya kepada kalian semua pada hari kiamat tentang apa yang kalian perbuat di dunia terkait perkara apa yang diperintahkanNya kepada kalian dan perkara yang Dia larang kalian darinya, dan akan membalas kalian atas dasar semua itu.
Sumber: https://tafsirweb.com/4441-surat-an-nahl-ayat-93.html
📚 Tafsir as-Sa'di
93. Maksudnya, “Dan kalau Allah menghendaki,” niscaya Dia menyatukan manusia di atas petunjuk dan menjadikan kalian “satu umat (saja),” akan tetapi, Allah-lah satu-satunya yang memegang kendali hidayah dan penyesatan. Pemberian hidayah dan penyesatanNya termasuk dalam perbatan-perbuatan Allah yang mengacu pada ilmu dan hikmahNya.
Dia memberikan hidayah kepada orang yang berhak sebagai bentuk keutamaanNya, dan Dia menghalang-halangi hidayah dari orang yang tidak pantas menerimanya sebagai bentuk keadilanNya. “Dan sesungguhnya kamu akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan,” berupa perbuatan yang baik dan buruk. Allah akan membalas mereka atas amal perbuatan mereka dengan balasan yang seetimpal dan paling adil.
Sumber: https://tafsirweb.com/4441-surat-an-nahl-ayat-93.html
📚 Tafsir Al-Wajiz
93. Dan jika berkehendak, sungguh Allah akan menjadikan kalian berada pada satu agama. Akan tetapi Dia membiarkan kalian untuk memilih jalan sendiri sehingga di antara kalian ada yang mukmin da nada yang kafir.
Dan sesuai ketentuanNya yang umum, Allah menjadikan manusia itu untuk sengsara, tersesat dan rusak. Mereka itu belum tersentuh dengan sebab-sebab terjadinya pemberian hidayah. Dia juga menjadikan manusia lainnya untuk bahagia, dan mendapat petunjuk menuju kebenaran.
Mereka itu adalah orang-orang yang mendapatkan petunjuk dengan ayat-ayat Allah. Melalui sudut pandang inilah Allah menciptakan kesesatan dan petunjuk. Dan akan ada pertanggungjawaban atas perbuatan yang kalian usahakan di dunia
Sumber: https://tafsirweb.com/4441-surat-an-nahl-ayat-93.html
📚 Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)
Ayat 93-96 Allah SWT berfirman: (Dan kalau Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikan kalian) wahai manusia (satu umat saja) sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya) (Surah Yunus: 99) yaitu Dia benar-benar menjadikan bersepakat di antara kalian dan Dia tidak menjadikan perselisihan, permusuhan, dan perdebatan di antara kalian: (Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat (118) kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu.
Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka) (Surah Hud) Demikian juga Allah SWT berfirman di sini: (tetapi Allah menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya) Kemudian Dia akan meminta pertanggungjawaban kalian tentang perbuatan kalian pada hari kiamat, lalu Dia membalas kalian, baik yang besar, sedang, dan sedikit Kemudian Allah SWT memberitahukan hamba-hambaNya agar tidak menjadikan sumpahnya untuk menipu dan melakukan tipu muslihat, agar kakinya tidak tergelincir sesudah dikukuhkan.
Perumpamaan bagi orang yang tadinya berada pada jalan yang lurus, lalu menyimpang darinya dan tergelincir dari jalan petunjuk karena sumpah yang dia langgar dan menjadikannya terhalang dari jalan Allah, karena orang kafir itu melihat ada orang mukmin yang bersumpah kepadanya, kemudian orang mukmin itu melanggar sumpahnya, maka tidak ada yang tersisa bagi orang kafir terhadap agama orang mukmin. Maka orang kafir itu terhalang dari masuk Islam karena hal itu. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (dan kalian rasakan kemelaratan (di dunia) karena kalian menghalangi (manusia) dari jalan Allah; dan bagi kalian azab yang besar) Kemudian Allah SWT berfirman: (Dan janganlah kalian tukar perjanjian kalian dengan Allah dengan harga yang sedikit (murah)) yaitu, janganlah menukar iman kepada Allah dengan kehidupan dunia dan perhiasannya, sesungguhnya hal itu sedikit.
Sekiranya dunia dan isinya diberikankepada seseorang, maka apa yang ada di sisi Allah lebih baik baginya. yaitu balasan dan pahala Allah adalah lebih baik bagi orang yang berharap kepadaNya, beriman kepadaNya, memohon kepadaNya,dan memelihara janjinya dengan Allah karena mengharapkan pahala yang Dia janjikan. Oleh karena itu Allah berfirman: (jika kalian mengetahui (95) Apa yang di sisi kalian akan lenyap) yaitu akan habis dan lenyap, sesungguhnya hal itu mempunyai batas waktu tertentu dan masa habisnya (dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal) yaitu, pahalaNya untuk kalian di surga itu kekal, tidak ada habisnya dan tidak ada putusnya, sesungguhnya hal itu bersifat kekal, tidak berubah, dan tidak lenyap (Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik daripada apa yang telah mereka kerjakan) Sumpah dari Allah SWT yang diperkuat dengan huruf “lam” bahwa sesungguhnya Dia akan memberikan balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari amal perbuatan mereka, yaitu membiarkan keburukannya.
Sumber: https://tafsirweb.com/4441-surat-an-nahl-ayat-93.html
Informasi Tambahan
Juz
14
Halaman
277
Ruku
236