النحل (An-Nahl)

Per AyatMushaf
ثُمَّ
kemudian
اِنَّ
sesungguhnya
رَبَّكَ
Tuhanmu
لِلَّذِيْنَ
bagi orang-orang yang
هَاجَرُوْا
(mereka) berhijrah
مِنْۢ
dari
بَعْدِ
sesudah
مَا
apa
فُتِنُوْا
mereka dicoba/diuji
ثُمَّ
kemudian
جَاهَدُوْا
mereka berjihad
وَصَبَرُوْاۚ
dan mereka bersabar
اِنَّ
sesungguhnya
رَبَّكَ
Tuhanmu
مِنْۢ
dari
بَعْدِهَا
sesudah itu
لَغَفُوْرٌ
sungguh Maha Pengampun
رَّحِيْمٌ
Maha Penyayang
ࣖ
﴿١١٠﴾
Kemudian Tuhanmu (pelindung) bagi orang yang berhijrah setelah menderita cobaan, kemudian mereka berjihad dan bersabar, sungguh, Tuhanmu setelah itu benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang.
2011 / 6236

Tafsir

Tafsir Al-Muyassar

Kemudian tuhanmu terhadap orang-orang yang tertindas tanpa daya di makkah yang disiksa oleh orang-orang musyrikin hingga mereka(terpaksa) menuruti mereka secara zhahir dalam keyakinan mereka yakini, lalu menguji mereka dengan menyuruh mereka mengucapkan perkataan yang membuat orang-orang tersebut (kaum musyrikin) senang, sedang hati-hati mereka tetap tentram dengan keimanan, dan tatkala memungkinkan bagi mereka melepaskan diri, mereka pun berhijrah ke madinah, kemudian berjihad di jalan Allah, dan bersabar menghadapi beban-beban taklif, sesungguhnya tuhanmu, (setelah mereka bertaubat), benar-benar maha pengampun lagi maha penyayang terhadap mereka.

Sumber: https://tafsirweb.com/4458-surat-an-nahl-ayat-110.html

Tafsir as-Sa'di

110. Kemudian “sesungguhnya Rabbmu,” yang telah memelihara para hambaNya yang ikhlas (kepadaNya) dengan sifat kelembutan dan kebaikanNya, “benar-benar Maha pengampun lagi maha penyayang”, bagi orang-orang yang berhijrah di jalanNya, meninggalkan kampung halaman dan harta bendanya demi mencari keridhoan Allah dan ditimpa ujian fitnah pada agamanya agar mau kufur kemali, laludia tetap teguh di atas keimanan, dan keyakinan telah meresap, kemudian dia berjihad memerangi musuh-musuh Allah untuk tujuan memasukan mereka ke dalam agama Allah dengan lisan dan kekuatannya, bersabar atas ibadah-ibadah yang berat menurut kebanyakan orang, maka semua ini adalah faktor terpenting dalam meraih anugrah terbesan dan pemberian paling istimewa yaitu ampunan Allah terhadap dosa-dosa, kecil maupun besar yang mencakup sirnanya semua hal yang dibenci dan rahmatNya yang agung yang menjadi sumber kabiakan kondisi-kondisi mereka, lurusnya urusan agama dan dunia mereka. Mereka mendapat rahmat dari Allah di hari kiamat.

Sumber: https://tafsirweb.com/4458-surat-an-nahl-ayat-110.html

Tafsir Al-Wajiz

110. Wahai Nabi, sesungguhnya Tuhanmu itu Maha Pengampun dan Maha Pengasih bagi mereka yang behijrah dari rumah-rumah mereka menuju Islam dengan mengharap ridha Allah seusai mereka keluar dari agama mereka karena telah ditipu oleh orang-orang kafir dan disiksa oleh mereka (orang kafir). Kemudian mereka berjihad di jalan Allah dan bersabar untuk berjihad dan tetap melaksanakan syariat.Sesungguhnya mereka itu diampuni dan mereka itu tidak dihukum atas apa yang dipaksakan terhadap mereka. Ayat ini turun terkait golongan orang-orang lemah, yaitu Amar, Shuhaib, Abu Fakihah, Bilal, Amar bin Fuhairah dan orang-orang muslim lain yang disiksa penduduk (kafir) Mekah sampai mereka tidak menyadari apa yang mereka ucapkan

Sumber: https://tafsirweb.com/4458-surat-an-nahl-ayat-110.html

Tafsir Ibnu Katsir (Ringkas)

Ayat 110-111 Mereka adalah golongan lain yang dahulu di Makkah dalam keadaan lemah dan ditindas kaumnya, lalu membuat mereka terpaksa menyetujui mereka dalam fitnah itu. Kemudian mereka dapat melepaskan diri dengan berhijrah. Mereka meninggalkan negeri, keluarga, dan harta mereka demi mencari keridhaan ampunan Allah.Lalu mereka bergabung ke dalam barisan orang-orang mukmin dan berjihad melawan orang-orang kafir dan mereka bersabar. Lalu Allah سبحانه وتعالى memberitahukan setelah itu, yaitu setelah perbuatan itu berupa terpaksa menyetujui fitnah, bahwa Dia benar-benar Maha Pengampun dan Maha Penyayang kepada mereka pada hari mereka dikembalikan. ((Yaitu) suatu hari (ketika) tiap-tiap diri datang untuk membela) yaitu berhujjah (dirinya sendiri) Tidak ada seorang pun yang membela ayah, anak, saudara, atau istrinya (dan tiap-tiap diri disempurnakan (balasan) apa yang telah dikerjakannya) yaitu perbuatan baik atau buruk (sedangkan mereka tidak dianiaya (dirugikan)) yaitu, pahala kebaikan tidak dikurangi, dan keburukannya tidak ditambahkan, serta mereka tidak dizalimi sedikitpun

Sumber: https://tafsirweb.com/4458-surat-an-nahl-ayat-110.html

Informasi

Surat

النحل (An-Nahl)

Lebah — 128 ayat

Tempat Turun

Makkiyah

Ayat ke-

110 dari 128 ayat

Juz

Juz 14

Halaman

Halaman 279

Ruku

Ruku 237

Manzil

Manzil 3

Hizb

Hizb 56 (111/4)

Sajdah

—

Urutan Mushaf

Ayat ke-2011 dari 6.236

No. Surat

Surat ke-16